Beritakotakendari.com – Charly Van Houten bikin geger satu Kota Kendari, Bosku! Pesta Rakyat penutup rangkaian HUT Kota Kendari dan UCLG ASPAC 2026 malam ini berubah jadi lautan manusia, suasana benar-benar senam jantung toh di pelataran utama acara. Warga Kota Lulo tumpah ruah dari berbagai kecamatan, dari Mandonga sampai Poasia, semua datang mau liat langsung idola mereka yang dulu mengguncang Indonesia bersama ST 12 itu.
Dari pantauan langsung di lokasi, sejak matahari belum tenggelam mi, ribuan penonton sudah memadati area panggung utama. Terpal, tikar, sampai kursi plastik disusun rapih, pedagang kaki lima berjejer bak pasar malam, dan sorak-sorai penonton mulai memanas begitu nama Charly disebut MC. Aih, ngeri, seolah-olah seluruh energi Kota Kendari dikumpulkan di satu titik malam ini.
Charly Van Houten Tutup Pesta Rakyat HUT Kota Kendari
Penampilan Charly Van Houten ini resmi menjadi penutup rangkaian panjang Hari Ulang Tahun Kota Kendari dan agenda besar internasional UCLG ASPAC 2026. Panitia seperti sengaja simpan kartu truf di akhir, supaya klimaks ji di penghujung acara. Begitu Charly naik panggung dengan kemeja santai dan gaya khasnya, jeritan penonton langsung memecah udara, mantap djiwa!
Lampu panggung warna-warni menembus langit Kendari, sound system disetel maksimal, dan intro lagu pertama langsung bikin penonton bergoyang. Beberapa pejabat Pemkot Kendari terlihat ikut berdiri dan bertepuk tangan, menikmati alunan lagu yang pernah hits di radio-radio se-Kota Lulo. Baca Juga: Agenda Lengkap HUT Kota Kendari di Lapangan MTQ untuk liat bagaimana pesta besar ini dirangkai dari awal sampai akhir, Bosku.
Penonton tampak bukan hanya dari pusat kota, tapi juga dari pinggiran seperti Nambo dan Pelambua. Banyak yang rela datang lebih awal pi, hanya supaya dapat posisi dekat barikade depan panggung. “Harus dekat-dekat ji, toh, kapan lagi liat Charly live di Kendari,” ujar seorang penggemar asal Mandonga yang kami temui sambil memegang lightstick buatan sendiri.
Lautan Manusia Goyang Lulo Bareng Charly
Momen paling geger datang ketika Charly Van Houten mengajak warga joget lulo massal. Aih, ini baru namanya konser rasa festival Kota Lulo! Dari depan sampai belakang, penonton saling bergandengan tangan, membentuk lingkaran-lingkaran besar. Kaki-kaki bergerak kompak ke kanan dan kiri mengikuti irama, situasi benar-benar bikin merinding penuh kebanggaan.
Charly beberapa kali menyapa penonton dengan menyebut nama Kendari, bikin massa makin histeris. “Kendari luar biasa! Kalian menyala!” teriaknya dari atas panggung. Weh, menyala abangku! Suaranya yang khas itu menggema di tengah angin malam Teluk Kendari. Baca Juga: Suasana Malam di Kawasan Wisata Teluk Kendari yang kini jadi spot favorit warga habis nonton acara besar seperti ini.
Di sela lagu, Charly juga sempat mengucapkan selamat ulang tahun untuk Kota Kendari dan apresiasi terhadap penyelenggaraan UCLG ASPAC 2026 yang menjadikan kota ini sorotan level Asia Pasifik. Ini bukan konser biasa ji, tapi sekaligus panggung promosi kota ke dunia luar. Suasana meriah, tapi tetap tertib, aparat keamanan dan panitia sigap di beberapa titik, jadi warga bisa menikmati hiburan tanpa rasa was-was toh.
Deretan Lagu Nostalgia Bikin Penonton Baper
Deretan lagu yang dibawakan Charly Van Houten malam ini kebanyakan adalah hits nostalgia yang pernah mendominasi chart musik nasional. Begitu intro lagu-lagu galau lama berkumandang, langsung banyak penonton mengangkat ponsel, menyalakan flash, dan ikut bernyanyi sekencang-kencangnya. Astaga, suasana berubah jadi koor akbar, bagaikan ribuan penyanyi dadakan kumpul di satu tempat.
Beberapa anak muda terlihat merekam tiap momen, siap dijadikan konten TikTok dan Instagram. “Ini wajib upload mi, biar orang tahu, Kendari kalau bikin acara bukan kaleng-kaleng,” kata seorang penonton sambil tertawa. Di sudut lain, tampak pasangan-pasangan muda duduk di pinggir area konser, menikmati lagu sambil elus-elus kepala pasangan, suasana baper tapi asik. Baca Juga: Wajah Baru Kawasan Pasar Baru Kendari Malam Hari yang jadi tempat nongkrong favorit setelah acara besar begini.
Respons Warga Kota Lulo: Puas Ji, Tapi Mau Lagi
Usai konser, kami mewawancarai beberapa warga yang masih enggan bubar meski jam sudah cukup larut. Rata-rata mengaku puas ji dengan penampilan Charly Van Houten yang enerjik dari awal sampai akhir. “Capek mi, tapi senang toh. Jarang-jarang ada event sekeren ini, apalagi sekaligus tutup rangkaian HUT Kota dan UCLG ASPAC,” kata seorang ibu yang datang bersama dua anak remajanya.
Ada juga suara-suara warga yang berharap Pemkot Kendari terus menghadirkan hiburan kelas nasional bahkan internasional. Menurut mereka, acara seperti ini bukan cuma untuk senang-senang, tapi juga menggerakkan ekonomi lokal, dari pedagang kaki lima sampai jasa parkir. “Liat sendiri toh, rame begini, jualan laris, parkir penuh, ini berkah mi untuk kami,” ujar seorang pedagang minuman dingin.
Secara keseluruhan, penampilan Charly Van Houten malam ini menutup rangkaian HUT Kota Kendari dan UCLG ASPAC 2026 dengan klimaks yang sulit dilupakan. Kota Lulo menunjukkan diri sebagai tuan rumah yang hangat, heboh, tapi tetap tertib. Tinggal ditunggu pi, gebrakan berikutnya dari Pemkot, supaya setiap tahun warga bisa kembali merasakan pesta rakyat yang membuat jantung berdebar senang seperti malam ini. Aih, Kendari, nda ada obatnya!





Average Rating