Beritakotakendari.com – Pencurian Asrama KIP Kambu bikin geger satu Kota Kendari, Bosku! Reporter lapangan menyala dari Kecamatan Kambu malam ini, suasana di Asrama KIP UHO mencekam ji, mahasiswa masih syok setelah kehilangan laptop, sandal, sampai buku rekening. Aih, ngeri mi ini kejadian, apalagi menyasar mahasiswa Program Beasiswa KIP yang rata-rata hidup pas-pasan, kassian toh!
Pencurian Asrama KIP Kambu: Kronologi Lengkap di Malam Mencekam
Berdasarkan keterangan sejumlah mahasiswa penghuni asrama yang sempat ditemui di lokasi, kejadian pencurian di Asrama KIP Kambu ini diduga berlangsung dini hari saat sebagian besar penghuni tertidur lelap. Salah satu korban yang merupakan mahasiswa FKIP UHO Kendari mengaku kaget ketika bangun dan mendapati laptop, sandal, dan buku rekeningnya sudah raib.
“Bangun-bangun sudah tidak ada mi laptop di meja, sandal di depan pintu juga hilang, buku rekening di tas juga tidak ketemu,” tutur korban dengan wajah pucat, masih gemetar. Situasi di koridor asrama tampak riuh, beberapa mahasiswa berkumpul sambil membahas kemungkinan pelaku masuk dari pintu samping yang sering dibiarkan tidak terkunci.
Informasi sementara yang dihimpun menyebutkan, tidak ada suara mencurigakan yang didengar penghuni pada saat kejadian. Diduga kuat pelaku sudah mengamati pola aktivitas mahasiswa di asrama ini. Astaga, kalau betul begitu, berarti pelaku ini bukan main-main ji, sudah hafal ritme hidup anak kos, Bosku!
Warga sekitar Kambu juga tampak berdatangan, ingin tahu kronologi, karena berita beredar cepat via grup WhatsApp kampus dan warga. Di halaman asrama, sepeda motor terparkir rapih, sementara para penghuni cek ulang barang-barang masing-masing, takut jangan-jangan ada lagi yang hilang mi. Baca Juga: Kabar Keamanan Terbaru di Sekitar Kambu
Dampak Pencurian Asrama KIP Kambu bagi Mahasiswa FKIP UHO
Kerugian terbesar dari Pencurian Asrama KIP Kambu ini bukan hanya soal materi, tapi juga data dan kelancaran kuliah. Laptop korban berisi tugas kuliah, draft skripsi, dan file penting perkuliahan. “Banyak sekali data di situ, tugas-tugas juga, skripsi juga saya simpan di laptop. Pusing kepala, kasihan,” ujar korban dengan mata berkaca-kaca.
Mahasiswa lain mencoba menguatkan, menawarkan bantuan mengumpulkan kembali materi kuliah dan file yang bisa mereka kirim ulang. Solidaritas anak-anak asrama menyala abangku, mereka berinisiatif menggalang dana kecil-kecilan untuk membantu korban memperbaiki kondisi, meski tau sendiri toh, rata-rata mereka juga hidup serba pas-pasan.
Selain itu, hilangnya buku rekening membuat korban waswas. Ada kekhawatiran pelaku akan menyalahgunakan data di rekening tersebut. Rencananya, korban akan segera ke bank untuk memblokir rekening dan melaporkan kejadian. Tenang ji, langkah ini penting supaya jangan ada transaksi mencurigakan pi ke depan.
Di tengah suasana tegang, beberapa pengurus asrama mengingatkan penghuni untuk lebih memperketat keamanan, mulai dari menutup pintu gerbang lebih awal, memastikan pintu kamar terkunci, hingga membuat jadwal piket ronda malam mandiri. Aih, ini kejadian jadi alarm keras bagi penghuni, bahwa keamanan bukan urusan pengelola saja, tapi semua penghuni harus ikut siaga.
Reaksi Kampus dan Warga Usai Pencurian Asrama KIP Kambu
Pihak kampus Universitas Halu Oleo (UHO) melalui perwakilan fakultas disebut sudah mendapatkan laporan informal dari mahasiswa. Sambil menunggu laporan resmi ke pihak kepolisian, dosen pembimbing dan pihak fakultas disebut memberi dukungan moral agar korban tetap fokus pada kuliah dan tidak larut dalam ketakutan.
Warga sekitar Kambu juga mulai mempertanyakan soal kelayakan sistem keamanan di kawasan asrama. Beberapa mengusulkan pemasangan CCTV di pintu masuk dan sudut-sudut rawan. “Sekarang ini kan sudah sering mi kita dengar kasus kehilangan di area kos dan asrama, jadi harus lebih tegas ji pengamanan,” ucap salah satu warga yang tinggal tidak jauh dari asrama.
Isu keamanan di sekitar UHO memang beberapa kali mencuat. Sebelumnya, warga juga pernah dihebohkan dengan kasus kehilangan motor di area kampus. Baca Juga: Situasi Keamanan Terkini di Kawasan Pasar Baru Kendari yang juga sempat jadi sorotan warga Kota Lulo beberapa waktu lalu. Pola kasus-kasus seperti ini menunjukkan bahwa pelaku kejahatan makin berani beroperasi di kawasan pendidikan.
Sementara itu, pengurus mahasiswa di tingkat fakultas dan BEM disebut sedang mempertimbangkan langkah advokasi, mulai dari mendorong peningkatan keamanan kampus hingga menggalang bantuan untuk korban, agar bisa kembali punya perangkat belajar. Mantap djiwa kalau solidaritas mahasiswa bergerak kompak begini, bosku!
Langkah Hukum dan Peluang Terungkapnya Pelaku Pencurian
Korban dan beberapa saksi rencananya akan membuat laporan resmi ke pihak kepolisian. Dengan laporan tersebut, harapan mereka, aparat bisa segera turun tangan melakukan penyelidikan. Meski barang bukti fisik terbatas, keterangan saksi serta kemungkinan adanya rekaman CCTV di sekitar jalan utama Kambu bisa menjadi petunjuk.
“Kita mau lapor polisi pagi ini, biar cepat ditindaklanjuti. Semoga bisa ketemu mi pelakunya, karena ini sangat merugikan,” kata salah satu teman korban yang ikut mendampingi. Di halaman asrama, obrolan mahasiswa berputar pada satu harapan: jangan sampai kasus ini dibiarkan begitu saja pi, supaya jadi efek jera bagi pelaku.
Pihak kepolisian diharapkan dapat merespons cepat, mengingat ini menyangkut rasa aman ratusan mahasiswa penerima KIP yang tinggal di asrama. Baca Juga: Respons Pemkot Kendari soal Keamanan Kawasan Pendidikan yang sebelumnya juga sempat dibahas dalam rapat bersama pihak kampus dan aparat.
Untuk sementara, mahasiswa diminta tidak meninggalkan barang berharga di ruang terbuka dan selalu mengunci kamar meski hanya keluar sebentar. Ingat ji, kejahatan biasanya datang saat kita lengah. Aih, meski suasana malam ini bikin senam jantung, tapi warga Kota Lulo tetap kompak, saling jaga dan saling ingatkan. Kita tunggu pi perkembangan resmi dari polisi dan pihak kampus tentang kelanjutan kasus Pencurian Asrama KIP Kambu yang lagi viral di?






Average Rating