Beritakotakendari.com – Wisuda Purnabakti KPTA Kendari bikin geger satu Kota Kendari, Bosku! Dari halaman megah Pengadilan Tinggi Agama (PTA) Kendari, suasana resmi tapi haru-mi bercampur jadi satu saat Ketua Mahkamah Agung RI memimpin langsung prosesi wisuda purnabakti Ketua PTA Kendari. Warga Kota Lulo, ini bukan acara biasa ji, tapi momen perpisahan pejabat tinggi peradilan agama yang sudah puluhan tahun mengabdi menegakkan keadilan umat.
Di ruang sidang utama yang penuh sesak bak lautan manusia berkemeja rapi, toga hitam, dan kerudung warna-warni, setiap detik terasa seperti senam jantung, toh. Para hakim, pegawai, tamu undangan, sampai insan pers berjajar rapi, menunggu saat-saat sakral ketika Ketua MA menyematkan tanda purnabakti dan menyampaikan pesan terakhir kepada sang Ketua PTA Kendari yang memasuki masa pensiun terhormat.
Wisuda Purnabakti KPTA Kendari Dipimpin Langsung Ketua MA
Sobat Kendari, dari pantauan langsung di lokasi, tampak jelas bahwa prosesi Wisuda Purnabakti KPTA Kendari ini naik kelas sekali, di? Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia hadir dan memimpin sendiri jalannya upacara. Aih, ngeri! Jarang-jarang bos, pimpinan tertinggi lembaga peradilan di negeri ini turun langsung ke Kendari untuk sebuah wisuda purnabakti.
Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, dilanjutkan dengan pembacaan sejarah pengabdian Ketua PTA Kendari yang purnabakti. Riwayat tugas beliau dibacakan detail: mulai dari penempatan awal di daerah, promosi jabatan demi jabatan, sampai akhirnya memimpin PTA Kendari. Beberapa kali tepuk tangan panjang pecah, seolah-olah ruang sidang berubah jadi stadion mini. Mantap djiwa!
Ketua MA kemudian menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya integritas, kejujuran, dan pelayanan kepada pencari keadilan. Ia juga mengapresiasi dedikasi Ketua PTA Kendari yang dinilai konsisten menjaga marwah peradilan agama di Sulawesi Tenggara. “Pengabdian seperti ini tidak berhenti pada masa purnabakti. Semangat dan keteladanan harus terus hidup,” kurang lebih demikian pesan Ketua MA yang disambut anggukan haru para hadirin.
Untuk Warga Kota Lulo yang ingin tahu geliat keagamaan dan hukum di daerah, jangan lupa cek juga agenda religius yang kerap mengguncang Kota Kendari: Baca Juga: Info MTQ Tingkat Kota Kendari yang Selalu Ramai. Situasi seremonial seperti ini menjadi pengingat bahwa Kota Lulo bukan cuma soal kuliner dan wisata, tapi juga pusat aktivitas hukum dan keagamaan.
Suasana Haru dan Apresiasi di Wisuda Purnabakti KPTA Kendari
Astaga, ketika prosesi penyerahan plakat dan piagam purnabakti dimulai, suasana langsung bergeser dari formal menjadi menyentuh hati. Ibu-ibu di deret belakang mulai mengelap air mata pelan-pelan, bapak-bapak pegawai senior tampak menunduk khidmat. Aih, memang situasi ini bikin kita elus dada, kassian juga lihat sosok yang selama ini tegas memimpin, kini berdiri sebagai purnabakti yang dilepas dengan penuh hormat.
Ketua PTA Kendari yang purnabakti menyampaikan sambutan pamitan dengan suara sempat bergetar. Ia mengucapkan terima kasih kepada jajaran Mahkamah Agung, para hakim, pegawai PTA Kendari, dan masyarakat Sulawesi Tenggara yang selama ini mendukung. “Kalau ada salah dan khilaf, saya mohon dimaafkan. Saya hanya manusia biasa, namun selalu berusaha menegakkan keadilan,” kira-kira begitu penggalan pidatonya. Weh, menyala abangku! Rendah hati sekali.
Sobat Kendari, jangan salah, di dalam ruangan resmi itu suasananya campur aduk: bangga iya, sedih iya, lega juga ada. Banyak pegawai muda bilang, ini momen bersejarah yang mungkin mereka cuma alami sekali seumur karier. Macam nonton film drama hukum versi live. Di luar gedung, petugas keamanan mengatur keluar-masuk tamu, supaya tidak terjadi penumpukan kendaraan di halaman kantor. Untung mi, macet besar bisa dihindari.
Kalau bicara soal keramaian resmi di Kendari, pola seperti ini mirip dengan hiruk-pikuk ketika ada kunjungan pejabat pusat ke kawasan pemerintahan. Untuk suasana serupa di jantung kota, coba cek juga: Baca Juga: Agenda Terbaru Pemkot Kendari di Kawasan Balai Kota. Di sana juga sering jadi titik kumpul acara kenegaraan dan seremoni besar.
Dampak Wisuda Purnabakti KPTA Kendari bagi Warga dan Dunia Peradilan
Warga Kota Lulo, mungkin ada yang bertanya, “Apa pengaruhnya wisuda purnabakti ini untuk kita yang di luar lingkungan pengadilan, di?” Nah, di sinilah pentingnya kita pahami betul. Wisuda purnabakti bukan cuma acara seremonial bagi pejabat yang pensiun mi, tapi juga momentum regenerasi kepemimpinan di lingkungan peradilan. Akan ada pejabat baru yang mengisi kursi Ketua PTA Kendari, membawa gaya kepemimpinan dan program kerja yang bisa berdampak pada kualitas pelayanan hukum di Sultra.
Bagi para pencari keadilan, khususnya di ranah hukum keluarga, waris, dan perkara-perkara keagamaan, stabilitas kepemimpinan di PTA Kendari itu sangat krusial, toh. Putusan yang tepat, proses sidang yang tertib, dan layanan administrasi yang cepat bisa menenangkan banyak keluarga yang lagi berjuang mencari kepastian hukum. Jadi, jangan anggap remeh momen purnabakti seperti ini, bosku. Ini penanda babak baru dalam tata kelola pengadilan agama di Kendari dan sekitarnya.
Dari sisi citra daerah, kehadiran Ketua Mahkamah Agung di Kendari untuk memimpin langsung wisuda purnabakti juga mengangkat nama Kota Lulo di level nasional. Ini menunjukkan bahwa PTA Kendari dianggap penting dan strategis. Bukan main-main ji, bos, kalau Ketua MA sampai menyisihkan waktu datang langsung. Ini seperti lampu sorot raksasa diarahkan ke Sulawesi Tenggara, menandakan bahwa pondasi hukumnya terus diperkuat.
Setelah acara usai, tamu-tamu berfoto bersama, suasana kembali cair. Di parkiran, terdengar obrolan santai: dari yang bahas masa pensiun, sampai yang rencana lanjut makan ikan bakar di pesisir Kendari. Wajah-wajah lelah bercampur lega, seolah berkata, “Tugas selesai, estafet kepemimpinan siap diteruskan.” Tenang saja, aman ji itu barang, proses di peradilan tetap jalan, Warga Kota Lulo tinggal kawal pi dan gunakan hak-hak hukumnya dengan baik.
Kalau bosku sekalian mau bandingkan keramaian di sekitar kantor pengadilan hari ini dengan hiruk-pikuk pusat ekonomi kota, coba intip juga: Baca Juga: Suasana Pasar Baru Kendari yang Selalu Padat Jelang Akhir Pekan. Di situlah detak nadi ekonomi kota beradu dengan denyut aktivitas pemerintahan dan peradilan.
Pada akhirnya, Wisuda Purnabakti KPTA Kendari ini jadi pengingat bahwa di balik toga hitam dan palu sidang, ada manusia-manusia yang mengabdi panjang, lalu pamit dengan segala cerita suka duka. Kassian sekaligus membanggakan. Warga Kota Lulo, mari kita doakan, semoga pejabat yang purnabakti diberi kesehatan, dan pengganti yang datang bisa membawa PTA Kendari makin profesional. Mantap djiwa!






Average Rating