Beranda / Peristiwa / Polisi Tangkap Pelajar: 5 Fakta Geger Kamar Kos

Polisi Tangkap Pelajar: 5 Fakta Geger Kamar Kos

Polisi Tangkap Pelajar pemilik sinte di kamar kos di Kendari
0 0
Read Time:4 Minute, 47 Second

Beritakotakendari.comPolisi Tangkap Pelajar pemilik sinte di dalam kamar kos bikin geger satu Kota Kendari, Bosku! Wartawan lapangan paling heboh se-Sulawesi Tenggara ini lagi berdiri tepat di depan deretan kamar kos yang jadi TKP, suasananya masih mencekam mi, tape polisi sudah agak longgar pengamanannya. Warga Kota Lulo berkerumun, bisik-bisik, semua penasaran: kok bisa pelajar, masih sekolah toh, sudah main barang dilarang begini ji?

Polisi Tangkap Pelajar di Kamar Kos: Kronologi Lengkap di Lapangan

Sobat Kendari, berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, penggerebekan terjadi di sebuah kamar kos di kawasan pemukiman padat di Kendari. Astaga, suasananya tadi malam kata warga seperti alarm bahaya berbunyi nyaring! Polisi datang dengan pakaian dinas lengkap, mengetuk pintu pelan dulu, baru kemudian masuk setelah dipastikan target berada di dalam.

Pelajar yang ditangkap ini disebut masih berstatus siswa. Aih, ngeri, umur masih hijau toh, tapi sudah berhadapan dengan aparat gara-gara diduga menyimpan sinte (tembakau sintetis). Dari keterangan sementara yang dikumpulkan, polisi awalnya menerima laporan masyarakat soal aktivitas mencurigakan di kamar kos tersebut. Diduga, keluar-masuk orang yang tidak dikenal pada jam-jam tidak wajar. Warga sekitar resah mi, sehingga informasi itu diteruskan ke pihak kepolisian.

Begitu tim tiba di lokasi, mereka melakukan pemantauan beberapa saat. Setelah yakin, barulah dilakukan penggeledahan di dalam kamar. Di sinilah, kata sumber di lapangan, polisi menemukan barang yang diduga sinte beserta beberapa alat pendukung. Situasi senam jantung, Bosku! Pemilik kamar yang merupakan pelajar itu langsung diamankan mi tanpa perlawanan berarti.

Baca Juga: Razia Kepolisian di Kawasan MTQ Kendari – isu peredaran barang terlarang di area publik juga lagi jadi sorotan, jadi polisi memang sedang gencar mi operasi.

Barang Bukti Sinte dan Reaksi Warga Kota Lulo

Warga Kota Lulo yang saya temui di sekitar TKP mengaku kaget setengah mati. “Kami kira anak baik-baik ji, pendiam, biasa lewat kalau mau ke sekolah,” ujar salah satu warga yang minta namanya tidak disebutkan. Weh, menyala abangku, ternyata di balik pintu kamar kos yang kelihatan biasa, polisi menemukan barang diduga sinte yang langsung diamankan sebagai barang bukti.

Menurut penjelasan singkat dari petugas di lapangan, sinte ini termasuk barang berbahaya. Efeknya bisa bikin hilang kesadaran, ganggu psikologis, dan berisiko merusak masa depan generasi muda. Kassian, masih pelajar toh, harusnya sibuk urus tugas sekolah, bukannya berurusan dengan pasal-pasal hukum begini ji.

Warga sekitar kos juga mengaku baru tahu ada operasi seketat itu malam tadi. “Tiba-tiba ramai mobil polisi, lampu biru menyala, kami kira ada kasus besar sekali, ternyata pelajar yang pegang sinte,” kata seorang ibu rumah tangga. Lautan manusia kecil-kecilan sempat terbentuk di depan gang, semua mau lihat mi apa yang terjadi.

Baca Juga: Penertiban Anak Jalanan di Sekitar Pasar Baru – Pemkot lagi giat-giatnya urus persoalan sosial anak muda di kawasan ekonomi rakyat, jadi kasus pelajar dan sinte ini makin jadi perhatian serius.

