Beritakotakendari.com – Arus Lalu Lintas Kendari bikin geger satu Kota Kendari, Bosku! Di hari kemenangan Idulfitri 1447 Hijriah ini, jalanan yang biasanya padat merayap berubah jadi bak kota yang lagi di-pause, sepi mi luar biasa! Warga Kota Lulo, reporter lapangan paling heboh se-Sultra melaporkan langsung dari ruas jalan utama: suasana benar-benar lengang, lampu merah seolah kerja setengah hari, dan klakson nyaris tak terdengar, astaga.
Arus Lalu Lintas Kendari Sepi Total di Hari Idulfitri
Sobat Kendari, sejak pagi buta sampai jelang siang, pantauan di beberapa titik utama seperti Jalan MTQ, kawasan Mandonga, sampai arah ke Pasar Baru, menunjukkan arus lalu lintas Kendari menurun drastis. Kendaraan pribadi jarang melintas, angkutan umum juga berkurang, seolah semua orang pilih fokus silaturahmi keluarga ji di rumah. Aih, ngeri sepinya, tapi bikin adem juga karena tidak ada kemacetan.
Biasanya, momen lebaran identik dengan lautan manusia dan lautan kendaraan. Tapi Idulfitri 1447 H kali ini berbeda, Bosku. Beberapa pos pengamanan yang didirikan aparat tampak tetap siaga, tapi situasi relatif terkendali dan damai. Alarm bahaya kemacetan yang biasanya bunyi kencang di jalur-jalur padat, hari ini seolah dimatikan. Tenang mi, aman ji ini kota lulo kita.
Baca Juga: Update Kegiatan Malam Takbiran di MTQ Kendari
5 Titik Pantauan Arus Lalu Lintas Kendari yang Mendadak Lengang
Saudara-saudaraku, berikut ini lima titik yang reporter pantau langsung di lapangan, bikin kita geleng kepala: kok bisa se-sepi ini toh?
- Jalan MTQ dan Sekitarnya
Biasanya di kawasan MTQ, terutama kalau ada event besar, arus lalu lintas Kendari bisa bikin senam jantung. Tapi pagi Idulfitri kali ini, kendaraan hanya sesekali lewat. Mayoritas yang melintas adalah warga yang baru pulang salat Id atau mau silaturahmi ke keluarga. Pedagang kaki lima juga berkurang, suasana lebih tertib dan teratur. - Kawasan Mandonga
Mandonga yang terkenal sebagai pusat keramaian, hari ini ibarat mode hemat energi. Toko-toko banyak yang tutup, hanya beberapa warung makan dan minimarket yang buka mi. Jalanan luas, motor bisa melaju tanpa harus selap-selip. Deh, nda ada obatnya sepinya untuk ukuran Mandonga. - Pasar Baru Wuawua
Menuju area Pasar Baru, biasanya pagi hari macet karena aktivitas bongkar muat dan belanja. Tapi kali ini, arus lalu lintas Kendari di kawasan itu terpantau lancar jaya. Beberapa angkot parkir berjejer menunggu penumpang yang tak kunjung penuh. Kassian, sopir-sopir hanya bisa sabar menunggu, tunggu pi sampai warga selesai halalbihalal. - Arah Kendari Beach dan Teluk Kendari
Biasanya destinasi favorit keluarga untuk rekreasi, tapi di jam-jam awal Idulfitri, kendaraan ke arah sana masih bisa dihitung jari. Diduga, puncak keramaian baru akan terjadi sore sampai malam hari. Untuk sementara, jalanan masih jinak dan bersahabat. - Ruas Menuju Perkantoran dan Pemkot Kendari
Daerah perkantoran, khususnya sekitar kantor Pemkot Kendari, nyaris tanpa aktivitas kendaraan. Ya jelas ji, hari libur resmi, pegawai juga lagi lebaran. Meski begitu, beberapa kendaraan dinas dan patroli tetap standby untuk antisipasi keadaan darurat.
