Beranda / Peristiwa / Mitigasi Cuaca Ekstrem: 5 Fakta Geger di SMKN 2

Mitigasi Cuaca Ekstrem: 5 Fakta Geger di SMKN 2

Mitigasi cuaca ekstrem di SMK Negeri 2 Kendari dengan pemangkasan pohon rawan tumbang
0 0
Read Time:4 Minute, 28 Second

Beritakotakendari.comMitigasi cuaca ekstrem bikin geger satu Kota Kendari, Bosku! Reporter lapangan paling heboh se-Sulawesi Tenggara hadir langsung di halaman SMK Negeri 2 Kendari yang sore ini berubah jadi arena “operasi penyelamatan” pohon-pohon tinggi yang rawan tumbang. Aih, suara gergaji, teriakan komando, sampai daun-daun berjatuhan, semua menyatu jadi suasana senam jantung tapi tertata rapi, aman ji, Warga Kota Lulo!

Mitigasi Cuaca Ekstrem di SMKN 2 Kendari: Lautan Daun & Gergaji Beraksi

Di tengah peringatan cuaca ekstrem dari BMKG, pihak SMK Negeri 2 Kendari tidak mau tunggu pi kejadian dulu, Toh. Dari pantauan langsung di lokasi, tampak tim sekolah bersama pekerja lapangan sigap memangkas pohon-pohon besar yang menjulang di sekitar halaman dan pinggir pagar sekolah. Fokus utama mereka: pohon yang condong ke arah ruang kelas, parkiran siswa, dan area lalu lintas warga.

“Kami lakukan mitigasi dini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, terutama saat angin kencang dan hujan deras,” begitu kira-kira penjelasan pihak sekolah yang berhasil dihimpun di lapangan. Astaga, kalau lihat batang pohon yang dipotong, besar-besar sekali, Bosku! Bisa-bisa kalau tumbang tiba-tiba, bukan hanya genteng sekolah yang melayang, tapi juga nyawa yang jadi taruhan. Aih, ngeri!

Suasana siang ini di SMKN 2 Kendari benar-benar hidup: ada siswa yang menonton dari jauh, guru-guru yang mengawasi, sampai warga sekitar yang lalu lalang ikut berhenti sebentar, penasaran, “Ada apa mi ini ramai-ramai gergaji pohon?” Deh, nda ada obatnya, antusiasme warga kalau ada aksi di lingkungan sekolah, serasa nonton atraksi gratis.

Baca Juga: Mitigasi Banjir di Kawasan MTQ Kendari

Mitigasi Cuaca Ekstrem: Kenapa Pohon Rawan Tumbang Harus Dipangkas?

Sobat Kendari, ini bukan sekadar urusan potong ranting cantik-cantik untuk estetika, Di? Ini bagian dari mitigasi cuaca ekstrem yang serius. Pohon tinggi dengan akar yang mulai melemah, batang rapuh, atau condong ke arah bangunan jadi ancaman utama ketika angin kencang datang. Terlebih di Kendari, beberapa hari terakhir langit sering gelap mendadak, angin naik, hujan turun bertubi-tubi. Situasi begitu bisa bikin siapa saja deg-degan.

Dari pengamatan di lokasi, tim pemangkasan mengincar cabang-cabang besar di bagian atas pohon yang berpotensi patah kalau tertiup angin kencang. Ranting yang melintang di atas kabel listrik juga jadi target. Mantap djiwa, langkah ini bukan cuma melindungi siswa, tapi juga jaringan listrik lingkungan sekitar. Jadi aman ji bukan cuma di dalam sekolah, tapi sampai ke rumah-rumah warga yang melintas di dekat situ.

Weh, menyala abangku, gaya kerja tim di lapangan cukup terkoordinasi: ada yang pegang tali pengaman, ada yang mengarahkan potongan dahan supaya jatuh ke area kosong, bukan ke atap atau kendaraan. Aih, memang situasi ini bikin kita elus dada sekaligus bangga, karena sekolah di Kendari sudah mulai betul-betul paham arti mitigasi, bukan tunggu viral dulu di medsos baru bergerak.

Koordinasi Sekolah, Guru, dan Siswa: Edukasi Nyata di Tengah Cuaca Ekstrem

Yang bikin tambah menarik, Bosku, kegiatan pemangkasan pohon rawan tumbang ini juga jadi momen edukasi langsung bagi siswa. Guru-guru menjelaskan bahwa mitigasi cuaca ekstrem bukan cuma tugas pemerintah, tapi juga lembaga pendidikan dan masyarakat. Anak-anak yang biasanya belajar teori kebencanaan di kelas, hari ini dapat tontonan sekaligus pelajaran nyata di depan mata.

Beberapa siswa mengaku lega, karena selama ini kalau angin kencang datang, mereka suka waswas lihat pohon-pohon tinggi yang bergoyang liar di dekat kelas dan lapangan. “Bagus mi begitu, supaya kalau hujan dan angin kencang, kami tidak takut lagi,” begitu kira-kira kesan mereka. Kassian kalau anak-anak belajar dengan rasa takut terus, Toh. Jadi langkah ini patut diacungi jempol.

Baca Juga: Pemkot Kendari Genjot Program Tanggap Bencana

Cuaca Ekstrem Ancam Kendari: Sekolah Wajib Siaga Mi, Bukan Nanti Pi

Warga Kota Lulo, kita semua tahu, cuaca di Kendari belakangan ini bikin bingung: pagi cerah, siang mendung kelam, sore sudah hujan deras dengan angin kencang. BMKG pun berkali-kali mengeluarkan peringatan dini. Dalam konteks inilah aksi SMK Negeri 2 Kendari memangkas pohon rawan tumbang layak jadi contoh. Jangan tunggu pi atap beterbangan, pohon melintang di jalan, baru sibuk sana-sini cari solusi darurat.

Langkah antisipatif ini sejalan dengan upaya lebih luas pemerintah dan pihak sekolah untuk memperkuat budaya keselamatan. Mulai dari simulasi bencana, penataan drainase, sampai pengelolaan lingkungan sekolah yang lebih ramah bencana. Kalau semua sekolah di Kendari meniru gerak cepat seperti ini, insyaallah risiko saat cuaca ekstrem bisa berkurang banyak, Di?

Astaga, bayangkan saja kalau satu pohon besar tumbang ke badan jalan saat jam pulang sekolah. Ramai orang, banyak motor, macet mi, dan yang paling mengerikan adalah ancaman korban jiwa. Jadi, ketika kita lihat tumpukan dahan dan batang kayu di halaman SMKN 2 Kendari hari ini, jangan cuma lihat sampah organik, tapi lihat itu sebagai simbol kesadaran baru.

Keterkaitan dengan Kawasan Lain di Kendari

Fenomena mitigasi cuaca ekstrem ini juga terkait dengan kawasan-kawasan lain yang rawan di Kendari, seperti sekitar pasar dan area padat pemukiman. Apa yang dilakukan SMKN 2 Kendari bisa jadi pemicu bagi wilayah lain untuk cek ulang kondisi pohon, kabel, dan bangunan tua. Jangan sampai kita baru sadar ada masalah setelah ada kejadian heboh yang viral di medsos.

Baca Juga: Kondisi Terkini Drainase di Pasar Baru Kendari

Sobat Kendari, dari halaman SMK Negeri 2 Kendari yang penuh suara gergaji dan daun berjatuhan ini, pesan kuatnya jelas: cuaca boleh ekstrem, tapi kesiapsiagaan harus lebih ekstrem lagi. Langkah kecil seperti pangkas pohon hari ini bisa menyelamatkan banyak nyawa besok. Tenang saja, selama semua pihak bergerak bersama, aman ji itu kota kita, Toh.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan