Beranda / Peristiwa / Dinsos Kendari: 5 Fakta Geger Usulan Bansos Terbaru

Dinsos Kendari: 5 Fakta Geger Usulan Bansos Terbaru

Petugas Dinsos Kendari mendata anjal dan gepeng untuk usulan bansos
0 0
Read Time:3 Minute, 59 Second

Beritakotakendari.comDinsos Kendari bikin geger satu Kota Kendari, Bosku! Usai operasi penertiban anak jalanan (anjal) dan gelandangan pengemis (gepeng) yang mencekam tapi tertib itu, Dinas Sosial Kota Kendari langsung tancap gas mengusulkan penerimaan bantuan sosial (bansos) bagi mereka. Aih, di lapangan suasananya betul-betul senam jantung, tapi tertata ji, demi keamanan dan masa depan saudara-saudara kita di jalanan.

Reporter lapangan paling heboh se-Sulawesi Tenggara lagi berdiri persis di dekat salah satu titik razia di jantung Kota Lulo. Kendaraan lalu lalang, petugas berpakaian rompi oranye hilir mudik, dan para anjal serta gepeng diarahkan dengan pendekatan persuasif. “Tenang mi, kita data dulu, habis itu kita pikirkan bantuan ta,” begitu kurang lebih pesan petugas di lapangan.

Langkah Dinsos Kendari Tertibkan Anjal dan Gepeng

Saudara-saudaraku, penertiban ini bukan sekadar gebrakan sesaat. Menurut penjelasan pejabat Dinsos Kendari yang ditemui di lokasi, operasi dilakukan untuk menekan angka anak jalanan dan gepeng yang makin marak di beberapa simpang lampu merah dan pusat keramaian. Astaga, kalau dibiarkan, bisa jadi lautan manusia di perempatan tiap sore, Toh!

Petugas gabungan turun full team: ada dari Dinsos, Satpol PP, bahkan didukung aparat keamanan. Mereka menyisir titik-titik rawan seperti perempatan, depan pusat perbelanjaan, hingga area ruang terbuka publik. Pendekatannya humanis ji, bukan asal angkut. Anak-anak diajak bicara, orang dewasa diberi penjelasan, dan semua didata rapi untuk bahan usulan bansos.

Dalam proses pendataan itu, petugas menanyakan identitas, domisili, kondisi keluarga, sampai apakah mereka sudah pernah menerima bantuan sebelumnya atau belum. Data ini nanti yang jadi amunisi resmi untuk mengusulkan mereka masuk dalam daftar penerima bansos Kota Kendari. Deh, sistematis juga mi, bukan asal tulis nama di kertas.

Baca Juga: Update Program Sosial Terbaru Pemkot Kendari

Usai Penertiban, Dinsos Kendari Tancap Gas Usulkan Bansos

Nah, ini dia titik paling panasnya, Warga Kota Lulo! Usai tertibkan anjal dan gepeng, Dinsos Kendari langsung mengkaji hasil pendataan untuk disalurkan ke skema bantuan sosial. Weh, menyala abangku, cepat kali responnya! Tujuannya, supaya mereka tidak kembali lagi ke jalan, dan bisa diarahkan ke kehidupan yang lebih layak.

Pejabat Dinsos menjelaskan, usulan bansos akan disesuaikan dengan kategori kerentanan: ada yang diarahkan ke bantuan pangan, ada yang masuk program pemberdayaan, dan untuk anak-anak bisa dipertimbangkan layanan pendampingan khusus. “Kalau kita biarkan di jalan, mereka rentan kekerasan dan eksploitasi, kassian. Jadi kita usulkan bantuan supaya ada jalan keluar,” begitu kira-kira penekanan dari pihak dinas.

Baca Juga: Sorotan Kondisi Sosial di Kawasan Pasar Baru Kendari

Teknis Pendataan dan Filter Penerima Bansos

Sobat Kendari, ini bukan bansos asal bagi, Toh. Dinsos Kendari perlu memilah siapa yang benar-benar layak. Data lapangan nanti dicocokkan dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan basis data lain milik pemerintah. Kalau dobel bantuan, akan dicek lagi, supaya adil mi dan tepat sasaran.

Proses verifikasi ini bisa makan waktu, jadi warga diminta sabar dulu pi. “Jangan berpikir kalau kita razia lalu besok langsung cair bantuan, tidak begitu alurnya,” jelas salah satu petugas. Tetap ada survei lanjutan ke rumah, klarifikasi kondisi ekonomi, dan penilaian apakah mereka bisa diarahkan ke program pelatihan kerja atau perlu bantuan reguler.

Dampak Sosial Penertiban Anjal dan Gepeng di Kendari

Astaga, suasana di beberapa simpang lampu merah terasa beda setelah operasi. Biasanya ada anak yang jongko di tengah jalan bawa alat musik atau jual tisu, sekarang lebih lengang. Pengendara motor dan mobil yang sempat diwawancara bilang agak lega, karena tidak was-was lagi takut senggol anak kecil di tengah kemacetan.

Tapi di sisi lain, ada juga warga yang merasa iba. “Kalau nda dikasih mereka kerja apa lagi, kassian juga,” ujar seorang ibu pengendara mobil. Nah, di sinimi peran Dinsos Kendari jadi krusial: bukan cuma menertibkan, tapi memastikan ada jaring pengaman sosial. Makanya usulan bansos ini jadi langkah lanjutan yang sangat menentukan.

Baca Juga: Program Pembinaan Sosial di Sekitar Arena MTQ Kendari

Harapan Warga Kota Lulo ke Dinsos Kendari

Warga Kota Lulo berharap, usulan bansos yang disiapkan Dinsos Kendari tidak sekadar bantuan sesaat. Banyak yang ingin agar ada program berkelanjutan: pelatihan kerja, bantuan usaha kecil, bahkan penanganan khusus untuk anak jalanan agar bisa kembali ke bangku sekolah. “Kalau cuma dikasih bansos sekali, besok bisa turun jalan lagi mereka, Toh. Harus ada pendampingan terus,” ujar seorang tokoh masyarakat yang ditemui di kawasan Mandonga.

Aih, memang situasi ini bikin kita elus dada sekaligus berharap banyak. Pemerintah Kota Kendari melalui Dinsos sedang pegang kendali di persimpangan penting: mau dibiarkan tetap jadi pemandangan harian di jalan, atau diputus mata rantainya lewat bansos dan program pemberdayaan. Tinggal kita pantau mi sama-sama, Bosku, apakah kebijakan ini konsisten sampai tuntas.

Untuk saat ini, satu hal jelas: operasi penertiban anjal dan gepeng bukan akhir cerita, tapi bab pertama dari drama panjang penanganan kemiskinan di Kota Lulo. Mantap djiwa kalau semua pihak kompak, dari Pemkot, aparat, sampai warga. Tunggu pi perkembangan berikutnya, dan tim Beritakotakendari.com bakal terus berdiri di tengah panasnya aspal Kendari untuk bawakan update paling fresh buat ta semua.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan