Beritakotakendari.com – Bandara Haluoleo bikin geger satu Kota Kendari, Bosku! Dari H-8 sampai H+1 Idulfitri, lautan manusia berstatus penumpang datang dan pergi, total tembus 46.518 orang. Aih, ngeri mi padatnya, situasi senam jantung di pintu udara utama Sulawesi Tenggara ini, tapi petugas tetap sigap jaga layanan toh!
Bandara Haluoleo Layani 46.518 Penumpang, Kota Lulo Gempar
Warga Kota Lulo! Data resmi dari pengelola Bandara Haluoleo mencatat sebanyak 46.518 penumpang dilayani sejak H-8 hingga H+1 Idulfitri. Itu baru hitungan sebelas hari, kassian, sudah seperti arus mudik nasional versi mini di Kendari. Kedatangan dan keberangkatan silih berganti, suara pengumuman di terminal hampir tidak berhenti, pesawat naik-turun macam shuttle bolak-balik.
Suasana di terminal keberangkatan sejak pagi buta sampai jelang tengah malam terasa hidup terus. Tampak antrean check-in yang memanjang, tapi masih tertib ji. Anak kecil berlarian bawa balon, para perantau memeluk keluarga sambil menahan haru, dan para petugas keamanan mondar-mandir jaga ritme agar tidak ada penumpang yang ketinggalan pesawat. “Ramai mi, tapi aman ji, kita sudah siapkan skenario operasi lebaran,” begitu kira-kira gambaran dari petugas lapangan yang kami temui di apron.
Bagi yang mau bandingkan dengan keramaian di pusat kota, suasananya tidak kalah dengan padatnya arus di Baca Juga: Kondisi Lalu Lintas di MTQ Kendari. Bedanya, di bandara ini, satu keputusan telat lima menit saja bisa bikin tiket hangus, jadi semua orang seperti bergerak lebih cepat dari biasanya.
Lonjakan Penerbangan dan Rute Favorit di Bandara Haluoleo
Dari pantauan langsung di lapangan, Bandara Haluoleo tampak menambah frekuensi penerbangan di beberapa jam sibuk. Rute-rute favorit tetap didominasi tujuan besar seperti Makassar, Jakarta, dan beberapa kota di Indonesia Timur. “Penumpang rame mi, terutama tujuan Makassar. Pagi dan sore itu padat sekali,” ungkap salah satu petugas ground handling yang sedang sibuk mengarahkan bagasi.
Di area parkir pesawat, pergerakan terlihat dinamis. Pesawat mendarat belum lama, lampu beacons belum padam, penumpang sudah bersiap di depan gate, nunggu giliran boarding berikutnya. Situasi begini bikin suasana bandara seperti tidak punya waktu istirahat. Tapi tenang ji bosku, prosedur keselamatan tetap jadi prioritas nomor satu. Setiap pesawat yang datang dan pergi tetap melewati rangkaian pemeriksaan standar.
Bagi warga yang biasa singgah dulu belanja di kota sebelum ke bandara, ramai juga cerita soal jalur ke arah Ranomeeto yang kadang tersendat. “Macet mi sedikit kalau jam-jam sibuk, apalagi yang dari arah Pasar Baru,” keluh salah satu sopir travel bandara. Soal jalur dan akses ini, nanti kita bahas lebih detail lagi di Baca Juga: Update Rekayasa Lalu Lintas Pasar Baru Kendari.
Strategi Pengelola Bandara Haluoleo Hadapi Puncak Mudik
Dengan ledakan penumpang sampai 46.518 orang di periode H-8 sampai H+1, manajemen Bandara Haluoleo jelas tidak bisa santai. Sudah disiapkan mi armada cadangan, penambahan petugas di konter check-in, hingga penguatan tim keamanan di area pemeriksaan X-ray dan boarding gate. “Kita siapkan personel tambahan di jam puncak, terutama pagi dan sore,” ujar salah satu koordinator operasional yang kami temui di depan ruang keberangkatan.
Di lapangan, terlihat beberapa titik informasi tambahan yang dipasang untuk memudahkan penumpang menanyakan jadwal, gate, dan bagasi. Speaker informasi terus mengumumkan jadwal penerbangan agar tidak ada penumpang yang ketinggalan. Aih, memang situasi ini bikin kita elus dada kalau bayangkan beban kerja petugas. Tapi sejauh pantauan, alur masih mengalir rapi, tidak ada penumpukan ekstrem di satu titik.
Langkah antisipasi lain adalah koordinasi erat dengan maskapai. Kalau ada potensi keterlambatan, langsung diinformasikan ke penumpang. “Supaya orang tidak panik toh. Daripada tunggu di gate tanpa kepastian,” kata seorang agen tiket. Pendekatan komunikasi begini penting sekali, apalagi warga yang datang bukan hanya dari Kendari, tapi dari berbagai kabupaten sekitar seperti Konawe, Konsel, Bombana, bahkan sampai Kolaka.
Fasilitas Penunjang Penumpang: Dari Mushala hingga Area Tunggu
Dengan arus penumpang setinggi ini, fasilitas di Bandara Haluoleo juga benar-benar diuji. Mushala, toilet, dan area duduk hampir tidak pernah sepi. Penumpang yang hendak salat Id di kampung berusaha mengejar penerbangan pagi, sementara yang baru kembali ke Kendari pasca libur lebaran memanfaatkan waktu transit untuk istirahat sebentar.
Di area komersial, beberapa kafe dan kios makanan tampak penuh. “Ramai ji, laku semua minuman dingin, orang kehausan habis antre panjang,” kata salah satu pedagang. Di sudut lain, ada juga penumpang yang memilih duduk lesehan dekat colokan listrik, sibuk mengisi daya ponsel sambil menunggu panggilan boarding. Pemandangan khas bandara zaman now, Bosku.
Buat kamu yang berencana mudik lewat Bandara Haluoleo tahun depan, mungkin bisa pertimbangkan berangkat lebih awal dari rumah. Jalan ke bandara kadang suka padat kalau sudah jam masuk kantor atau ada acara besar di kota, macam pembukaan Baca Juga: Event Besar Pemkot Kendari di Kawasan MTQ. Datang lebih cepat, santai dulu minum kopi, daripada lari-lari nafas sesak di gate, toh?
Imbauan untuk Penumpang: Datang Lebih Awal, Cek Tiket Baik-Baik
Sobat Kendari! Dengan kondisi pergerakan penumpang yang segila ini, ada beberapa imbauan penting yang selalu disuarakan petugas di Bandara Haluoleo. Pertama, datang lebih awal minimal dua jam sebelum jadwal keberangkatan domestik. Jangan tunggu-tunggu pi, karena faktor macet, antrean check-in, dan pemeriksaan keamanan bisa makan waktu panjang.
Kedua, cek kembali nama, tanggal, dan jam penerbangan di tiket. Salah jadwal sedikit saja bisa bikin batal terbang, kassian perjuangan mudikmu. Ketiga, pastikan bagasi sudah sesuai aturan, jangan bawa barang terlarang atau cairan berlebihan yang nanti disuruh keluarkan lagi di X-ray. Ribet mi kalau harus bongkar tas di tempat ramai begitu.
Puncak arus mudik Idulfitri tahun ini membuktikan bahwa Bandara Haluoleo makin strategis sebagai gerbang udara utama Sulawesi Tenggara. Warga perantau pulang kampung, pelancong datang menjelajah Kota Lulo, dan urusan bisnis tetap jalan di tengah suasana lebaran. Weh, menyala abangku, Kendari makin terkoneksi ke mana-mana! Yang penting, tetap jaga sopan santun, ikuti arahan petugas, dan saling mengerti satu sama lain di tengah keramaian, supaya bandara tetap tertib dan aman ji untuk semua.






Average Rating