Langkah Lanjut Polisi Tangkap Pelajar Pemilik Sinte

Dari pantauan langsung, setelah penggeledahan selesai, pelajar tersebut dibawa ke kantor polisi untuk pemeriksaan lebih lanjut. Tenang saja, aman ji prosesnya, semua dilakukan sesuai prosedur. Polisi bakal mendalami dari mana asal sinte itu, apakah dipakai sendiri atau ada jaringan lain di belakangnya. Di sinilah, Sobat Kendari, penyelidikan makin panas.

Pihak kepolisian juga menegaskan, sesuai aturan yang berlaku, kasus seperti ini tidak bisa dianggap sepele. Walaupun pelaku masih pelajar, proses hukum tetap berjalan, tapi tentu akan mempertimbangkan unsur perlindungan anak dan masa depan yang masih panjang. “Kami tetap humanis, tapi tegas. Jangan main-main dengan sinte,” begitu kurang lebih pesan singkat seorang petugas yang sempat berbicara sebentar di depan awak media.

Baca Juga: Program Pemkot Kendari Cegah Penyalahgunaan Narkoba – upaya pencegahan dari pemerintah kota terus digencarkan, dari sekolah sampai lingkungan perkampungan.

Dampak Sosial Kasus Sinte di Kalangan Pelajar

Saudara-saudaraku, kasus Polisi Tangkap Pelajar pemilik sinte di kamar kos ini bukan cuma soal satu anak dan satu kamar kos ji. Ini alarm keras untuk orang tua, sekolah, dan pemerintah. Aih, memang situasi ini bikin kita elus dada. Di?, generasi muda Kota Kendari harus dijaga sama-sama, jangan sampai barang haram merajalela.

Di lingkungan sekolah, guru dan wali kelas perlu lebih aktif memantau perubahan perilaku siswa. Kalau ada gejala aneh – sering menghilang, mata sayu, prestasi turun drastis – jangan dibiarkan pi. Komunikasi dengan orang tua penting sekali. Di sisi lain, pemilik kos juga mesti ketat aturan. Bukan cuma soal bayar uang kos tepat waktu, tapi juga larangan keras membawa barang terlarang dan aktivitas mencurigakan.

Program penyuluhan di sekolah-sekolah, terutama tingkat SMA dan SMK, harus dimasifkan lagi. Tidak cukup sekali dua kali sosialisasi, tapi berulang, dengan pendekatan bahasa anak muda yang asik, gaul, tapi tetap sopan seperti gaya Kota Lulo. Kalau tidak, generasi emas kita bisa terjerembab di jalan salah. Kassian sekali kalau masa depan mereka hancur gara-gara sinte begini mi.

Imbauan Polisi dan Harapan Warga Kota Lulo

Polisi mengimbau, kalau warga mencurigai ada aktivitas mencolok di kos-kosan atau rumah kontrakan, jangan takut lapor. Bukan mau cari masalah ji, tapi justru untuk menyelamatkan lebih banyak anak muda dari jerat barang terlarang. “Kalau ada informasi, sampaikan pi ke kami. Identitas pelapor dijaga,” kata salah satu petugas.

Warga yang saya temui berharap kasus ini jadi yang terakhir. “Cukup ini mi, jangan bertambah lagi. Anak-anak lain jadikan pelajaran toh,” ujar seorang bapak yang tinggal di dekat TKP. Mantap djiwa kalau semua elemen kompak: orang tua, guru, aparat, dan pemerintah kota. Biar Kendari tetap dikenal sebagai Kota Lulo yang aman, nyaman, dan ramah, bukan sebagai tempat beredarnya sinte di kalangan pelajar.

Kita tunggu pi, perkembangan resmi dari pihak kepolisian soal hasil pemeriksaan, termasuk kemungkinan adanya tersangka lain atau jaringan pemasok sinte ke pelajar. Untuk sementara, kasus Polisi Tangkap Pelajar pemilik sinte di kamar kos ini sudah jadi peringatan keras: jangan sekali-kali coba-coba bermain dengan barang terlarang, karena ujung-ujungnya bisa berakhir di meja penyidik, dan masa depan taruhannya, Bosku!

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan