Beritakotakendari.com – Truk tumpahkan kerikil di sepanjang ruas Jalan Moramo Utara – Kendari bikin suasana sore di Kota Lulo mendadak tegang mi, Bosku! Wartawan lapangan paling heboh se-Sulawesi Tenggara ini lagi berdiri langsung di dekat tumpahan kerikil, debu masih naik, motor pada pelan-pelan, dan warga teriak saling mengingatkan, “Pelan-pelan ji, licin mi jalan!” Astaga, situasi senam jantung!
Dari pantauan langsung di lokasi, kerikil berserakan dari badan jalan sampai bahu jalan, membentang di beberapa titik panjang. Pengendara motor, terutama yang tanpa helm dan sandal jepit saja, terlihat oleng-oleng berusaha jaga keseimbangan. Aih, ngeri kalau sampai ada yang jatuh tergelincir di?
Truk Tumpahkan Kerikil di Moramo Utara: Kronologi Mencekam
Informasi yang dihimpun dari warga sekitar, kejadian truk tumpahkan kerikil ini diduga terjadi pada siang menuju sore hari, saat lalu lintas dari arah Moramo Utara menuju Kendari lagi lumayan padat. Satu unit truk bermuatan penuh kerikil melintas, tapi bak belakangnya diduga tidak tertutup rapat, sehingga muatan pelan-pelan tumpah di sepanjang rute yang dilewatinya.
“Tadi itu, lewat mi truk kuning besar, muatan tinggi sekali. Tidak lama, kelihatan batu-batu kecil jatuh di jalan. Kami kira sebentar saja, tapi ternyata banyak sekali sepanjang jalan,” ujar seorang warga yang sempat kami wawancarai di pinggir jalan, masih dengan nada kaget.
Belum ada keterangan resmi detail dari aparat terkait tentang nomor polisi dan identitas sopir truk. Namun, warga menduga truk tersebut sedang mengangkut material untuk proyek pembangunan di kawasan sekitar Moramo Utara dan jalur menuju Kota Kendari. Tunggu pi klarifikasi resmi dari pihak kepolisian dan dinas terkait soal ini Toh.
Baca Juga: Kondisi Terkini Lalu Lintas di By Pass Kendari
Dampak ke Pengendara: Jalan Licin, Motor Oleng, Situasi Senam Jantung
Sobat Kendari, efek truk tumpahkan kerikil ini terasa langsung. Dari pantauan reporter, beberapa pengendara motor terlihat kaget begitu masuk ke area penuh kerikil. Ban depan selip, badan motor goyang, dan beberapa hampir jatuh. Untung, sebagian besar sudah pelan-pelan setelah diteriaki warga di sekitar lokasi.
“Tadi hampir jatuh mi saya, nda lihat kalau ada kerikil. Pas injak rem, motor langsung goyang. Saya tarik nafas dulu baru lanjut jalan,” cerita salah satu pengendara ojek online yang melintas dengan wajah masih tegang.
Ruas jalan yang ditaburi kerikil ini juga bikin mobil harus ekstra hati-hati. Ada yang memilih jalan pelan dengan lampu hazard menyala, ada juga yang ambil jalur agak ke tengah untuk menghindari tumpukan batu kecil di pinggir. Situasi ini jelas membahayakan, apalagi di malam hari kalau penerangan minim.
Baca Juga: Respons Pemkot Soal Lampu Jalan di Kendari yang Sering Padam
Pemerintah dan Aparat, Ditunggu Aksinya Mi!
Saudara-saudaraku Warga Kota Lulo, kondisi seperti ini tidak boleh dibiarkan berlama-lama ji. Kerikil yang berserakan bisa jadi pemicu kecelakaan beruntun, terutama buat pengendara roda dua. Harus ada tindakan cepat dari pemerintah setempat maupun aparat.
Idealnya, begitu ada laporan truk tumpahkan kerikil, petugas dari dinas terkait langsung turun bersihkan jalur, beri tanda peringatan, dan mengecek ulang standar keamanan angkutan material. Sopir truk dan perusahaan angkutan harus bertanggung jawab Toh, bukan cuma muat penuh terus jalan saja.
“Minimal pasang pi jaring atau terpal, supaya batu nda berhamburan ke jalan. Ini berbahaya sekali untuk kami pengguna jalan,” keluh seorang ibu rumah tangga yang tiap hari lewat rute ini antar jemput anak sekolah.
Aturan Muatan Truk dan Pentingnya Pengawasan
Dari sisi regulasi, kendaraan angkutan barang wajib mengamankan muatannya agar tidak jatuh ke jalan. Kalau sampai truk tumpahkan kerikil begini, artinya ada kelalaian dalam pengamanan bak atau cara muatannya. Aparat kepolisian bisa menindak dengan tilang, bahkan pemilik usaha angkutan bisa dikenai teguran keras.
Pengawasan di jalur-jalur proyek dan kawasan yang sering dilalui truk bahan bangunan juga perlu ditingkatkan. Ini bukan sekadar soal kenyamanan, tapi soal nyawa pengguna jalan. Aih, nda ada obatnya kalau sudah jatuh dan cedera, penyesalan datang belakangan ji.
Baca Juga: Update Proyek Infrastruktur dan Jalan di Kota Kendari
Imbauan untuk Pengendara: Waspada Mi, Jangan Nekat!
Buat Bosku semua yang sering lintas Moramo Utara – Kendari, ada beberapa tips penting dari lokasi kejadian yang bisa langsung diterapkan:
- Kurangi kecepatan begitu melihat kerikil atau permukaan jalan tampak beda warna.
- Jangan mengerem mendadak di atas tumpukan kerikil; lebih baik lepas gas dan kendalikan setir pelan.
- Jaga jarak dengan kendaraan depan, supaya punya ruang manuver kalau mereka tiba-tiba oleng.
- Gunakan helm dan alas kaki tertutup, jangan sandal jepit ji, demi keselamatan.
Kalau menemukan titik baru tumpahan kerikil, laporkan pi ke pihak kepolisian atau pemerintah setempat. Warga bisa jadi pahlawan jalanan juga Toh, dengan informasi cepat supaya petugas bisa bergerak.
Suara Warga Kendari: Jangan Anggap Remeh Kecelakaan Kecil
Di lokasi, beberapa warga mengaku sudah sering melihat insiden kecil akibat jalan licin, tapi kadang tidak tercatat resmi sebagai kecelakaan lalu lintas besar. “Selip sedikit, jatuh, lecet-lecet, diangap biasa ji. Padahal itu berbahaya, bisa lebih parah kalau kena mobil dari belakang,” ujar seorang pemuda yang rumahnya tepat di pinggir jalan.
Kondisi seperti truk tumpahkan kerikil ini harus jadi alarm bahaya keras untuk semua pihak: sopir truk, perusahaan angkutan, pemerintah, dan kita semua pengguna jalan. Jangan tunggu ada korban ji baru heboh bergerak. Warga Kota Lulo sudah cukup sering lihat berita kecelakaan, jangan ditambah lagi mi.
Weh, menyala abangku dan saudariku yang selalu hati-hati di jalan! Ingat, pulang selamat ke rumah itu lebih penting daripada buru-buru. Situasi boleh mencekam, tapi kalau kita waspada, insyaallah aman ji itu barang.





Average Rating