Baca Juga: Info Resmi Layanan Publik Pemkot Kendari Selama Libur Lebaran
Kenapa Arus Lalu Lintas Kendari Bisa Sesepi Ini?
Bosku, ada beberapa faktor yang diduga kuat membuat arus lalu lintas Kendari hari ini berubah total:
- Fokus Ibadah dan Silaturahmi – Banyak warga memilih tetap di rumah atau di kampung keluarga, hanya bergerak di radius dekat. Jadi yang biasa bolak-balik kerja, aktivitasnya berhenti total dulu pi, menikmati hari kemenangan.
- Jam-Kritis Pagi Hari – Pantauan sepi terutama terjadi dari subuh sampai jelang siang. Diperkirakan, kepadatan baru muncul siang hingga malam saat warga mulai keliling bersilaturahmi dan jalan-jalan.
- Pemanfaatan Transportasi Alternatif – Tak sedikit warga yang memilih jalan kaki ke masjid terdekat. Akhirnya kendaraan pribadi tetap parkir manis di rumah, menambah kesan jalanan lengang.
Astaga, buat pengendara yang hari-hari biasa stres karena macet, suasana seperti ini rasanya seperti bonus tahunan, toh. Bisa melaju santai, tak perlu khawatir telat, dan tak harus adu klakson di persimpangan.
Pengaturan Rekayasa Lalu Lintas dan Kesiapan Petugas
Sobat Kendari, meskipun arus lalu lintas Kendari tampak sepi, aparat gabungan dari kepolisian, Dinas Perhubungan, dan instansi terkait tetap siaga di beberapa titik strategis. Pos pantau dan pos pengamanan lebaran berdiri kokoh, lengkap dengan rambu sementara dan jalur alternatif yang sudah disiapkan kalau-kalau tiba-tiba terjadi lonjakan kendaraan.
Weh, menyala abangku dan tete-tete petugas di lapangan! Mereka tetap berjaga, tidak terlena dengan sepinya situasi. Sebagian melakukan patroli keliling, memantau arus di dekat kawasan pemukiman padat, jembatan utama, dan akses menuju keluar kota. Langkah ini untuk memastikan kalau pun nanti sore sampai malam terjadi ledakan volume kendaraan, semuanya masih terkendali dan tidak sampai bikin geger.
Baca Juga: Aturan Parkir dan Rekayasa Lalu Lintas Saat Event Besar di Kendari
Prediksi Arus Lalu Lintas Kendari Hingga Malam Hari
Warga Kota Lulo, tenang mi, tapi tetap waspada ji. Berdasarkan pola tahun-tahun sebelumnya, arus lalu lintas Kendari berpotensi meningkat mulai siang hingga malam Idulfitri. Biasanya, selepas istirahat siang, warga mulai bergerak: keliling keluarga, kunjungan ke rumah sahabat, hingga rekreasi ringan ke kawasan wisata seperti Kendari Beach, Teluk Kendari, dan ruang terbuka hijau.
Situasi yang sekarang sepi bukan berarti bakal sepi terus toh. Jadi, yang mau keluar rumah nanti pi, persiapkan diri: cek kendaraan, pastikan surat-surat lengkap, pakai helm standar, dan jangan lupa tetap sabar di jalan. Kalau pun arus kembali padat, kita bisa atasi sama-sama tanpa harus bikin suasana mencekam.
Penutup dari reporter lapangan: Idulfitri 1447 H di Kendari tahun ini menghadirkan pemandangan langka di dunia per-lalu-lintasan kota lulo. Jalanan yang biasanya jadi sumber drama harian, kali ini berubah jadi panggung kedamaian. Mantap djiwa, semoga kondisi tertib dan aman seperti ini bisa terus dijaga, bukan cuma pas lebaran, tapi setiap hari. Aih, memang kalau semua tertib di jalan, nyaman mi hidup di Kendari ini.






Average Rating