Beritakotakendari.com – Penadah motor curian bikin geger satu Kota Kendari, Bosku! Warga Kota Lulo langsung heboh mi begitu kabar markas penadah motor curian di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) digerebek polisi tersebar luas. Astaga, sejak 2022 diduga sudah beroperasi diam-diam, tapi baru sekarang terkuak terang benderang ji. Tim jurnalis lapangan paling heboh se-Sulawesi Tenggara ini lagi berdiri langsung di dekat lokasi penggerebekan, situasi masih terasa tegang toh, meski garis polisi sudah terpasang rapi.
Penadah Motor Curian di Konsel: Kronologi Penggerebekan Mencekam
Sobat Kendari, informasi yang dihimpun di lapangan menyebutkan, aparat kepolisian bergerak setelah menerima laporan terkait maraknya motor hilang di wilayah Kendari dan Konsel sejak beberapa tahun terakhir. Pola kehilangan yang mirip membuat penyidik curiga ada jaringan penadah motor curian yang bermain rapi. Aih, ngeri juga, motor yang dibeli susah payah bisa hilang dalam sekejap begitu ji.
Penggerebekan dilakukan secara terukur. Tim opsnal disebut menyisir sebuah lokasi yang diduga kuat jadi markas penampungan motor hasil curian. Begitu polisi masuk, suasana langsung senam jantung, Bosku! Deretan motor berbagai merek dan tipe tampak terparkir rapat, sebagian ada yang sudah dipreteli, sebagian lagi masih utuh tapi nomor rangka dan nomor mesinnya diduga sudah diakali.
Warga sekitar yang sempat kami wawancarai mengaku kaget setengah mati. “Kami kira bengkel biasa ji, Pak. Ternyata markas penadah motor curian toh,” ujar seorang warga dengan nada masih gemetar. Weh, menyala abangku, betul-betul lautan penasaran warga berkumpul melihat proses olah TKP, meski polisi terus meminta massa menjauh demi keamanan.
Untuk kamu yang sering melintas di wilayah Konsel dan Kota Kendari, hati-hati pi selalu, kunci ganda kendaraanmu. Kasian kalau sudah hilang, baru sadar ada jaringan besar begini yang bermain. Baca Juga: Aksi Kriminal di Sekitar Mandonga yang Bikin Resah sebagai perbandingan pola kejahatan di wilayah lain.
Beraksi Sejak 2022: Pola Jaringan Penadah Motor Curian
Dari keterangan awal yang beredar, markas ini diduga sudah beroperasi sejak tahun 2022. Itu berarti, sudah lebih dari dua tahun lebih, jaringan penadah motor curian ini bermain di balik layar. Deh, nda ada obatnya kalau sudah main jangka panjang begini tanpa ketahuan! Diduga, motor hasil curian dari berbagai titik di Kendari dan sekitarnya dibawa masuk ke Konsel untuk diamankan dulu sebelum dialirkan lagi.
Modus yang digunakan biasanya berlapis. Ada eksekutor lapangan yang tugasnya mencuri motor, lalu ada kurir yang memindahkan motor ke lokasi penampungan, kemudian di markas inilah motor diubah identitasnya. Mulai dari pelat nomor diganti, nomor mesin diduga digosok dan diisi baru, hingga ada yang dibongkar menjadi onderdil. Barang-barang itu kemudian dijual kembali, entah di pasar online maupun ke luar daerah. Aih, kalau dengar mekanismenya, benar-benar seperti operasi perusahaan ilegal skala besar ji.
Pihak kepolisian sendiri masih melakukan pendataan jumlah pasti motor yang diamankan. Di lokasi, petugas terlihat sibuk memeriksa satu per satu nomor rangka dan mesin. “Kami akan cocokkan dengan laporan kehilangan kendaraan bermotor yang masuk sejak 2022,” kurang lebih begitu penjelasan resmi aparat di lapangan. Jadi, buat warga yang pernah kehilangan motor sejak beberapa tahun lalu, jangan putus asa dulu toh, bisa jadi motormu ikut disita di sini dan ada peluang untuk kembali.
Untuk perkembangan kasus kriminal lain di Sultra, Baca Juga: Update Penanganan Kejahatan Jalanan di Kota Kendari yang sedang digencarkan aparat dalam beberapa bulan terakhir.
Respons Warga Kota Kendari dan Konsel: Waswas Sekaligus Lega
Warga Kota Lulo dan Konsel menyambut penggerebekan ini dengan perasaan campur aduk. Di satu sisi, banyak yang mengaku waswas karena ternyata jaringan kejahatan sudah masuk sampai kampung-kampung. Di sisi lain, lega ji karena aparat akhirnya membongkar markas besar yang selama ini jadi sumber masalah. “Bagus mi kalau digerebek. Supaya orang takut mencuri motor toh,” kata seorang pengendara yang sengaja berhenti menonton dari jauh.
Astaga, kalau dengar cerita warga, sudah banyak sebenarnya yang kehilangan motor tapi pasrah karena merasa kecil kemungkinan ditemukan. Kini, harapan itu muncul lagi. Polisi mengimbau pemilik motor yang pernah hilang agar menyiapkan dokumen lengkap seperti STNK dan BPKB jika nanti dihubungi. Proses identifikasi akan ketat supaya tidak ada klaim palsu. Tenang saja, aman ji itu barang, selama dokumenmu lengkap, peluangmu besar untuk dapat kembali.
Suasana di lokasi sampai sore masih ramai. Polisi memasang garis pembatas dan beberapa motor mulai dinaikkan ke mobil derek untuk diamankan di kantor polisi sebagai barang bukti. Situasi benar-benar seperti film aksi ji, lampu rotator menyala, warga berkerumun, dan kamera ponsel mengarah ke TKP. Mantap djiwa, tapi juga jadi pengingat keras buat kita semua untuk tidak main-main dengan barang curian.
Imbauan Polisi dan Tips Cegah Pencurian Motor
Polisi mengingatkan masyarakat untuk tidak tergoda membeli motor murah tanpa surat-surat lengkap. “Kalau ada yang tawarkan harga jauh di bawah pasaran dan surat tidak jelas, jangan beli mi, itu sangat mungkin hasil kejahatan,” tegas seorang petugas. Ingat, membeli motor bodong bisa menyeret kita jadi tersangka penadah, bukan cuma korban tipu-tipu toh.
Berikut beberapa langkah pencegahan yang disarankan aparat di lapangan:
- Gunakan selalu kunci ganda saat parkir, terutama di malam hari.
- Parkir di tempat resmi yang ada petugas atau CCTV.
- Catat dan simpan baik-baik nomor rangka dan mesin motor.
- Segera lapor polisi jika motor hilang, jangan tunggu lama pi.
- Jangan pernah membeli motor tanpa STNK dan BPKB asli.
Aih, memang situasi ini bikin kita elus dada, tapi penggerebekan markas penadah motor curian di Konsel jadi titik balik penting. Mudah-mudahan setelah jaringan ini dibongkar, angka pencurian motor di Kendari dan sekitarnya bisa turun drastis ji.
Untuk kamu yang suka update pembangunan kota, Baca Juga: Rencana Penataan Ulang Kawasan Pasar Baru Kendari yang juga berdampak ke keamanan parkir dan fasilitas umum. Dan jangan lupa, Pemkot Kendari juga terus mendorong pemasangan CCTV di titik rawan, sebuah langkah yang patut kita dukung bersama.
Penutup: Warga Kota Lulo, Jangan Kendor Jaga Keamanan
Saudara-saudaraku, kasus penggerebekan markas penadah di Konsel ini jadi alarm bahaya yang berbunyi nyaring buat kita semua. Kejahatan tidak akan tumbuh kalau tidak ada pembeli barang curian. Jadi kuncinya, jangan pernah tergoda harga miring toh. Lebih baik menabung sedikit demi sedikit pi, daripada menanggung resiko hukum dan rasa bersalah seumur hidup.
Tim Beritakotakendari.com akan terus memantau perkembangan kasus ini, termasuk jumlah tersangka, identitas jaringan, dan berapa banyak motor yang berhasil dikembalikan ke pemiliknya. Weh, menyala abangku, kita kawal sama-sama supaya proses hukumnya transparan dan tuntas. Warga Kota Lulo, tetap waspada, tetap santai ji tapi jangan lengah, karena keamanan kota ini tanggung jawab kita semua.






Average Rating