Beritakotakendari.com – Lomba Lari 5K Djavino Berlari 2026 bikin geger satu Kota Kendari, Bosku! Ribuan peserta memadati rute lari sejak subuh, suasana bak lautan manusia di jantung ibu kota Sulawesi Tenggara. Reporter lapangan paling heboh se-Sultra hadir langsung di lokasi, napas masih ngos-ngosan ikut lari sedikit, tapi semangat tetap menyala abangku, dari garis start sampai finish!
Lomba Lari 5K Djavino Berlari 2026 Bikin Kendari Macet Mi Sejak Pagi
Warga Kota Lulo! Dari pantauan langsung di lapangan, ribuan peserta sudah memadati area start sejak sebelum matahari nongol. Aih, ngeri! Jalanan yang biasanya lengang di Minggu pagi berubah jadi koridor atlet dadakan, dari pelajar, komunitas lari, sampai bapak-ibu pakai sepatu baru yang kayaknya khusus dibeli demi ajang Lomba Lari 5K ini.
Petugas lalu lintas dibuat kerja ekstra. Beberapa ruas jalan utama sempat tersendat, macet mi di beberapa titik, tapi masih terkendali ji karena sudah ada rekayasa lalu lintas dari panitia dan pihak kepolisian. Suara peluit, teriakan panitia, dan yel-yel peserta bercampur jadi satu, situasi senam jantung tapi tetap tertib. Tenang saja, aman ji itu barang, warga yang mau ke pasar masih bisa lewat jalur alternatif yang sudah disiapkan.
Panitia juga menyiapkan water station di beberapa titik, lengkap dengan tim medis yang siaga. Kassian beberapa peserta yang kelelahan sempat berhenti di pinggir jalan, tapi langsung dapat pertolongan ringan dan diarahkan untuk istirahat. Ini baru namanya event lari yang niat, bukan yang asal set garis start lalu lepas tangan, di?
Baca Juga: Jadwal Event Olahraga Akbar di Kawasan MTQ Kendari
Ribuan Peserta Ramaikan Lomba Lari 5K, Suasana Seperti Festival Kota
Sobat Kendari! Bukan main, jumlah peserta yang turun di ajang Lomba Lari 5K Djavino Berlari 2026 ini betul-betul bikin merinding. Dari depan panggung utama sampai jauh ke belakang, yang kelihatan cuma baju olahraga warna-warni dan nomor dada berjejer seperti barisan semut yang lagi long march.
Banyak juga komunitas lari dari luar kota yang datang, membawa spanduk dan bendera masing-masing. Mantap djiwa! Ini bukan cuma lomba lari, tapi juga ajang silaturahmi pelari se-Sulawesi Tenggara. Beberapa peserta yang kami wawancarai mengaku sengaja datang jauh-jauh hanya untuk ikut merasakan euforia Djavino Berlari di Kendari, Toh kota ini memang lagi naik daun sebagai tuan rumah berbagai event besar.
Tidak hanya pelari profesional, banyak juga anak-anak yang turun di kategori fun run, ditemani orang tua mereka. Suasananya seperti festival keluarga. Di pinggir jalan, warga menonton sambil teriak-teriak kasih semangat, ada yang sambil jualan minuman dingin dan snack. Ekonomi kerakyatan ikut bergerak, Bosku! Baca Juga: Suasana Pagi di Pasar Sentral dan Pasar Baru Kendari
Di area finish, panitia menyiapkan panggung hiburan dengan musik enerjik. Peserta yang sudah sampai garis akhir langsung disambut tepuk tangan dan suara MC yang heboh tidak ada obatnya. Beberapa pelari bahkan masih sempat joget kecil di depan panggung, padahal baru lari 5K. Weh, menyala abangku!
Rute Lomba Lari 5K di Kendari: Menyusuri Ikon Kota Lulo
Saudara-saudaraku, rute Lomba Lari 5K kali ini benar-benar dirancang untuk memanjakan mata peserta. Start dari kawasan strategis di pusat kota, lalu menyusuri beberapa ruas jalan yang menjadi ikon Kendari. Peserta bisa melihat lanskap kota yang terus berbenah, bangunan-bangunan baru, dan kawasan hijau yang membuat napas terasa sedikit lebih lega meski lagi dikejar waktu.
Beberapa titik rute dipadati penonton yang berdiri di trotoar. Ada yang bawa kamera DSLR, ada yang pakai HP, semua berlomba mengabadikan momen. Di beberapa persimpangan, petugas keamanan mengatur arus kendaraan dengan sigap. “Tunggu pi lima menit, lewat dulu ini pelari,” begitu terdengar beberapa kali teriakan petugas ke pengendara yang ingin menyeberang. Suasana tegang tapi seru, bikin adrenalin naik, namun tetap dalam koridor aman.
Di beberapa spot, panitia menyiapkan fotografer resmi untuk menangkap momen-momen dramatis: pelari yang sprint menjelang finish, peserta yang saling rangkul, sampai ekspresi kelelahan yang campur bangga. Aih, memang situasi ini bikin kita elus dada sekaligus bangga, karena Kendari bisa jadi tuan rumah event lari berkelas seperti ini.
Dukungan Pemkot dan Harapan ke Depan untuk Lomba Lari 5K
Astaga, dukungan pemerintah kota juga terasa kuat di balik gegap gempita Lomba Lari 5K Djavino Berlari 2026 ini. Sejumlah pejabat tampak hadir, sebagian bahkan ikut start bersama peserta sebagai bentuk ajakan gaya hidup sehat. Kehadiran mereka membuat warga merasa diperhatikan, bukan cuma saat kampanye, Toh.
Perwakilan Pemkot Kendari menegaskan bahwa event seperti ini akan terus didorong karena sejalan dengan visi menjadikan Kendari sebagai kota yang sehat, aktif, dan ramah event olahraga. Warga pun berharap, jangan cuma sekali-dua kali pi, tapi rutin diadakan tiap tahun dengan skala yang makin besar. Baca Juga: Program Terbaru Pemkot Kendari Soal Ruang Terbuka Hijau
Dari sisi penyelenggaraan, sejauh pemantauan di lapangan, panitia terbilang sigap. Beberapa kekurangan kecil seperti antrian di pos air minum dan penumpukan peserta di garis finish masih bisa dimaklumi, Kassian juga mereka kerja dari dini hari. Evaluasi tentu tetap perlu, apalagi kalau jumlah peserta tahun depan diprediksi bakal makin membludak.
Warga Kota Lulo tampaknya sudah jatuh hati dengan atmosfer Lomba Lari 5K seperti ini. Selain sehat, mereka dapat hiburan gratis, bisa foto-foto, dan bisa rasakan euforia lari massal yang jarang terjadi. Kalau tren positif ini terus dijaga, bukan tidak mungkin Kendari bakal jadi salah satu pusat event lari jalan raya paling ramai di kawasan Timur Indonesia. Mantap djiwa, tunggu pi edisi berikutnya, kita liput lagi lebih heboh!






Average Rating