Beritakotakendari.com – Polwan Polda Sultra bikin geger positif satu Kota Kendari, Bosku! Dari pantauan langsung di lapangan, para polwan Ditlantas Polda Sulawesi Tenggara turun dengan gaya humanis, membagikan snack sambil terus mengimbau peserta aksi May Day agar jaga ketertiban dan keamanan. Aih, suasananya itu senam jantung tapi adem ji, karena massa aksi dan aparat kompak saling jaga.
Polwan Polda Sultra Kawal May Day Kendari dengan Cara Humanis
Warga Kota Lulo! Di ruas jalan utama yang menjadi titik kumpul aksi May Day di Kendari, Polwan Polda Sultra dari Ditlantas tampak membaur dengan lautan manusia yang datang menyuarakan aspirasi buruh. Astaga, bukan cuma pasang badan jaga lalu lintas, tapi mereka juga keliling membagikan snack kepada peserta aksi. Deh, nda ada obatnya, pendekatan humanis begini bikin suasana yang berpotensi memanas jadi sejuk toh.
Dari informasi yang dihimpun di lokasi, pembagian snack ini bukan sekadar bagi-bagi makanan. Ini menjadi simbol ajakan untuk tetap tertib, tidak mudah terprovokasi, dan menjaga wajah Kota Kendari tetap damai. “Silakan istirahat sebentar, minum air, tapi tetap tertib mi, jangan terprovokasi,” begitu kira-kira imbauan yang dilontarkan para polwan kepada peserta aksi. Tenang ji, suasananya terpantau aman dan kondusif.
Di beberapa titik persimpangan, Polwan Polda Sultra juga sigap mengatur arus lalu lintas agar kendaraan umum dan rombongan aksi bisa berjalan beriringan tanpa menimbulkan kemacetan parah. Aih, ini kalau warga biasa lewat pasti bilang: “Mantap djiwa! Macet mi, tapi teratur ji!”
Baca Juga: Info Terbaru Kegiatan Pemkot Kendari
5 Fakta Polwan Polda Sultra di Lapangan Saat May Day
Biar tambah jelas, Sobat Kendari, berikut lima fakta heboh tapi menyejukkan dari aksi pengamanan May Day oleh Polwan Polda Sultra:
- Turun langsung di titik keramaian
Para polwan Ditlantas tidak hanya berjaga di pos, tapi benar-benar menyusuri barisan massa. Weh, menyala abangku dan tetehku polwan! Mereka berada di sisi kendaraan komando, persimpangan jalan, hingga dekat panggung orasi. - Membagikan snack ke peserta aksi
Bungkusan snack dibagikan ke peserta yang tampak kelelahan setelah berjalan cukup jauh. Kassian kalau dibiarkan haus dan lapar, bisa-bisa cepat emosi toh. Dengan snack ini, suasana jadi lebih cair, peserta aksi dan polisi bisa saling sapa dan senyum. - Imbauan tertib lewat pendekatan persuasif
Bukan dengan suara keras menakutkan, tapi dengan nada halus namun tegas. “Tertib mi, jangan dorong-dorongan, jaga teman-ta semua,” begitu gaya komunikasi mereka. Pendekatan ini direspons baik, terbukti hampir tidak ada adu dorong berarti di jalur utama. - Fokus pada kelancaran lalu lintas
Ditlantas Polda Sultra tetap pada tugas utama: mengatur kelancaran arus kendaraan. Polwan memandu kendaraan umum, ojek online, hingga ambulans yang harus lewat di tengah padatnya massa. Situasi senam jantung, tapi tertangani. - Memberi contoh citra polisi yang ramah
Ini poin penting, Bosku. Di tengah seringnya muncul isu negatif soal aparat, kehadiran Polwan Polda Sultra yang ramah dan humanis di May Day ini jadi angin segar. Aih, image polisi khususnya polwan di mata warga Kota Lulo jadi makin positif.
Baca Juga: Suasana Pasar Baru Kendari Menjelang Sore
Imbauan Polwan Polda Sultra: Tuntut Hak, Tapi Tertib Mi di Jalan
Saudara-saudaraku, aspirasi buruh di momentum May Day ini tetap disuarakan lantang. Orasi bergema, spanduk terangkat tinggi, tapi garis besarnya sama: tuntut hak, tolak kebijakan yang dianggap merugikan. Di sela-sela itu, Polwan Polda Sultra tak henti mengingatkan lewat pengeras suara dan pendekatan personal.
“Silakan menyampaikan aspirasi, itu hak ta semua. Tapi jangan rusak fasilitas umum, jangan lempar-lempar barang,” begitu kira-kira pesan yang berulang kali dikumandangkan. Aih, ngeri kalau sampai ada yang anarkis, bisa kacau mi satu kota. Untungnya, hingga liputan ini dibuat, situasi relatif terkendali dan tidak ada laporan kerusakan berarti.
Di beberapa momen, terlihat juga polwan menolong peserta aksi yang kelelahan. Ada yang dikasih air minum, ada yang dipersilakan duduk di pinggir pos polisi sementara temannya melanjutkan orasi. Kassian kalau dipaksakan berdiri terus, panas Kendari itu bukan main, bisa dehidrasi mi.
Dampak Positif Aksi Humanis Polwan Polda Sultra bagi Kota Kendari
Dampaknya terasa langsung, Bosku. Warga yang cuma melintas di sekitar lokasi aksi mengatakan bahwa suasana lebih tertib dibandingkan bayangan mereka sebelumnya. Banyak yang sempat khawatir akan terjadi kemacetan parah atau kericuhan, tapi ternyata bisa dilalui dengan aman ji. “Bagusmi itu polwan, senyum-senyum ji tapi tegas,” ujar salah satu pengendara yang sempat diwawancarai di perempatan jalan.
Bagi citra Kota Kendari sendiri, aksi damai yang dikawal secara humanis ini jadi bukti bahwa Kota Lulo mampu menunjukkan kedewasaan berdemokrasi. Aspirasi jalan terus, aktivitas warga juga tetap bergerak. Pemerintah dan aparat punya PR besar untuk menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan, tapi setidaknya, dari sisi pengamanan jalan, alarm bahaya yang biasa menyala di momen-momen besar bisa diredam.
Baca Juga: Jadwal MTQ dan Event Keagamaan di Kota Lulo
Pesan Penutup: Jaga Kota Lulo Sama-Sama, Pi!
Pada akhirnya, Sobat Kendari, Polwan Polda Sultra dan peserta aksi May Day sudah menunjukkan bahwa keamanan dan ketertiban itu bukan cuma tugas polisi, tapi tanggung jawab bersama. Tuntut hak boleh, orasi silakan, tapi jaga mi Kota Lulo ini tetap aman dan nyaman. Jangan tunggu rusak dulu baru saling salahkan, toh?
Dari lokasi aksi yang masih dijaga ketat namun humanis, situasi terpantau kondusif. Massa perlahan membubarkan diri sesuai arahan, arus lalu lintas berangsur normal, dan polwan-polwan yang sejak pagi berjaga masih sempat melambaikan tangan ke warga yang lewat. Mantap djiwa! Semoga pola humanis begini terus dijaga, bukan cuma di May Day, tapi di setiap kegiatan besar di Kendari.





Average Rating