Beranda / Peristiwa / Kursus Mengemudi Kendari: 5 Fakta Geger Macet Kota

Kursus Mengemudi Kendari: 5 Fakta Geger Macet Kota

Kemacetan akibat kursus mengemudi Kendari di ruas jalan ramai kota
0 0
Read Time:4 Minute, 12 Second

Beritakotakendari.comkursus mengemudi Kendari bikin geger satu Kota Lulo, Bosku! Laporan langsung dari ruas jalanan mencekam di Kendari ini, kita menyaksikan sendiri mobil-mobil latihan menyusup di tengah jam sibuk, aih, lautan kendaraan sampai senam jantung dibuatnya Mi!

Kursus Mengemudi Kendari Diduga Biang Macet, Jangkar Sultra Angkat Bicara

Warga Kota Lulo! Di beberapa titik ramai seperti sekitar Mandonga, Anduonohu, dan Wuawua, mobil plat latihan dari lembaga kursus mengemudi Kendari tampak hilir-mudik di jam-jam sibuk. Astaga, pas jam orang berangkat kerja dan anak sekolah pulang, langsung menumpuk itu kendaraan di persimpangan, Mi! Sejumlah pengendara yang kami temui di lokasi mengeluhkan manuver mobil latihan yang pelan tapi makan jalur, bikin antrean kendaraan mengular sampai ratusan meter.

Di tengah situasi ini, organisasi masyarakat Jaringan Aspirasi Masyarakat Kepulauan Sulawesi Tenggara (Jangkar Sultra) muncul membawa tuntutan yang bikin suasana tambah panas, tapi tetap tertib Ji. Mereka meminta aktivitas lembaga kursus mengemudi Kendari di ruas-ruas tertentu untuk dihentikan sementara, terutama di jam padat. Menurut mereka, ini sudah darurat macet skala kota kecil, Bosku!

Perwakilan Jangkar Sultra menilai, di beberapa titik perempatan strategis, mobil kursus kerap berhenti mendadak, latihan parkir paralel di badan jalan, bahkan latihan putar balik di tikungan ramai. “Ini bukan lagi latihan, tapi ujian kesabaran warga Kendari,” kurang lebih begitu keluh mereka. Baca Juga: Polemik Lalu Lintas Padat di Mandonga yang sebelumnya juga sempat memanas Toh.

5 Titik Panas Macet Akibat Kursus Mengemudi Kendari

Sobat Kendari, dari hasil pantauan lapangan dan laporan warga, ada beberapa titik yang disebut-sebut paling sering jadi ajang “ujian nyali” karena lalu lintas bercampur dengan mobil latihan:

  1. Ruas sekitar kawasan Mandonga dan pertokoan sekitarnya.
  2. Jalan menuju kampus di Anduonohu saat jam masuk dan pulang kuliah.
  3. Daerah sekitar Pasar Baru dan akses ke arah pelabuhan.
  4. Beberapa tikungan di wilayah Wuawua dan seputaran mall.
  5. Persimpangan menuju kawasan perkantoran Pemkot Kendari.

Di lokasi-lokasi ini, kami melihat sendiri, mobil latihan kadang berhenti di tanjakan untuk simulasi start, sementara di belakangnya sudah antri motor dan mobil pribadi merayap pelan. Weh, menyala abangku, ini benar-benar latihan mengemudi plus latihan sabar nasional Mi! Seorang pengendara ojek online sempat berkomentar ke kami, “Latihan mengemudi penting, tapi jangan sekolah mengemudi di jam orang cari nafkah Ji.”

Untuk menyeimbangkan informasi, beberapa instruktur kursus mengemudi Kendari yang sempat kami tanya kilat di lokasi mengaku sudah berupaya menghindari jam terlalu padat. Namun, mereka juga berdalih, siswa banyaknya punya waktu hanya sore hari. Di sinilah titik konflik kepentingan terjadi Toh: kebutuhan belajar mengemudi versus hak warga atas kelancaran lalu lintas.

Tuntutan Jangkar Sultra: Hentikan Dulu Mi, Atur Ulang Toh

Saudara-saudaraku, Jangkar Sultra tidak cuma teriak-teriak di pinggir jalan saja Ji. Mereka menyampaikan aspirasi secara resmi dengan menyerukan agar pemerintah, khususnya Pemkot Kendari dan instansi perhubungan, turun tangan mengatur ulang pola operasi lembaga kursus mengemudi Kendari. Ada beberapa poin yang mereka dorong:

  • Penghentian sementara aktivitas latihan di ruas jalan yang sudah dikategorikan rawan macet.
  • Penyesuaian jam latihan, jangan lagi bentrok dengan jam berangkat kerja dan pulang sekolah.
  • Penetapan rute khusus latihan mengemudi yang lebih aman dan lebih sepi.
  • Koordinasi intens antara lembaga kursus, Dishub, dan Satlantas.

Mereka menekankan, ini bukan mau matikan usaha orang Ji, tapi mau selamatkan ritme hidup warga Kendari yang sudah cukup pusing dengan harga kebutuhan pokok dan urusan lain. “Latihan boleh, tapi jangan bikin macet parah. Hentikan dulu Mi di titik-titik padat, atur ulang baik-baik,” begitu kira-kira nada seruan mereka.

Sementara itu, dari sisi pengguna jasa, beberapa warga yang kami temui di dekat area Pasar Baru bilang bahwa kursus di jalan raya memang bikin mereka lebih siap menghadapi kondisi real. Namun, mereka juga mengaku malu sendiri kalau sadar jadi biang tersendatnya antrean kendaraan. Baca Juga: Dinamika Lalu Lintas Dekat Pasar Baru Kendari yang sebelumnya juga disorot karena padat merayap setiap akhir pekan.

Regulasi, Pengawasan, dan Harapan Warga Kota Lulo

Aih, ngeri kalau dibiarkan berlarut, Bosku. Tanpa regulasi tegas, aktivitas kursus mengemudi Kendari bisa terus beroperasi suka-suka jamnya, dan warga lagi yang jadi korban macet. Sejumlah pemerhati transportasi lokal mendorong agar izin lembaga kursus dievaluasi, memastikan mereka punya SOP rute & jam latihan yang tidak mengganggu arus utama.

Dari pantauan kami sore ini di salah satu simpang menuju kantor Pemkot Kendari, terlihat petugas kepolisian sesekali mengatur arus saat mobil latihan mencoba putar balik. Koordinasi di lapangan mulai terlihat, tapi warga bilang, “Harus konsisten Pi, jangan cuma pas lagi ramai diberitakan Ji.” Baca Juga: Kebijakan Terbaru Pemkot Kendari Soal Rekayasa Lalu Lintas untuk melihat arah kebijakan yang sedang disiapkan pemerintah kota.

Pada akhirnya, warga Kota Lulo berharap solusi yang lahir bukan hanya sekadar wacana di meja rapat. Mereka ingin praktik nyata di lapangan: jam latihan yang lebih bersahabat, rute yang tidak bikin jantung berdebar, dan pengawasan yang tidak tebang pilih. Latihan mengemudi tetap jalan, tapi macetnya jangan gila-gilaan Toh.

Kita tunggu Pi langkah resmi pemerintah dan aparat terkait. Akankah usulan Jangkar Sultra soal pengetatan aktivitas kursus mengemudi Kendari dikabulkan, atau justru lahir skema kompromi yang lebih win-win? Satu yang jelas, suara warga sudah terlanjur menggelegar di ruas jalan: “Lancar Mi lalu lintas, baru hati tenang Ji!”

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan