Beranda / Peristiwa / THM RICH CLUB Kendari: 5 Fakta Geger Somasi Hima-PPHI

THM RICH CLUB Kendari: 5 Fakta Geger Somasi Hima-PPHI

Situasi depan THM RICH CLUB Kendari usai somasi Hima-PPHI
0 0
Read Time:5 Minute, 4 Second

Beritakotakendari.comTHM RICH CLUB Kendari bikin geger satu Kota Kendari mi, Bosku! Malam yang biasanya penuh dentuman musik dan lampu warna-warni di kawasan hiburan malam jantung kota ini, mendadak berubah jadi arena polemik hukum setelah Himpunan Mahasiswa Pemerhati Penegakan Hukum Indonesia (Hima-PPHI) resmi melayangkan somasi. Aih, suasana di depan RICH CLUB malam ini betul-betul senam jantung, Saudara-saudaraku Warga Kota Lulo!

Somasi yang dilayangkan Hima-PPHI itu membuat publik bertanya-tanya: ada apa ji sebenarnya di balik operasional THM RICH CLUB Kendari ini? Apa pelanggaran yang ditudingkan, bagaimana sikap manajemen, dan apa dampaknya buat warga sekitar yang tiap malam mendengar dentuman musik sampai larut? Tim lapangan Beritakotakendari.com langsung turun pantau di depan lokasi, di salah satu titik paling ramai dekat pusat Kota Kendari, untuk mengumpulkan fakta-fakta di lapangan.

THM RICH CLUB Kendari Disomasi: Kronologi Lengkap di Lapangan

Dari pantauan langsung di lokasi, tampak beberapa perwakilan mahasiswa yang mengatasnamakan Hima-PPHI melakukan konsolidasi dan memberikan keterangan ke awak media. Mereka menegaskan bahwa somasi yang dilayangkan bukan main-main, tapi sebagai bentuk protes resmi terhadap dugaan pelanggaran yang dilakukan pihak pengelola RICH CLUB. “Kami minta penegakan hukum yang jelas, bukan setengah hati,” kurang lebih begitu pesan garis besarnya yang menggema di depan gedung, aih, ngeri mi suasananya!

Menurut informasi yang dihimpun, somasi ini diduga berkaitan dengan aspek perizinan, gangguan ketertiban umum, dan potensi pelanggaran aturan yang mengatur tempat hiburan malam di Kota Kendari. Mahasiswa menilai, kalau memang ada aturan, ya harus ditegakkan ji toh, tidak boleh tebang pilih. Di sekitar lokasi, beberapa warga yang kami temui mengaku sudah lama resah soal kebisingan dan aktivitas di malam hari yang dinilai makin menggila. “Kalau akhir pekan, aduh, ribut mi sampai subuh,” ujar salah satu warga yang tinggal tak jauh dari lokasi, sambil minta identitasnya tidak disebut.

Somasi yang dilayangkan Hima-PPHI ini juga disebut sebagai langkah awal. Mereka memberi tenggat waktu tertentu kepada manajemen THM RICH CLUB Kendari dan juga pihak terkait lainnya untuk merespons. Kalau tidak digubris, bukan tidak mungkin, kata mereka, aksi demonstrasi lebih besar akan digelar. Weh, menyala abangku, kalau sudah mahasiswa turun gelanggang, biasanya suasana bisa makin panas!

Di sisi lain, awak media masih menunggu sikap resmi manajemen RICH CLUB. Hingga laporan ini disusun, belum ada keterangan pers terbuka dari pengelola yang menjawab satu per satu poin yang disorot dalam somasi. Tapi tenang mi, tim kami akan terus pantau sampai ada kejelasan. Baca Juga: Respons Pemkot Kendari soal Izin THM untuk melihat bagaimana biasanya pemerintah kota menyikapi polemik jenis begini.

Fakta-Fakta Panas THM RICH CLUB Kendari Versi Hima-PPHI

Agar tidak simpang siur, berikut beberapa poin yang disuarakan Hima-PPHI di lapangan, yang jadi dasar somasi ke THM RICH CLUB Kendari dan pihak terkait. Ini ringkasan yang berhasil dirangkum tim Beritakotakendari.com:

1. Dugaan Pelanggaran Aturan Perizinan

Mahasiswa mempertanyakan: apakah semua izin operasional, termasuk izin usaha tempat hiburan malam, izin penjualan minuman tertentu, sampai izin lingkungan, sudah lengkap dan masih berlaku? Nah, ini yang mereka tekankan. “Kalau izinnya kabur, jangan dipaksakan beroperasi toh,” begitu kira-kira suara mahasiswa. Mereka menilai, kota ini butuh investasi dan hiburan, tapi aturan jangan dilangkahi ji.

2. Gangguan Ketertiban dan Kenyamanan Warga

Isu kebisingan dan lalu lintas kendaraan di sekitar THM RICH CLUB Kendari juga masuk dalam sorotan. Malam-malam tertentu, jalanan di sekitar lokasi disebut berubah jadi lautan kendaraan, bikin macet mi dan mengganggu warga yang hanya mau istirahat tenang. Beberapa pengendara yang lewat mengeluh, harus memutar jauh karena antrean di depan THM. “Macet mi kalau lagi ramai, kami yang mau pulang kerja jadi ikut susah,” tutur salah satu warga ke reporter kami di lapangan.

3. Tuntutan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Hima-PPHI menekankan, somasi ini bukan semata-mata anti hiburan, tapi mendorong penegakan hukum yang adil. Mereka mendesak aparat dan Pemkot Kendari untuk turun cek langsung, bukan menunggu laporan saja. “Jangan sampai rakyat kecil ditindak tegas, tapi kalau tempat besar dibiarkan. Kami tidak mau begitu,” kata salah satu koordinator aksi. Aih, kalau benar demikian, wajar ji mahasiswa bersuara lantang.

Situasi seperti ini juga mengingatkan kita pada polemik THM di wilayah lain di Kota Kendari yang sempat mencuat sebelumnya. Baca Juga: Sorotan THM di Kawasan Pasar Baru Kendari sebagai pembanding bagaimana kasus serupa pernah direspons publik dan pemerintah.

Respons Pemkot dan Langkah Lanjut untuk THM RICH CLUB Kendari

Sampai berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi lengkap dari Pemkot Kendari terkait somasi terhadap THM RICH CLUB Kendari ini. Namun biasanya, kalau sudah ada somasi dan sorotan publik sebesar ini, Pemkot tidak tinggal diam ji. Paling lambat, akan ada turun tim gabungan cek dokumen perizinan, inspeksi lapangan, dan evaluasi jam operasional.

Salah satu sumber di internal pemerintah yang enggan disebut namanya menyebut, “Kalau ada laporan resmi, kami harus tindak lanjuti. Pasti dicek semua, mulai dari izin sampai dampak ke lingkungan sekitar.” Nah, tinggal kita tunggu pi, secepat apa reaksi resminya keluar. Warga sekitar bilang, yang penting jangan dibiarkan berlarut-larut, kasian mereka yang tiap malam merasa terganggu.

Buat Warga Kota Lulo yang ingin tahu bagaimana pola pengawasan tempat hiburan dan kegiatan malam di Kendari, bisa bandingkan juga dengan agenda-agenda resmi pemerintah. Misalnya, saat ada hajatan keagamaan seperti MTQ tingkat kota atau provinsi, biasanya penertiban lebih diperketat. Baca Juga: Jadwal & Rute Penutupan Jalan Saat MTQ di Kendari untuk gambaran bagaimana pemerintah mengatur keseimbangan antara hiburan, ekonomi, dan ketertiban umum.

Warga Kota Lulo Menunggu Kejelasan, Bukan Drama

Pada akhirnya, warga hanya minta ketegasan dan kepastian ji toh. Kalau THM RICH CLUB Kendari sudah lengkap izinnya dan mematuhi aturan, ya jalankan sesuai koridor. Tapi kalau ada pelanggaran terbukti, ya harus ada tindakan jelas, bukan sekadar imbauan manis di atas kertas. Warga di sekitar sudah lelah jadi penonton drama tengah malam yang tak kunjung selesai.

Reporter lapangan kami yang sejak sore hingga larut masih standby di sekitar lokasi melihat, beberapa pengunjung tetap keluar-masuk meski isu somasi ini lagi panas-panasnya. Artinya, dari sisi bisnis, roda masih berputar. Tinggal bagaimana pemerintah, aparat, dan manajemen duduk satu meja menyelesaikan problem yang ada. Kita tunggu pi perkembangan berikutnya, Sobat Kendari. Mantap djiwa kalau semua pihak bisa cari solusi yang adil, tanpa mengorbankan ketertiban dan kenyamanan warga.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan