Beritakotakendari.com – Gedung Kuliah Umum UHO bikin geger satu Kota Kendari mi, Bosku! Dari kawasan Kampus Hijau Universitas Halu Oleo, suasananya ini seperti senam jantung, warga kampus sudah tidak sabar ji menunggu gedung megah yang dibiayai negara ini segera dipakai resmi, tapi masih menunggu proses serah terima dulu toh dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Sobat Kendari, dari pantauan langsung di lokasi, bangunan bertingkat yang berdiri kokoh di kawasan UHO Kendari, Sulawesi Tenggara ini sudah tampak kinclong, cat masih segar, kaca mengilap, dan area sekitarnya sudah tertata. Aih, ngeri! Tinggal satu langkah administrasi pi: penyerahan resmi dari PUPR ke pihak kampus, barulah lautan mahasiswa bisa memadati ruangan-ruangan kuliah umum ini.
Warga Kota Lulo yang melintas di sekitaran kampus banyak yang bisik-bisik, “Kapan mi ini bisa dipakai?” Seolah-olah alarm penasaran berbunyi nyaring di telinga civitas akademika. Deh, nda ada obatnya rasa menunggu fasilitas baru begini, apalagi di tengah kebutuhan ruang kuliah yang selalu padat di awal semester.
Gedung Kuliah Umum UHO Segera Digunakan, Tinggal Serah Terima PUPR
Saudara-saudaraku, secara teknis informasi yang beredar menyebutkan bahwa pembangunan utama sudah rampung. Artinya, dari sisi fisik, gedung ini sudah siap tempur untuk menampung ribuan mahasiswa. Tinggal proses administrasi serah terima aset dari PUPR ke pihak Universitas Halu Oleo yang lagi digarap rapi supaya tidak ada masalah hukum ke depan, toh.
Di lapangan, beberapa pekerja masih tampak melakukan sentuhan akhir seperti pembersihan area luar, pengecekan instalasi, dan rapikan sedikit-sedikit. Astaga, kalau dilihat dari luar, ini gedung sudah gaya nasional sekali. Bagi mahasiswa baru, ini bisa jadi tempat foto wajib pi, sebelum dan sesudah wisuda nanti.
Dosen dan staf kampus yang ditemui di sekitar lokasi mengatakan mereka sangat berharap proses serah terima ini dipercepat. “Kita butuh tambahan ruang kuliah besar untuk kegiatan umum, seminar, dan kuliah perdana,” begitu kira-kira harapan yang terdengar di koridor kampus. Aih, memang situasi ini bikin kita elus dada karena fasilitas ada, tapi belum bisa dipakai optimal ji.
Baca Juga: Update Proyek Strategis Pemkot Kendari di Tahun Ini
Fasilitas Gedung Kuliah Umum UHO yang Bikin Kagum
Weh, menyala abangku! Dari pengamatan visual, Gedung Kuliah Umum UHO ini bukan gedung sembarang gedung. Arsitekturnya modern, dengan desain bertingkat yang cocok untuk kegiatan skala besar. Biasanya, gedung model begini akan diisi ruang auditorium, sejumlah ruang kuliah besar, dan fasilitas pendukung seperti ruang dosen, lobi luas, hingga area tunggu mahasiswa.
Meski detail ruangan belum dipublikasikan lengkap, tapi dari bentuk bangunannya saja sudah kelihatan kalau gedung ini disiapkan untuk kegiatan masif: kuliah umum, seminar nasional, bahkan bisa jadi lokasi acara strategis seperti pembukaan MTQ tingkat kampus maupun kegiatan keagamaan Kota Kendari, di?. Kalau nanti sudah diserahterimakan, potensi pemanfaatannya bakal jadi pusat keramaian baru di dalam kampus.
Kualitas bangunan tampak solid dengan material beton kokoh dan kaca lebar, memberi kesan terang benderang di siang hari. Ini penting sekali untuk efisiensi listrik dan kenyamanan belajar. Mahasiswa yang biasa kuliah di ruangan sempit pasti akan bilang, “Mantap djiwa! Akhirnya ada gedung kuliah umum representatif.”
Dampak Gedung Kuliah Umum UHO bagi Mahasiswa Kendari
Warga Kota Lulo, jangan anggap remeh ji satu gedung ini. Dampaknya bisa besar sekali untuk ekosistem pendidikan tinggi di Kendari. Dengan adanya Gedung Kuliah Umum UHO, kegiatan akademik berskala besar tidak perlu lagi cari tempat sewa di hotel atau gedung luar kampus. Hemat anggaran, hemat waktu, dan lebih terkontrol suasananya.
Mahasiswa bisa menikmati kuliah umum dengan narasumber nasional di ruang yang nyaman, kapasitas besar, dan fasilitas audio-visual yang diharapkan lebih modern. Ini bisa mengangkat citra UHO sebagai kampus besar di kawasan timur Indonesia. Bukan cuma itu, kegiatan organisasi mahasiswa, pelatihan, sampai diskusi ilmiah bisa lebih sering dilaksanakan karena ruangnya sudah memadai ji.
Di tengah persaingan kampus di Sulawesi Tenggara dan Indonesia Timur, kehadiran gedung seperti ini ibarat amunisi baru. Aih, kalau dimanfaatkan maksimal, bisa jadi magnet calon mahasiswa baru dari kabupaten-kabupaten sekitar, dari Konawe, Kolaka, Buton, sampai Konawe Kepulauan. Mereka datang kuliah dan bisa bangga foto di depan gedung megah yang jadi ikon baru kampus.
Serah Terima PUPR: Kenapa Penting Sekali, Toh?
Bosku, mungkin ada yang tanya, “Kenapa pi harus tunggu serah terima resmi dari PUPR dulu?” Nah, ini bagian penting yang sering luput. Gedung ini dibangun dengan anggaran negara, sehingga status aset harus jelas dulu dipindahkan ke pihak pengelola, dalam hal ini Universitas Halu Oleo. Tanpa dokumen serah terima yang sah, pemanfaatan gedung berisiko menimbulkan masalah administrasi, hukum, bahkan pengawasan BPK di kemudian hari.
Itulah kenapa pimpinan kampus cenderung hati-hati. Mereka menunggu momen resmi serah terima, biasanya ditandai dengan penandatanganan dokumen dan mungkin seremoni kecil. Setelah itu, barulah jadwal penggunaan bisa disusun: mulai dari perkuliahan, seminar, sampai acara seremonial lain.
Baca Juga: Rencana Penataan Kawasan Pasar Baru Kendari yang Kian Ramai
Suasana Terkini di Lokasi Gedung Kuliah Umum UHO
Dari pantauan langsung tim di area kampus, akses jalan menuju gedung sudah terbuka, kendaraan bisa lewat cukup leluasa. Beberapa mahasiswa tampak foto-foto di depan gedung, meski belum boleh masuk ruangan. Mereka cerita, setiap lewat pasti menoleh, karena bangunan ini menjulang dan mencolok di antara gedung-gedung lama kampus.
Pedagang kecil di sekitar kampus juga berharap gedung ini segera aktif. “Kalau sudah dipakai, ramai lagi mi mahasiswa lewat sini, jualan bisa tambah laris,” begitu keluhan bercampur harapan yang terdengar. Kassian, mereka juga ikut merasakan imbas langsung dari hidup-matinya aktivitas kampus.
Situasi di sekitar UHO sendiri semakin hari makin berkembang. Dengan adanya gedung kuliah umum baru, kawasan ini berpotensi menjadi episentrum kegiatan ilmiah dan keramaian baru, berdampingan dengan geliat pemerintahan dan pembangunan di Kota Kendari. Baca Juga: Program Terbaru Pemkot Kendari untuk Kawasan Pendidikan
Jadi, Sobat Kendari, tinggal kita tunggu pi momen resmi serah terima dari PUPR. Begitu palu diketuk dan dokumen ditandatangani, bersiaplah menyaksikan lautan manusia memadati Gedung Kuliah Umum UHO. Astaga, saat itu tiba, geger geden di kampus tidak bisa dihindari lagi, dan Kota Lulo punya satu lagi ikon pendidikan yang pantas dibanggakan!





