Beranda / Peristiwa / Elpiji 3 Kg: 5 Fakta Geger Penyaluran Ramadan

Elpiji 3 Kg: 5 Fakta Geger Penyaluran Ramadan

Petugas mengawasi distribusi Elpiji 3 Kg di Kendari selama Ramadan
0 0
Read Time:3 Minute, 59 Second

Beritakotakendari.comElpiji 3 Kg bikin geger satu Kota Kendari, Bosku! Tim Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi turun langsung pantau lembaga penyalur lintas sektoral demi memastikan tabung melon di Sulawesi Tenggara tetap aman selama Ramadan. Suasana di lapangan betul-betul mirip operasi besar-besaran, aih, ngeri! Petugas hilir mudik di agen, pangkalan, sampai kios, supaya tidak ada warga yang kehabisan gas saat mau sahur dan buka puasa.

Reporter Beritakotakendari.com berada langsung di salah satu pangkalan resmi di Kota Kendari, menyaksikan sendiri bagaimana truk pengangkut Elpiji 3 Kg datang bergantian. Warga Kota Lulo antre rapi, tapi degup jantung tetap kencang pi, takut kehabisan stok. Tenang mi dulu, Saudara-saudaraku, Pertamina klaim penyaluran di Sultra terjaga, diawasi bareng pemerintah daerah dan aparat terkait.

Baca Juga: Distribusi Sembako Jelang Ramadan di Pasar Baru Kendari

Elpiji 3 Kg Dijaga Ketat Selama Ramadan di Sultra

Menurut informasi yang dihimpun dari Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, penyaluran Elpiji 3 Kg di Provinsi Sulawesi Tenggara mendapat pengawalan khusus selama bulan suci Ramadan. Volume suplai untuk wilayah Sultra, termasuk Kota Kendari, dilaporkan dinaikkan secara proporsional menyesuaikan tren kenaikan konsumsi gas rumah tangga saat masyarakat lebih sering memasak untuk sahur dan buka puasa.

Astaga, kalau tidak diatur baik-baik, bisa-bisa terjadi “lautan antrean” di pangkalan, toh. Makanya, mereka menggandeng pemerintah daerah, dinas perdagangan, hingga aparat penegak hukum untuk melakukan pemantauan lintas sektoral. Fokusnya jelas: memastikan tabung subsidi tepat sasaran ke rumah tangga miskin dan pelaku UMKM kecil, bukan disikat pelaku penimbunan yang nakal.

Koordinasi ini disebut melibatkan pengecekan berkala di pangkalan resmi, verifikasi distribusi dari agen ke sub-penyalur, hingga pemantauan pola pembelian oleh konsumen. Kalau ada pangkalan yang tiba-tiba kosong terus, atau pola penjualan mencurigakan, alarm bahaya langsung menyala, Bosku. Pertamina dan tim lintas sektoral siap melakukan sidak mendadak.

Baca Juga: Pemkot Kendari Awasi Ketat Harga Kebutuhan Pokok

Pertamina Patra Niaga Turun Lapangan, Bukan Omong Kosong Ji

Di lokasi pantauan di Kendari, petugas Pertamina terlihat memeriksa dokumen penyaluran, mulai dari faktur pengiriman sampai catatan stok harian pangkalan. “Kami pastikan penyaluran berjalan sesuai kuota dan tepat sasaran,” begitu kira-kira pesan pejabat Pertamina yang hadir di lapangan. Weh, menyala abangku, bukan cuma rapat di ruangan ber-AC, tapi langsung cek di lapangan mi.

Mereka juga mengingatkan pemilik pangkalan agar tidak memainkan harga. Harga eceran tertinggi (HET) harus dipatuhi. Kalau ada yang berani jual jauh di atas HET, siap-siap pi dipanggil untuk klarifikasi. Situasi memang agak tegang, seperti senam jantung, tapi perlu untuk menjaga keadilan bagi warga yang sangat bergantung pada Elpiji 3 Kg ini.

Warga yang ditemui di lokasi mengaku lega. “Selama Ramadan ini, alhamdulillah tidak sampai kosong total, cuma kadang datangnya telat sedikit pi,” kata seorang ibu rumah tangga sambil menggendong anaknya. Kassian, kalau gas habis pas mau masak sahur, bisa kacau satu rumah. Itu yang mau dihindari Pertamina dan pemerintah daerah.

Pengawasan Lintas Sektoral untuk Cegah Penimbunan

Pengawasan lintas sektoral ini bukan gaya-gayaan ji. Dengan menggandeng pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, kepolisian, dan instansi terkait, pola distribusi Elpiji 3 Kg di Sulawesi Tenggara bisa dipantau lebih rinci. Kalau ditemukan indikasi penimbunan, alokasi yang tidak wajar, atau aliran tabung subsidi ke sektor yang tidak berhak, langkah penindakan bisa diambil lebih cepat.

Di beberapa daerah, tim gabungan sudah mulai melakukan inspeksi ke kios-kios kecil yang diduga membeli dari pangkalan lalu menjual kembali dengan harga tinggi. Aih, nda ada obatnya kalau sudah begitu, toh. Warga diimbau untuk membeli hanya di pangkalan resmi dan melapor jika menemukan harga yang jauh melambung di atas HET.

Kendari sebagai barometer aktivitas ekonomi di Sultra tentu jadi titik yang paling disorot. Perkembangan permintaan Elpiji 3 Kg di kawasan padat penduduk seperti Mandonga, Poasia, dan Anduonohu dipantau ketat. Baca Juga: Kondisi Lalu Lintas Mandonga Jelang Buka Puasa untuk lihat bagaimana efek keramaian Ramadan terhadap distribusi kebutuhan pokok dan energi.

Imbauan untuk Warga Kota Lulo: Tenang Mi, Tapi Tetap Waspada

Untuk Sobat Kendari, pesan dari tim pengawas jelas: tidak perlu panik buying. Belilah Elpiji 3 Kg secukupnya sesuai kebutuhan rumah tangga. Kalau semua beli berlebihan, stok di pangkalan cepat habis dan menimbulkan kepanikan baru. Jangan sampai karena panik sendiri, kita yang ciptakan “krisis” di lingkungan kita.

Pertamina Patra Niaga juga membuka kanal pengaduan jika warga menemukan kejanggalan dalam penyaluran: pangkalan sering kosong padahal kuota dikirim, harga di atas HET, atau ada oknum yang mengalihkan tabung subsidi ke industri. Laporkan pi, supaya tim lintas sektoral bisa turun cek. Tenang saja, aman ji kalau semua pihak kerja sama.

Ramadan di Kendari memang selalu ramai dan penuh dinamika, mulai dari pasar takjil sampai euforia malam hari. Tapi urusan kompor menyala di dapur tetap nomor satu, toh. Dengan pengawasan ketat dan koordinasi lintas sektoral ini, harapannya, warga Sulawesi Tenggara bisa menjalani ibadah puasa dengan tenang, tanpa drama besar soal Elpiji 3 Kg. Mantap djiwa kalau skema ini berjalan konsisten sampai Idulfitri nanti.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan