Beritakotakendari.com – UCLG ASPAC 2026 bikin geger satu Kota Kendari, Bosku! Pagi yang biasanya cuma ramai ojol dan pegawai berangkat kerja, mendadak berubah jadi lautan seragam di Lapangan Apel Pemkot Kendari. Walikota Kendari turun langsung memimpin apel gelar pasukan jelang agenda akbar UCLG ASPAC 2026 sekaligus menyambut HUT ke-195 Kota Kendari. Aih, menyala mi suasana, seolah alarm kesiapsiagaan kota diputar volume maksimal!
Warga Kota Lulo yang lewat di sekitaran kawasan perkantoran langsung berhenti sejenak, foto-foto, rekam video, karena pemandangan ini memang nda ada obatnya. Dari TNI, Polri, Satpol PP, Dishub, Damkar, sampai unsur relawan dan instansi terkait, semua berbaris rapi. Pesan Pemkot jelas: keamanan dan kenyamanan jelang UCLG ASPAC 2026 dan HUT Kendari harus maksimal, titik, nda pake kompromi ji.
UCLG ASPAC 2026 dan HUT Kendari: Apel Pasukan Skala Besar di Tengah Kota
Saudara-saudaraku, dari pantauan langsung di lapangan, apel gelar pasukan ini betul-betul ibarat gladi tempur penjaga kota, Toh. Komando dipimpin langsung oleh Walikota Kendari yang menyampaikan bahwa Kota Lulo bakal jadi tuan rumah UCLG ASPAC 2026, pertemuan level Asia Pasifik yang dihadiri para kepala daerah dan delegasi internasional. Astaga, kelas dunia mi ini bosku, bukan main-main.
Di sela deretan pasukan, tampak kendaraan taktis, armada patroli, hingga unit penanganan kondisi darurat. Semua dipamerkan sebagai bukti kesiapan. Walikota menekankan, menjelang HUT ke-195 Kendari dan menuju UCLG ASPAC 2026, keamanan dan ketertiban harus dijaga bersama. Bukan cuma aparat, tapi juga warga. “Ini rumah kita bersama, mari kita jaga marwah Kendari sebagai kota yang ramah dan aman,” kira-kira begitu pesan intinya, mantap djiwa!
Suasana di lapangan sempat bikin senam jantung ketika simulasi pengamanan diperagakan. Dari pengaturan arus lalu lintas, pengendalian massa, sampai skenario penanganan keadaan darurat, semua dipertontonkan terstruktur. Warga yang nonton di pinggir lapangan sampai berbisik, “Ngeri ji, siap betul ini kota sambut tamu internasional.”
Baca Juga: Kesiapan Pemkot Kendari Sambut Tamu MTQ Nasional
Pengamanan UCLG ASPAC 2026: Pemkot Pastikan Maksimal, Nda Setengah Hati
Dari keterangan resmi jajaran Pemkot dan unsur pengamanan yang dihimpun di lokasi, apel gelar pasukan ini adalah langkah awal. Setelah ini, masih ada rangkaian latihan lanjutan, pemantapan SOP, hingga peninjauan titik-titik vital seperti bandara, pelabuhan, hotel-hotel utama, sampai kawasan wisata yang bakal dikunjungi tamu UCLG ASPAC 2026.
“Tenang saja, aman ji itu barang,” kurang lebih begitu keyakinan yang ingin disampaikan ke warga. Tapi, tetap mi, pengamanan ini bukan cuma urusan aparat. Kesadaran warga untuk tertib berlalu lintas, menjaga kebersihan, dan melapor jika ada hal mencurigakan jadi kunci. Aih, kalau semua kompak, Kota Kendari bisa jadi etalase terbaik Sulawesi Tenggara di mata dunia.
Di sela apel, juga disinggung soal potensi keramaian di beberapa titik seperti kawasan waterfront, pusat kuliner malam, hingga area perbelanjaan. Makanya, Dishub dan Satpol PP sudah siagakan personel tambahan. Jangan sampai tamu UCLG ASPAC 2026 datang-datang, macet mi, semrawut mi. Toh, ini momentum membuktikan bahwa Kendari bisa jadi tuan rumah yang disiplin sekaligus ramah.
Baca Juga: Wajah Baru Pasar Tradisional di Pusat Kota Kendari
HUT ke-195 Kendari: Panggung Latihan Jelang UCLG ASPAC 2026
Perayaan HUT ke-195 Kendari tahun ini bukan sekadar seremoni tiup lilin dan defile budaya, Bosku. Dari keterangan panitia di lapangan, event HUT justru bakal dijadikan semacam “test event” sebelum memasuki tahun krusial UCLG ASPAC 2026. Semua mekanisme pengamanan, rekayasa lalu lintas, dan protokol tamu undangan akan disimulasikan semirip mungkin dengan skenario 2026.
Weh, menyala abangku! Artinya, setiap konser, pawai, sampai kegiatan resmi Pemkot menjelang HUT akan diawasi dan dievaluasi ketat. Kalau masih ada titik lemah, langsung diperbaiki pi, jangan tunggu sudah dekat hari H UCLG ASPAC 2026 baru panik. Inilah kenapa apel gelar pasukan hari ini jadi momen penting: memetakan kekuatan, tugas, dan koordinasi antarinstansi.
Kepolisian dari Polda Sultra dan Polresta Kendari bekerja sama erat dengan Pemkot dalam merancang pengamanan berlapis. Intelijen, patroli rutin, hingga pemanfaatan CCTV kota disebut akan dimaksimalkan. Situasi memang belum mencekam, tapi standar pengamanan dibuat setara event besar. Deh, serius sekali mi mereka ini, bikin warga merasa lebih tenang.
Seruan ke Warga Kota Lulo: Jadi Tuan Rumah yang Membanggakan
Warga Kota Lulo!, ini bukan cuma soal pasukan berbaris rapi dan kendaraan dinas berkilau di bawah matahari Kendari. Ini soal bagaimana kita semua jadi tuan rumah yang membanggakan. Dari pedagang kaki lima di Pasar Baru, sopir angkot di Mandonga, sampai pemilik kafe hits di By Pass, semua punya peran. Kasian kalau tamu UCLG ASPAC 2026 datang, yang mereka lihat cuma macet dan sampah berserakan.
Pemkot sudah siapkan pengamanan maksimal, tapi kalau masih ada warga yang parkir sembarang, buang sampah di kali, atau bikin onar di jalan, ya percuma ji. Makanya, apel gelar pasukan hari ini juga punya pesan moral: mari tata diri sebelum kota ditata. Mulai dari hal kecil: senyum pada tamu, bantu kasih info arah jalan, dan jaga keamanan lingkungan.
Astaga, kalau semuanya kompak, bukan tidak mungkin setelah UCLG ASPAC 2026, akan datang lagi event-event internasional lainnya. Ekonomi bergerak, UMKM hidup, pariwisata naik kelas. Kota Kendari bisa makin bersinar, bukan hanya di Sultra tapi di peta Asia Pasifik. Tunggu pi, kita lihat kejutannya di tahun 2026, tapi fondasinya sudah mulai dibangun dari apel pasukan hari ini.
Baca Juga: Agenda Resmi Terbaru Pemkot Kendari dan Event Kota Lulo





Average Rating