Beritakotakendari.com – Pertamina Patra Niaga bikin geger haru satu Kota Kendari, Bosku! Dari halaman kantor mereka di Kendari, suasana HUT ke-29 berubah jadi lautan doa dan senyum anak-anak yatim piatu yang disantuni langsung. Aih, ngeri baek, kegiatan sosial yang satu ini bukan acara biasa-biasa ji, tapi benar-benar terasa sampai di hati warga Kota Lulo.
Pertamina Patra Niaga HUT ke-29: Santunan Anak Yatim Bikin Haru Mi
Saudara-saudaraku, suasana di lokasi acara ulang tahun ke-29 Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi di Kendari ini betul-betul senam jantung tapi versi haru, bukan panik. Puluhan anak yatim dari berbagai panti asuhan di sekitar Kota Kendari diundang khusus, duduk rapi, dan disambut oleh jajaran manajemen Pertamina Patra Niaga bak tamu kehormatan.
Dari pantauan langsung di lapangan, sejak pagi panitia sudah sibuk menyiapkan tenda, kursi, sound system, sampai paket bingkisan untuk anak-anak. Begitu acara dimulai, lagu-lagu religi pelan mengalun, suasana langsung berubah khidmat. Tenang mi, protokol acara tetap rapi, sambutan singkat, tetapi penuh makna tentang kepedulian sosial dan tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat sekitar.
“Ini bagian dari rasa syukur kami di usia ke-29 tahun. Kami ingin berbagi dengan adik-adik yatim, semoga bantuan ini membawa berkah,” begitu kira-kira intisari sambutan perwakilan manajemen yang disambut tepuk tangan lembut. Kassian, anak-anak yang duduk di barisan depan tampak memeluk erat bingkisan mereka, ada yang senyum malu-malu, ada juga yang matanya berkaca-kaca.
Warga Kota Lulo yang melintas di sekitar lokasi pun ikut menoleh, penasaran. “Astaga, bagus juga toh kalau tiap ulang tahun perusahaan besar di Kendari begini semua, bantu yang butuh-butuh ji,” celetuk seorang warga yang sempat Sa wawancara singkat di pinggir jalan. Mantap djiwa!
Program CSR Pertamina Patra Niaga di Kendari: Bukan Seremoni Ji, Toh!
Kalau dilihat dari rangkaian acara, santunan puluhan anak yatim ini bukan cuma seremonial tempel nama perusahaan lalu selesai pi. Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi menegaskan komitmennya menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) secara berkelanjutan, khususnya di wilayah operasi seperti Kota Kendari.
Di sela-sela acara, pihak perusahaan menjelaskan bahwa dukungan ke anak-anak yatim ini adalah bagian dari misi mereka: tidak hanya menyalurkan BBM dan energi, tapi juga menyalurkan kepedulian. Aih, kalimatnya memang terdengar manis, tapi di lapangan benar-benar terasa karena bantuan yang diberikan bukan amplop kosong ji. Anak-anak menerima paket berisi bantuan kebutuhan pokok, perlengkapan sekolah, dan santunan uang tunai.
Kegiatan sosial seperti ini juga nyambung dengan geliat Kota Kendari yang lagi gencar-gencarnya membangun. Dari MTQ Square sampai kawasan Teluk Kendari, aktivitas ekonomi makin menyala abangku. Baca Juga: Meriahnya Event MTQ di Jantung Kota Kendari. Dengan adanya sentuhan sosial dari perusahaan besar seperti Pertamina Patra Niaga, diharapkan pertumbuhan ekonomi tidak meninggalkan kelompok rentan seperti anak yatim.
Di sela pembagian santunan, beberapa anak diminta maju untuk menerima paket secara simbolis. Tepuk tangan menggema, kamera media lokal langsung menyambar momen itu. Suasana haru mi tercampur bangga, karena di usia yang ke-29, perusahaan ini masih ingat bahwa di sekeliling kantor megah dan tangki-tangki BBM itu ada warga yang butuh dirangkul.
Reaksi Warga Kendari: “Aih, Begini Terus Mi, Bagus Ji!”
Sobat Kendari, kita tahu toh, warga Kota Lulo ini kritis kalau ada acara perusahaan-perusahaan besar. Tapi dari beberapa komentar yang Sa himpun di lokasi, mayoritas memberikan respon positif. “Bagus sekali ini, jangan cuma sekali-sekali pi, tiap tahun kalau bisa. Biar anak-anak yatim merasa diperhatikan,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.
Tak hanya orang dewasa, beberapa relawan muda dari komunitas sosial di Kendari juga tampak hadir membantu mengatur barisan anak-anak dan dokumentasi. Kehadiran mereka bikin suasana makin ramai tapi tetap tertib. “Kami senang bisa terlibat, apalagi untuk adik-adik yatim. Semoga ke depan sinergi sama perusahaan-perusahaan lain juga jalan,” kata salah satu relawan.
Momentum HUT ke-29 ini juga jadi semacam wake-up call bagi pelaku usaha lain di Kendari. Bahwa di balik hiruk pikuk bisnis di Pasar Baru, Mandonga, hingga kawasan Poasia, masih ada tanggung jawab sosial yang harus dipikul bersama. Baca Juga: Kondisi Terkini Pasar Baru Kendari yang Kian Padat. Kalau Pertamina Patra Niaga bisa, masa yang lain tidak bisa ji, toh?
Dampak Sosial Santunan Anak Yatim: Kecil di Mata, Besar di Hati
Dari sisi angka, mungkin ada yang bilang, “puluhan anak yatim saja”. Tapi, Warga Kota Lulo, jangan lihat jumlahnya ji, lihat dampaknya. Bagi anak-anak yang menerima, bantuan ini bisa jadi bekal sekolah, makan lebih layak, atau sekadar membuat mereka merasa tidak sendirian di dunia. Kassian, banyak dari mereka yang sudah kehilangan sosok orang tua sejak kecil, dan kehadiran orang-orang dewasa yang peduli, apalagi dari perusahaan besar, bisa jadi penopang semangat.
Apalagi Kendari sekarang berkembang pesat, proyek sana-sini, jalan-jalan makin ramai. Aih, jangan sampai anak-anak yatim ini tertinggal di belakang pembangunan kota. Kegiatan seperti yang dilakukan Pertamina Patra Niaga ini ibarat alarm pengingat, berbunyi nyaring supaya semua pihak ikut tergerak. Baca Juga: Program Sosial Terbaru Pemkot Kendari untuk Warga Kurang Mampu.
Secara psikologis, acara yang dikemas hangat begini juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk merasakan suasana ulang tahun yang meriah, meski bukan ulang tahun mereka sendiri. Ada tawa, ada permainan kecil, ada sesi foto bersama. Wajah-wajah yang awalnya tegang perlahan mencair, senyum mulai merekah. Weh, menyala sekali suasananya, tapi versi menyala hati, bukan bising-bising ji.
Harapan ke Depan: Jangan Sampai Jadi Agenda Tahunan Formalitas Pi
Nah, ini yang paling penting, Bosku. Harapan banyak pihak, termasuk Sa sebagai jurnalis lapangan paling heboh se-Sulawesi Tenggara ini, kegiatan seperti santunan anak yatim oleh Pertamina Patra Niaga jangan berhenti jadi agenda wajib setiap HUT perusahaan pi, lalu lewat begitu saja. Akan lebih dahsyat kalau program sosialnya dibikin berkelanjutan: beasiswa sekolah, pembinaan keterampilan, atau dukungan kesehatan bagi anak-anak asuh di Kendari.
Bayangkan kalau anak-anak yang hari ini duduk di kursi santunan, beberapa tahun lagi bisa kuliah, lalu kerja, bahkan mungkin bergabung di perusahaan energi besar. Deh, nda ada obatnya itu rasa bangga. Dari anak yatim yang dulu menerima bantuan, jadi generasi pemberi manfaat bagi orang lain. Lingkaran kebaikan yang lengkap, toh?
Untuk sementara, acara HUT ke-29 Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dengan santunan puluhan anak yatim di Kendari ini bisa kita catat sebagai momen yang membanggakan Kota Lulo. Semoga saja, seperti tagline yang sering mereka gaungkan soal energi, kepedulian sosial yang mereka nyalakan hari ini tidak padam di kemudian hari. Tenang saja, Sobat Kendari, Beritakotakendari.com akan terus pantau mi, kalau ada aksi sosial lain yang lebih heboh lagi, Sa turun lapangan lagi ji!





Average Rating