Beritakotakendari.com – Pawai Obor Kendari bikin geger satu Kota Lulo, Bosku! Malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah belum datang, tapi hawa merinding senang sudah terasa sampai ke sudut-sudut Jalan Bahagia, Kendari. Warga di lorong sampai gang kecil di kawasan ini lagi sibuk mi dari sore: ada yang poles obor bambu, ada yang uji sound takbiran, ada juga panitia yang mondar-mandir atur rute bak polisi lalu lintas dadakan. Suasana senam jantung tapi penuh haru, mantap djiwa!
Pawai Obor Kendari di Jalan Bahagia: Lautan Cahaya Malam Takbiran
Sobat Kendari, di Jalan Bahagia malam takbiran tahun ini bukan acara biasa ji, tapi disulap jadi momen sakral plus meriah yang digarap gotong royong warga. Menurut panitia lokal yang ditemui di lokasi, pawai obor akan digelar tepat malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah, start selepas salat Isya hingga mendekati tengah malam, tergantung kondisi lapangan dan koordinasi keamanan.
Rute pawai direncanakan mengelilingi kawasan inti Jalan Bahagia dan beberapa lorong utama. Start dan finish dipusatkan dekat mushala lingkungan, yang sejak hari ini sudah ramai dihias lampu kelap-kelip. Anak-anak remaja masjid latihan takbiran bergantian, suaranya menggema sampai ke badan jalan, aih, ngeri suasananya, bikin merinding rindu kampung halaman.
Panitia menegaskan, peserta pawai terdiri dari warga setempat, kelompok remaja masjid, ibu-ibu majelis taklim, hingga bapak-bapak RT yang siap kawal barisan. Warga dari luar Jalan Bahagia juga dipersilakan menonton, tapi diimbau tertib, jangan jadi penonton yang malah bikin macet toh. Untuk gambaran hiruk-pikuk kegiatan keagamaan di Kendari, bisa disimak juga agenda Baca Juga: Info MTQ Tingkat Kota Kendari Terbaru sebagai perbandingan suasana religi yang sama-sama heboh.
Persiapan Pawai Obor Kendari: Dari Obor Bambu sampai Pengamanan Jalan
Di lapangan, reporter menyaksikan langsung proses produksi obor bambu yang ditata berjejer di depan rumah warga. Minyak tanah dan sumbu sudah disiapkan, tiap kepala keluarga umumnya menyiapkan 1–3 obor. Astaga, kalau dinyalakan serentak, bisa jadi lautan cahaya yang bikin Jalan Bahagia berpendar oranye keemasan, deh, nda ada obatnya!
Koordinator pemuda lingkungan menjelaskan, mereka sudah koordinasi awal dengan pengurus RT/RW dan tokoh agama setempat. Soal keamanan, sedang diupayakan komunikasi dengan aparat kelurahan dan pihak kepolisian untuk pengaturan lalu lintas. Rencana pengalihan arus kendaraan di beberapa titik sempit juga sedang dimatangkan, supaya pengguna jalan tidak terjebak macet parah. “Kita mau meriah, tapi aman ji, tertib, dan tetap jaga kekhusyukan malam takbiran,” ujar salah satu panitia.
Selain obor, ada juga persiapan pengeras suara mobile di atas mobil bak terbuka dan sepeda motor yang dipasangi speaker kecil. Takbiran akan dikumandangkan sepanjang rute, diiringi barisan anak-anak yang membawa bendera kecil dan lampu hias LED. Kalau dibandingkan dengan hiruk-pikuk pusat kota seperti sekitar Baca Juga: Suasana Jelang Lebaran di Pasar Baru Kota Kendari, nuansa di Jalan Bahagia terasa lebih kekeluargaan tapi tetap heboh, khas kampung kota yang solid.
Aturan Main Pawai Obor: Tertib Ji, Jangan Sampai Bikin Kacau
Warga Kota Lulo, panitia pawai obor di Jalan Bahagia menegaskan beberapa aturan yang sedang disosialisasikan dari rumah ke rumah. Pertama, peserta anak kecil wajib didampingi orang tua atau kakak yang lebih dewasa, kassian kalau dibiarkan sendiri di kerumunan. Kedua, dilarang menyalakan petasan yang bisa memicu kepanikan atau kebakaran, cukup obor dan takbir yang menggetarkan ji.
Ketiga, peserta diimbau memakai pakaian sopan bernuansa islami, seperti baju koko, gamis, atau pakaian terbaik untuk menyambut Idulfitri, tapi tetap nyaman karena akan banyak berjalan kaki. Keempat, warga yang bawa kendaraan pribadi diminta parkir agak jauh dari rute pawai untuk cegah penumpukan di badan jalan. “Tenang saja, kita sudah atur jalur alternatif pi untuk warga yang mau lewat, supaya Kota Kendari tetap mengalir,” ucap seorang tokoh pemuda sambil memeriksa denah rute.
Dalam konteks pengelolaan keramaian di kota, pola koordinasi seperti ini sejalan dengan berbagai imbauan yang sering disampaikan jajaran Baca Juga: Program Terbaru Pemkot Kendari Jelang Idulfitri. Intinya, meriah boleh, tapi keselamatan dan ketertiban tetap nomor satu, toh.
Harapan Warga: Jalan Bahagia Menyala, Idulfitri Penuh Berkah
Saudara-saudaraku, dari obrolan singkat dengan beberapa warga, pawai obor ini bukan sekadar seremonial, tapi momen kebersamaan yang mereka rindukan tiap tahun. Setelah berbagai dinamika ekonomi dan sosial yang menghantam warga kota, malam takbiran jadi ruang untuk kembali saling menyapa, saling maafkan, dan menyalakan harapan baru. “Kalau obor menyala, hati juga menyala mi, kita saling baku lihat, saling baku senyum, bukan cuma sibuk HP ji,” kata seorang ibu sambil menyiapkan kue kering di teras rumah.
Remaja Jalan Bahagia pun tampak antusias. Mereka mengaku bangga lingkungannya bisa jadi salah satu titik pawai obor yang cukup dikenal di Kota Kendari. Weh, menyala abangku! Mereka berharap tahun ini dokumentasi pawai bisa lebih rapi, mungkin ada live streaming sederhana di media sosial, supaya keluarga yang merantau bisa ikut menyaksikan dari jauh. Ini juga berpotensi jadi konten positif yang mengangkat citra Kota Kendari sebagai kota religius yang tetap gaul dan kreatif.
Menjelang detik-detik malam takbiran Idulfitri 1447 Hijriah, semua mata tertuju ke bagaimana pawai obor Kendari di Jalan Bahagia akan berlangsung. Apakah akan jadi lautan manusia yang penuh takbir dan cahaya? Kalau melihat persiapan di lapangan sekarang, alarm kemeriahan sudah berbunyi nyaring, tinggal menunggu malam puncak turun pi. Warga Kota Lulo, siapkan kamera, siapkan doa terbaik, dan jangan lupa jaga adab serta keselamatan, karena malam takbiran tahun ini di Jalan Bahagia siap jadi salah satu momen paling geger dan membahagiakan se-Kota Kendari.





Average Rating