Beranda / Peristiwa / Prestasi Polresta Kendari: 5 Fakta Geger Awal Tahun

Prestasi Polresta Kendari: 5 Fakta Geger Awal Tahun

Prestasi Polresta Kendari ditampilkan dalam konferensi pers dengan barang bukti curanmor 62 TKP
0 0
Read Time:4 Minute, 29 Second

Beritakotakendari.comPrestasi Polresta Kendari bikin geger satu Kota Kendari, Bosku! Dari kasus pembunuhan yang sempat bikin warga senam jantung, sampai curanmor 62 TKP yang meresahkan tukang ojek dan pekerja malam, semua dipreteli satu per satu oleh tim Polresta. Warga Kota Lulo berdiri melingkar, nonton langsung mi konferensi pers di halaman Mapolresta Kendari, suasana betul-betul seperti nonton final Liga Champions, aih ngeri!

Prestasi Polresta Kendari Awal Tahun yang Bikin Geger

Warga Kota Lulo!, suasana di Mapolresta Kendari pagi ini ramai betul, lautan manusia ji. Wartawan berjejer, tripod kamera berdiri rapat, dan deretan barang bukti dipajang di meja panjang: motor-motor hasil curian, sajam, sampai pakaian yang diduga dipakai pelaku. Dari keterangan kepolisian, sejumlah kasus besar di awal tahun berhasil diungkap, mulai dari pembunuhan sampai pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan total 62 Tempat Kejadian Perkara (TKP). Astaga, 62 TKP itu bukan angka main-main toh!

Menurut penjelasan pejabat Polresta di lokasi, pengungkapan ini adalah hasil operasi dan penyelidikan berlapis, menyasar pelaku yang kerap beraksi di wilayah-wilayah padat Kendari seperti Mandonga, Puuwatu, Poasia, sampai kawasan perkantoran dan kampus. “Kami tindak tegas dan terukur,” begitu kurang lebih pernyataannya. Tenang saja, aman ji itu barang buat warga yang mulai was-was parkir motor di pinggir jalan.

Di sela-sela kerumunan, warga saling berbisik, ada yang mengenali motornya, ada juga yang berharap motornya yang hilang beberapa bulan lalu ikut mi nongol di deretan barang bukti. Situasinya campur aduk: tegang, haru, tapi juga lega. Kassian memang, banyak yang kehilangan motor itu hasil kredit keringat tiap bulan.

Baca Juga: Update Keamanan di Kawasan Mandonga

Pengungkapan Kasus Pembunuhan: Situasi Senam Jantung

Bagian paling mencekam dalam paparan prestasi Polresta Kendari ini adalah pengungkapan kasus pembunuhan. Polisi membeberkan kronologi singkat, mulai dari motif, lokasi kejadian, sampai proses penangkapan pelaku. Wartawan langsung angkat mikrofon, bertanya beruntun, suasana ruang konferensi pers mendadak hening tiap kali detail penting dibacakan. Aih, ngeri didengar, tapi penting ji demi transparansi ke publik.

Dijelaskan, pelaku sempat buron beberapa waktu dan berpindah-pindah tempat, namun berkat informasi masyarakat dan kerja sama lintas satuan, akhirnya berhasil diamankan. “Tunggu pi proses pengadilan, semua akan terungkap lebih jelas,” ujar perwira yang memimpin rilis. Warga yang hadir mengangguk-angguk, karena mereka juga ingin lihat hukum berjalan tegas, toh.

Di luar gedung, keluarga korban tampak menahan haru. Salah satu kerabat korban yang sempat ditemui awak redaksi mengatakan mereka bersyukur karena kasus ini tidak dibiarkan menggantung. “Paling tidak, ada kejelasan mi sekarang,” begitu kira-kira ungkapnya. Mantap djiwa kalau proses hukum bisa buat keluarga sedikit lega, meski luka kehilangan tetap dalam.

Curanmor 62 TKP: Weh, Menyala Abangku Polisi!

Kalau bicara curanmor, di Kendari ini memang kayak hantu gentayangan, muncul pi di mana-mana. Nah, prestasi Polresta Kendari kali ini benar-benar bikin publik tercengang. Total 62 TKP curanmor berhasil diungkap, dengan sejumlah pelaku yang diduga sudah beroperasi lintas kecamatan. Weh, menyala abangku polisi, diburu hingga ke sarangnya!

Polisi memaparkan modus pelaku: ada yang mengintai motor parkir di kos-kosan, minimarket, hingga pinggir jalan di kawasan pasar. Kunci T, kunci palsu, sampai alat modifikasi kabel kontak ikut dipajang sebagai barang bukti. Aih, nda ada obatnya memang kreativitas pelaku kejahatan ini, tapi lebih tidak ada obatnya lagi kalau aparat sigap bergerak.

Bagi Sobat Kendari yang pernah jadi korban curanmor, Polresta mengimbau untuk datang mengecek motor di Mapolresta. “Bawa pi surat-surat lengkap, STNK dan BPKB kalau ada, supaya proses pencocokan data lancar,” begitu imbauan resmi dari polisi. Tenang mi, prosedurnya sudah diatur jelas supaya tidak ada yang saling klaim sembarang.

Baca Juga: Kondisi Terkini Keamanan Pasar Baru Kendari

Peran Warga Kota Lulo dalam Bantu Ungkap Kasus

Saudara-saudaraku, aparat memang kerja di garis depan, tapi tanpa info dari warga, sulit ji kejar pelaku-pelaku begini. Dalam pemaparan prestasi Polresta Kendari ini, berulang kali disebut bahwa laporan cepat dan keberanian warga memberi keterangan jadi kunci. Ada yang lapor karena lihat gerak-gerik mencurigakan, ada yang lapor plat motor diubah, sampai ada yang curiga dengan motor murah yang ditawarkan temannya. Alarm bahaya langsung berbunyi nyaring di benak mereka, lalu telepon polisi, beres.

Polisi juga mengajak warga untuk tidak tergiur beli motor murah tanpa surat lengkap. “Kalau ragu, jangan ji beli, lapor pi kami,” kata seorang perwira. Logikanya sederhana toh, kalau tidak ada yang mau beli motor hasil curian, pelaku juga mikir dua kali. Situasi kondusif itu bukan cuma tugas aparat, tapi kerja bareng semua warga Kota Lulo.

Dampak Prestasi Polresta Kendari bagi Rasa Aman Warga

Prestasi Polresta Kendari ini bukan cuma soal angka kasus terungkap, tapi soal psikologis warga juga. Setelah rilis ini, beberapa pedagang dan sopir angkot yang ditemui di sekitar Mapolresta mengaku lebih tenang. “Masih waspada ji, tapi sekarang percaya pi polisi gerak terus,” kata seorang sopir angkot rute Pasar Baru–Mandonga. Aih, komentar begini penting, karena rasa aman itu modal utama ekonomi bergerak lancar.

Bagi Pemerintah Kota, keberhasilan pengungkapan kasus besar ini juga jadi sinyal positif untuk program-program penataan kota dan pengembangan kawasan, karena investor dan pelaku usaha perlu jaminan keamanan. Baca Juga: Program Terbaru Pemkot Kendari untuk Keamanan Kota. Kalau kejahatan bisa ditekan, warga tenang kerja, UMKM jalan, dan Kota Lulo makin hidup, mantap djiwa!

Penutupnya, Polresta Kendari menegaskan akan terus menggelar operasi dan patroli di titik-titik rawan. Warga diimbau tetap waspada, kunci ganda motor, jangan parkir sembarang, dan segera lapor kalau ada hal mencurigakan. Tenang mi, selama warga dan aparat jalan bareng, para pelaku kejahatan tidak akan leluasa lagi gentayangan di jalan-jalan Kota Kendari, toh.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan