Komisi I Minta BPN Lakukan Pengukuran Ulang Lahan Milik Warga dan Maxcel

Komisi I DPRD Kendari saat meninjau lokasi lahan yang bermasalah. (FOTO: MITA/BKK)

KENDARI, BKK – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kendari mendesak Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kendari, untuk melakukan pengukuran ulang atas lahan milik warga dan pihak Maxcel yang bermasalah.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi I DPRD Kendari Rizki Brilian Pagala, saat melakukan kunjungan sekaligus mediasi, untuk menyelesaikan permasalahan lahan di wilayah Kecamatan Kadia antara warga se tempat dan pihak Maxcel.

“Kita minta teman-teman teknis BPN mengukur kembali lahan dengan menggunakan Jalan Wayong sebagai acuan titik tanah milik pak Yusran (warga, red) ke titik lahan milik Maxcel. Sehingga, hasilnya nanti BPN bisa mengolah untuk dicocokan datanya,” ujar Rizki, kemarin.

Politikus PKS ini menjelaskan, bahwa dalam waktu dekat, Komisi I akan meminta hasil pengolahan data BPN ATR Kendari, untuk didiskusikan kembali sebagai bentuk penyelesaian masalah lahan.

“Kami juga meminta BPN bergerak cepat, karena kita akan minta hasil pengelolaannya. Agar kita bisa cepat menemukan solusi dari masalah lahan ini,” terangnya.

Dalam kunjungannya, Komisi I juga mencocokan data administrasi bukti sertifikat kepemilikan tanah dari pihak Maxel dan pihak pak Yusran. Hasilnya, ditemukan lokasi lahan kedua pihak letaknya berdampingan, sehingga diperlukan pengukuran ulang. (cr1/nir)

Facebook Comments Box
Komisi I Minta BPN Lakukan Pengukuran Ulang Lahan Milik Warga dan Maxcel
Comments (0)
Add Comment