Beranda / Peristiwa / TMMD 127 Kendari: 5 Fakta Geger Pengecoran Jembatan

TMMD 127 Kendari: 5 Fakta Geger Pengecoran Jembatan

TMMD 127 Kendari bersama warga menyiapkan pengecoran jembatan di Sambuli
0 0
Read Time:4 Minute, 51 Second

Beritakotakendari.comTMMD 127 Kendari bikin geger satu Sambuli mi hari ini, Warga Kota Lulo! Satgas TNI turun langsung bersama warga menyiapkan pengecoran jembatan yang jadi urat nadi pergerakan di kawasan ini. Aih, situasi di lapangan benar-benar lautan manusia kerja bakti, keringat bercucur, tapi senyum tetap menyala, Bosku!

Reporter lapangan paling heboh se-Sulawesi Tenggara hadir langsung di lokasi, di Kelurahan Sambuli, Kecamatan Abeli, Kota Kendari. Sejak pagi buta, Satgas TMMD 127 Kendari dan warga sudah hilir mudik angkat pasir, semen, batu, dan rangka besi. Astaga, ini bukan kerja santai-santai, ini operasi besar penyelamat akses warga, kassian kalau jembatan ini nda jadi-jadi toh.

TMMD 127 Kendari dan Warga Sambuli Kompak Siapkan Pengecoran Jembatan

Suasana di tepian jembatan Sambuli benar-benar seperti arena senam jantung, Sobat Kendari. Truk material keluar masuk, mesin molen berputar tanpa henti, suara komando dari Satgas TMMD 127 Kendari terdengar tegas namun akrab: “Pelan-pelan ji, jaga ketinggian besi!”. Warga membalas dengan teriakan semangat: “Siap, Dan!”. Weh, menyala abangku!

Menurut informasi yang dihimpun di lokasi, jembatan ini menjadi salah satu sasaran fisik prioritas dalam program TMMD 127 Kendari karena menghubungkan permukiman warga dengan akses ke pusat kota. Selama ini, kalau musim hujan, warga harus ekstra hati-hati melintas, bahkan kadang terpaksa putar jauh. Aih, ribet sekali hidup kalau akses begini terus, makanya begitu ada TMMD, warga langsung antusias mi.

Seorang warga Sambuli yang ikut kerja bakti menuturkan kepada kami, “Alhamdulillah, akhirnya jembatan ini mau dicor juga. Selama ini kami lewat papan kayu ji, kalau licin ngeri sekali. Dengan TMMD 127 Kendari ini, insyaallah aman pi anak-anak sekolah dan ibu-ibu ke pasar.” Suasana haru-haru bahagia terasa, tapi tetap dibalut canda khas warga pesisir Kendari.

Untuk Sobat Kendari yang mau pantau geliat pembangunan lain di kota, bisa cek juga laporan kami soal program infrastruktur di kawasan perdagangan: Baca Juga: Rencana Penataan Pasar Baru Kendari. Dan untuk agenda keagamaan yang juga ramai diulas, jangan lupa singgah di: Baca Juga: Update Lokasi dan Jadwal MTQ di Kendari.

Teknis Pengecoran Jembatan TMMD 127 Kendari: Serius Tapi Tetap Santai

Walaupun suasana heboh, urusan teknis tetap ketat mi, Bosku. Satgas TMMD 127 Kendari mengatur pembagian tugas: ada yang fokus merangkai besi tulangan, ada yang membuat bekisting, ada yang mengatur campuran semen, pasir, dan kerikil agar kualitas cor kuat menahan beban kendaraan bertahun-tahun ke depan.

Di tepian jembatan, terlihat prajurit TNI bersama pemuda setempat mengukur ulang elevasi dan ketebalan lantai jembatan. “Kita pastikan dulu waterpass-nya, jangan sampai jembatan miring, repot pi warga nanti,” ujar salah satu anggota Satgas sambil memeriksa alat ukur. Aih, memang kalau urusan infrastruktur, salah sedikit ji bisa panjang urusannya toh.

Tak hanya laki-laki, ibu-ibu juga ikut ambil peran. Ada yang menyiapkan konsumsi, ada yang bantu angkat air dan merapikan area kerja. Di sudut lain, anak-anak kecil menonton sambil bersorak setiap kali molen mulai berputar. Ini betul-betul potret gotong royong versi full team, dari TNI sampai bocah SD ikut merasakan atmosfer pembangunan.

Kalau dilihat dari pengamatan di lapangan, keberadaan TMMD 127 Kendari tidak hanya meninggalkan jembatan beton, tapi juga jembatan sosial antara TNI dan warga. Komunikasi cair, bercanda tapi tetap hormat. “Tenang ji, ibu-ibu, kami kerja sampai tuntas. Biar kalau hujan deras, nda was-was lagi mau lewat sini,” kata seorang prajurit sambil tersenyum.

Dampak Jembatan Sambuli bagi Mobilitas Warga Kota Lulo

Warga Kota Lulo pasti paham, akses ke wilayah Sambuli dan sekitarnya ini penting sekali untuk aktivitas ekonomi dan sosial. Jembatan yang sedang disiapkan pengecorannya oleh TMMD 127 Kendari ini akan menjadi jalur utama untuk distribusi barang kebutuhan sehari-hari, akses sekolah, puskesmas, hingga urusan ke kantor-kantor di pusat kota.

Bayangkan mi, sebelum ada perbaikan, pedagang kecil harus ekstra hati-hati angkut barang karena takut tergelincir di jembatan lama. Ongkos transport juga bisa terdongkrak karena sopir enggan lewat jalur yang berisiko. Dengan jembatan baru yang dicor kokoh, biaya logistik berpotensi turun, mobilitas meningkat, dan ekonomi lokal bisa bernapas lebih lega.

Ini sejalan dengan prioritas pembangunan Pemkot Kendari yang terus mendorong peningkatan infrastruktur dasar di kawasan pinggiran kota. Untuk kebijakan lengkap dan program terkini, bisa dicek di: Baca Juga: Program Infrastruktur Terbaru Pemkot Kendari. Jadi, apa yang dilakukan TMMD 127 Kendari di Sambuli ini bukan proyek berdiri sendiri, tapi bagian dari puzzle besar pembangunan kota.

Seorang tokoh masyarakat Sambuli bilang pelan tapi mantap djiwa, “Ini jembatan, kalau jadi, bukan cuma beton ji yang mengeras. Harapan warga juga mengeras, semakin kuat. Kami rasa diperhatikan.” Astaga, kalimat sederhana tapi menohok itu menggambarkan betapa krusialnya infrastruktur bagi martabat dan kenyamanan hidup warga.

TMMD 127 Kendari, Gotong Royong, dan Harapan ke Depan

Sobat Kendari, dari pantauan sepanjang hari di lapangan, terlihat jelas TMMD 127 Kendari bukan cuma datang, bangun, lalu pergi begitu ji. Ada proses edukasi, ada transfer pengetahuan teknis sederhana ke warga, mulai dari cara mengaduk semen yang benar sampai pentingnya drainase di sekitar jembatan agar konstruksi awet.

“Nda bisa setengah-setengah toh kalau bangun jembatan. Kalau asal, nanti cepat retak. Makanya kami ajar juga warga, kalau pi ada perbaikan kecil ke depan, bisa ditangani dulu sebelum lapor lebih jauh,” ujar seorang perwira yang memimpin teknis di lapangan. Di sini terlihat betul, TMMD 127 Kendari mendorong kemandirian warga, bukan membuat ketergantungan.

Ke depan, warga berharap setelah pengecoran selesai, ada lanjutan perbaikan akses jalan penghubung, penerangan jalan, dan drainase. Tapi untuk hari ini, fokus utama adalah memastikan proses pengecoran jembatan di Sambuli berjalan mulus, tanpa kendala cuaca dan teknis. “Doakan ji, semoga cuaca bersahabat, jadi kita bisa tuntas sebelum malam,” kata salah satu anggota Satgas sambil menengok ke langit yang mulai mendung tipis.

Warga Kota Lulo, kita tunggu pi hasil akhir dari aksi spektakuler TMMD 127 Kendari ini. Yang jelas, dari tepian jembatan Sambuli, Beritakotakendari.com mencatat satu hal penting: kalau TNI dan rakyat sudah kompak, pembangunan nda bisa ditahan-tahan lagi lajunya. Aih, ngeri, tapi ngeri yang positif mi, bikin bangga kita semua!

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan