Beritakotakendari.com – Misi ESCAPADE NASA bikin geger satu Kota Kendari mi, Bosku! Dari Bumi sampai ke orbit Mars, peneliti lagi bersiap meluncurkan dua satelit kembar untuk mengintai bagaimana angin surya pelan-pelan “mengikis” atmosfer Planet Merah. Aih, ngeri ji, seolah kita diajak lihat langsung masa depan Bumi kalau atmosfer nda dijaga baik-baik!
Misi ESCAPADE NASA Ungkap Cara Angin Surya Kikis Atmosfer Mars
Warga Kota Lulo! Bayangkan suasana di pusat kontrol misi, lampu redup, layar penuh data, detik-detik peluncuran terhitung mundur: 10… 9… 8… Situasi senam jantung mi! Misi ESCAPADE NASA (singkatan dari Escape and Plasma Acceleration and Dynamics Explorers) ini dirancang khusus untuk mempelajari bagaimana partikel bermuatan dari Matahari, alias angin surya, menyerang dan merampok atmosfer Mars sedikit demi sedikit.
Dua satelit kecil, ibarat duo patroli langit, akan mengorbit Mars pada lintasan berbeda. Tugasnya: memotret dan mengukur interaksi brutal antara angin surya dan lapisan gas tipis di sekitar Mars. Data ini nanti akan menjawab pertanyaan klasik astronomi: kenapa Mars yang dulu diduga punya air dan atmosfer tebal, sekarang kering kerontang seperti pasir di pinggir Teluk Kendari siang hari, panas ji! Baca Juga: Rencana Observatorium Mini Pemkot Kendari.
Aih, memang situasi ini bikin kita elus dada, Toh. Kalau atmosfer bisa habis pelan-pelan, kita di Bumi harus waspada mi, jangan main-main sama perubahan iklim dan polusi. Peneliti NASA bilang, ESCAPADE akan memantau energi, komposisi, dan gerak partikel di atmosfer atas Mars, untuk melihat bagaimana angin surya mempercepat pelarian (escape) gas ke ruang angkasa.
5 Fakta Mencekam Misi ESCAPADE NASA yang Wajib Tahu
Sobat Kendari, biar makin menyala semangat sains ta, berikut lima fakta heboh dari Misi ESCAPADE NASA yang bikin ilmuwan seluruh dunia pasang mata:
- Dua Satelit Kembar, Misi Super Spesifik
Dua satelit ESCAPADE didesain kecil dan lincah, bukan pesawat ruang angkasa jumbo. Ukurannya ringkas ji, tapi tugasnya berat: memetakan lingkungan plasma di sekitar Mars secara berpasangan. Dengan dua sudut pandang berbeda, ilmuwan bisa membandingkan kondisi ruang dekat dan agak jauh dari planet secara bersamaan. Deh, nda ada obatnya kalau soal efisiensi data! - Fokus ke Angin Surya, Bukan Cuma Foto Cantik
Kalau misi lain sibuk cari foto spektakuler, ESCAPADE justru fokus ke pengukuran teknis: densitas plasma, medan magnet, dan partikel bermuatan. Inilah kunci untuk menghitung seberapa cepat atmosfer Mars kabur ke ruang hampa. Mirip ji kayak kita hitung seberapa cepat es kelapa muda mencair kalau ditaruh di terik matahari Mandonga, Toh. Baca Juga: Aktivitas Sains Seru di MTQ Kendari - Menjawab Misteri Masa Lalu Mars
Ilmuwan menduga, dulu Mars lebih hangat dan basah. Tapi angin surya yang ganas, ditambah lemahnya medan magnet Mars, bikin atmosfernya terkikis sedikit demi sedikit. ESCAPADE diharapkan memberi “rekaman TKP” proses pengikisan itu. Astaga, ini seperti tim forensik kosmik turun langsung ke lokasi kejadian jutaan tahun lalu! - Dampak ke Riset Kolonisasi Manusia
Bosku, bagi yang suka mimpi pindah tinggal di Mars, misi ini jadi alarm bahaya berbunyi nyaring! Data ESCAPADE akan menjawab seberapa keras tantangan melindungi calon koloni manusia dari radiasi dan kehilangan atmosfer. Jadi kalau ada yang bilang, “Pindah pi ke Mars kalau Bumi rusak”, ingat mi: Mars sendiri lagi digerogoti angin surya. Kassian kalau kita nda siap teknologi pelindungnya. - Peluncuran dan Orbit: Situasi Senam Jantung
Setelah lepas landas dari Bumi, duo ESCAPADE akan menempuh perjalanan panjang sebelum nyangkut di orbit Mars. Manuver masuk orbit harus super presisi, sedikit saja meleset bisa melayang ke ruang hampa. Weh, menyala abangku, para insinyur di kendali misi pasti deg-degan macam sopir angkot Mandonga yang baru pertama bawa penumpang penuh ke Pasar Baru! Baca Juga: Revitalisasi Kawasan Pasar Baru Kendari
Dari Kendari ke Mars: Kenapa Misi ESCAPADE NASA Penting Buat Kita?
Saudara-saudaraku, mungkin ada yang bilang, “Ah, itu kan jauh di Mars, apa urusannya sama kita di Kendari?” Tenang ji, justru di sinimi letak pentingnya. Misi ESCAPADE NASA memberi cermin, bagaimana sebuah planet bisa kehilangan atmosfer dan perlindungan alamiahnya. Bumi juga terus ditembak angin surya tiap hari, hanya saja kita masih punya medan magnet kuat yang jadi tameng.
Dengan paham proses pengikisan atmosfer di Mars, ilmuwan bisa menguji model yang juga dipakai untuk memahami iklim dan lingkungan Bumi. Ini berarti, riset di sana bisa bantu perencanaan kebijakan di sini, termasuk soal ketahanan energi, lingkungan bersih, sampai edukasi sains untuk anak sekolah di Kendari. Bayangkan kalau suatu hari ada siswa SMP di Poasia yang belajar angin surya pakai data asli dari ESCAPADE, mantap djiwa!
Teknologi Canggih di Balik Misi ESCAPADE NASA
Dari sisi teknis, ESCAPADE memanfaatkan desain satelit hemat biaya, tapi instrumennya tetap kelas kakap. Ada sensor untuk mengukur partikel bermuatan, magnetometer untuk mencatat medan magnet, dan peralatan telemetri canggih untuk mengirim data balik ke Bumi. Semuanya dikemas ringkas supaya biaya peluncuran lebih murah, konsepnya mirip ji kayak UMKM Kendari: kecil, lincah, tapi efek ekonominya terasa luas.
NDA main-main, Bosku. Data yang dikirim ESCAPADE akan digabung dengan misi lain seperti MAVEN dan orbiter milik negara lain. Jadi, ini kerja sama internasional kelas wahid, macam pasar ide global yang jauh lebih ramai daripada Pasar Baru hari jelang lebaran.
Harapan Ilmuwan dan Warga Kota Lulo ke Depan
Harapan ilmuwan sederhana tapi dalam: paham betul bagaimana atmosfer planet bisa runtuh, supaya manusia bisa merencanakan masa depan lebih bijaksana. Dari Kendari, kita juga bisa ambil pelajaran: jangan tunggu rusak parah pi baru jaga lingkungan. Bumi ini satu-satunya rumah yang atmosfernya masih tebal dan nyaman, kassian kalau dibiarkan menipis karena ulah sendiri.
Warga Kota Lulo, mari jadikan Misi ESCAPADE NASA sebagai pemantik rasa ingin tahu. Siapa tahu, 10–20 tahun lagi, ada anak Kendari yang jadi insinyur di NASA atau badan antariksa Indonesia, bantu rancang misi ke Mars berikutnya. Dari tepi Teluk Kendari ke orbit Mars, jaraknya jauh, tapi mimpinya boleh dekat mi, Toh.
Untuk update lanjutan soal sains, teknologi, dan langkah Pemkot Kendari mendukung pendidikan STEM, tunggu pi laporan berikutnya hanya di Beritakotakendari.com, Bosku!






Average Rating