Beranda / Peristiwa / Bantuan UMKM Kendari: 3 Fakta Geger Wajib Tahu

Bantuan UMKM Kendari: 3 Fakta Geger Wajib Tahu

Suasana penyaluran Bantuan UMKM Kendari kepada ribuan pelaku usaha kecil
0 0
Read Time:4 Minute, 46 Second

Beritakotakendari.comBantuan UMKM Kendari bikin geger satu Kota Kendari, Bosku! Dari pagi buta sampai siang terik, lautan manusia pelaku usaha kecil menengah memadati lokasi penyaluran bantuan zakat, situasinya betul-betul senam jantung mi di lapangan. Warga Kota Lulo tumplek blek, semua datang dengan harapan besar bisa bawa pulang modal usaha segar dari program zakat yang menyasar ribuan UMKM ini.

Di lokasi, suasananya hiruk-pikuk tapi tertib ji. Panitia berjaket seragam mondar-mandir, memanggil nama penerima satu per satu, sementara para pelaku UMKM—dari penjual kue tradisional, pedagang gorengan, tukang jahit, sampai warung kelontong—berbaris rapi menunggu giliran. Aih, ngeri, senyum dan rasa lega bercampur haru, apalagi begitu amplop dan buku tabungan diserahkan resmi.

Bantuan UMKM Kendari: 2.000 Pelaku Usaha Kebanjiran Dana Zakat

Berdasarkan data panitia penyalur, tercatat sekitar 2.000 pelaku UMKM di Kota Kendari menerima bantuan dana zakat dengan nominal Rp1.000.000 sampai Rp2.000.000 per penerima. Angka ini bukan main-main, Saudara-saudaraku, karena menyasar mereka yang selama ini berjualan dengan modal pas-pasan, apalagi usai dihantam naik turunnya harga bahan pokok.

“Alhamdulillah, bantu sekali mi ini. Biasa modal cuma seratus-dua ratus ribu ji, sekarang bisa tambah stok jangung, minyak goreng, sama tepung,” ujar salah satu pedagang kue yang tiap pagi mangkal di kawasan Mandonga, saat ditemui reporter di antrean. Ia mengaku, dengan tambahan modal, omzetnya diharapkan bisa naik pelan-pelan, toh yang penting roda usaha tidak macet lagi.

Panitia menjelaskan, penentuan besaran bantuan Rp1 juta hingga Rp2 juta disesuaikan dengan skala usaha dan hasil verifikasi di lapangan. Fokus utama adalah membantu usaha mikro yang benar-benar aktif dan menjadi penopang ekonomi keluarga. “Ini bukan bantuan konsumtif, tapi dorongan modal usaha, supaya UMKM kita bangkit dan lebih mandiri,” kata salah seorang pejabat yang hadir dalam seremoni penyaluran.

Biar makin jelas, silakan simak juga perkembangan kebijakan ekonomi lokal di sini: Baca Juga: Program Pemberdayaan UMKM Pemkot Kendari. Situasi dukungan ke pelaku usaha kecil memang lagi digenjot mi beberapa bulan terakhir.

20 Kios Z Mart Terima Rp5 Juta: Weh, Menyala Abangku!

Tidak hanya 2.000 pelaku UMKM biasa, program Bantuan UMKM Kendari ini juga menyentuh sektor ritel kecil. Ada sekitar 20 kios Z Mart yang mendapat kucuran modal lebih besar, yakni Rp5.000.000 per kios. Aih, ini bukan angka kaleng-kaleng, Bosku!

Kios Z Mart yang dimaksud adalah unit usaha kecil yang dikembangkan dengan konsep ritel modern skala mikro, tapi tetap dikelola warga lokal. Bantuan Rp5 juta itu diarahkan untuk penambahan stok barang dagangan, pembenahan etalase, hingga perbaikan tampilan kios supaya lebih menarik pembeli. “Kalau tampilan kios rapi dan stok lengkap, pelanggan betah datang ulang-ulang, itu harapan kita,” ujar seorang pengelola kios di kawasan Anduonohu.

Di lapangan, reporter menyaksikan sendiri, beberapa pemilik kios Z Mart datang membawa map berisi berkas usaha, difoto satu per satu, lalu diarahkan ke meja pencairan. Suasananya mencekam tapi menggembirakan—mencekam karena takut ada berkas yang kurang, tapi menggembirakan karena begitu beres verifikasi, langsung mi senyum merekah. “Tadi sempat deg-degan, takut salah isi formulir. Tapi alhamdulillah, aman ji, cair mi itu bantuan,” kata seorang pemilik kios sambil memeluk amplopnya erat-erat.

Bagi yang penasaran bagaimana geliat ekonomi rakyat di kawasan pasar, bisa cek juga rangkuman kami di link ini: Baca Juga: Suasana Jual Beli di Pasar Baru Kendari. Terasa sekali, perputaran uang di level kecil ini jadi tulang punggung ekonomi Kota Lulo.

Proses Penyaluran: Tertib, Pakai Verifikasi, Bukan Asal Bagi

Astaga, jangan kira pembagian dana zakat untuk Bantuan UMKM Kendari ini asal tunjuk nama lalu bagi duit pi. Dari pantauan langsung, prosesnya lumayan ketat, tapi tetap manusiawi. Setiap calon penerima wajib menunjukkan identitas resmi dan bukti usaha, entah itu foto lapak, nota pembelian barang dagangan, atau surat keterangan usaha dari RT/RW setempat.

Panitia mencocokkan data dengan daftar yang sudah lebih dulu dikurasi. Kalau sudah cocok, barulah penerima diarahkan ke loket pencairan. Di beberapa titik, petugas juga memberikan pengarahan singkat: jangan gunakan dana untuk konsumsi sesaat, apalagi untuk beli barang tersier; fokuskan dulu ke modal barang jualan, peralatan kerja, atau renovasi kecil-kecilan. “Ini amanah zakat, jadi harus dipakai hati-hati ji, jangan asal habis begitu saja,” tegas salah satu ustaz yang turut hadir memberikan tausiyah.

Warga yang belum kebagian di gelombang ini diimbau untuk tidak putus asa. “Tunggu pi informasi resmi berikutnya, karena program pemberdayaan UMKM biasanya berkelanjutan,” ujar pejabat terkait. Kassian kalau ada yang sampai tertipu oleh oknum yang menjanjikan bantuan instan dengan imbalan uang; panitia mengingatkan, semua proses resmi tidak dipungut biaya sepeser pun.

Dampak ke Ekonomi Kota Lulo: Kecil Nominal, Besar Efek Berantai

Dari kacamata ekonomi, bantuan Rp1 juta sampai Rp5 juta mungkin tampak kecil di atas kertas, tapi di level UMKM, ini bisa jadi pemicu efek berantai yang besar. Modal bertambah berarti stok barang bisa lebih lengkap, pelayanan bisa lebih baik, dan daya saing di pasar ikut terangkat. Kalau ratusan hingga ribuan usaha kecil naik kelas, perputaran ekonomi di Kendari otomatis ikutan menyala, toh.

Seorang pengamat ekonomi lokal yang ditemui di sela acara menjelaskan, “Injeksi dana langsung ke UMKM itu biasanya cepat sekali terasa dampaknya. Mereka belanja bahan baku di pasar, bayar tukang, sewa lapak, semua berputar di ekonomi lokal. Jangan remehkan mi angka jutaan itu.” Ia juga mendorong agar Pemkot dan lembaga penyalur zakat terus berkolaborasi membuat pelatihan manajemen usaha, supaya bantuan tidak hanya habis, tapi bisa berkembang.

Untuk Sobat Kendari yang ingin memantau program lain dari pemerintah daerah, bisa pantau terus perkembangan di sini: Baca Juga: Agenda Terbaru Pemkot Kendari. Dengan sinergi bantuan zakat, program pemerintah, dan kerja keras pelaku UMKM, harapannya Kota Lulo makin tangguh menghadapi gejolak ekonomi.

Penutupnya, satu pesan penting dari lapangan: bantuan ini bukan hadiah sekali lewat, tapi pemantik semangat. Warga Kota Lulo, mari kelola bantuan dengan bijak, kerja keras terus, dan saling dukung. Mantap djiwa, ekonomi kerakyatan Kendari menyala mi!

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan