Beranda / Peristiwa / Takjil Jalan Saosao: 7 Fakta Viral Bikin Padat

Takjil Jalan Saosao: 7 Fakta Viral Bikin Padat

Keramaian Takjil Jalan Saosao sebagai pusat takjil warga Kendari
0 0
Read Time:5 Minute, 23 Second

Beritakotakendari.comTakjil Jalan Saosao bikin geger satu Kota Kendari mi, Bosku! Warga Kota Lulo tumpah ruah di ruas jalan ini jelang azan Magrib, sampai suasananya betul-betul kayak lautan manusia. Reporter lapangan paling heboh se-Sulawesi Tenggara ini lagi berdiri langsung di tengah keramaian Jalan Saosao, Mandonga, menyaksikan sendiri bagaimana berburu takjil di sini naik level jadi ajang silaturahmi akbar Ramadan, aih ngeri!

Mulai dari kolak, es buah, jalangkote, pisang ijo, sampai aneka lauk berbuka, semua berjejer rapi memanjang di kiri-kanan jalan. Motor, mobil, sampai pejalan kaki saling selip, tapi tetap tertib ji, karena semua fokus cari menu buka puasa andalan masing-masing. Astaga, aroma gorengan yang mengepul ini bikin perut senam jantung sebelum adzan, Sobat Kendari!

Takjil Jalan Saosao Jadi Pusat Keramaian Warga Kendari

Dari pantauan langsung di lokasi, Takjil Jalan Saosao sudah menjelma jadi salah satu pusat takjil paling diminati warga Kendari. Setiap hari, mulai sekitar pukul 16.00 WITA sampai jelang adzan Magrib, arus kendaraan melambat, bahkan cenderung padat di beberapa titik. Macet mi sedikit, tapi orang tetap datang, toh demi takjil idaman.

Pedagang mengaku, omset mereka bisa naik berlipat-lipat selama Ramadan. Seorang pedagang es buah di pinggir Jalan Saosao bilang ke kami, jualan normal hari biasa mungkin ratusan ribu, tapi saat Ramadan bisa tembus jutaan per hari. “Syukur alhamdulillah, ramai ji di sini, langganan sudah tahu kalau kalau cari takjil, ke Saosao mi,” ujarnya sambil tetap melayani pembeli tanpa henti.

Bagi warga yang baru pertama kali datang, jangan kaget kalau suasananya bak pasar dadakan super panjang. Di sisi lain, Pemerintah Kota Kendari juga rutin memantau kawasan ini. Baca Juga: Kebijakan Terbaru Pemkot Kendari Soal PKL untuk tahu bagaimana penataan pedagang supaya tetap tertib dan nyaman.

Lokasi Takjil Jalan Saosao dan Akses Menuju Tempat

Sobat Kendari yang belum pernah singgah, catat baik-baik di: kawasan Jalan Saosao, Mandonga, salah satu poros sibuk di tengah kota. Posisinya mudah dijangkau dari berbagai arah: dari arah Pasar Baru tinggal lurus pi sedikit, dari arah MTQ tinggal putar arah di beberapa persimpangan utama. Baca Juga: Update Keramaian Pasar Baru Kendari Jelang Ramadan untuk melihat pola arus warga yang biasanya lanjut ke Saosao setelah belanja kebutuhan pokok.

Akses transportasi ke kawasan ini sangat mudah. Angkot, ojek online, sampai taksi online lalu lalang. Tapi, aih, kalau mau datang menjelang puncak keramaian, sekitar pukul 17.00 WITA, siap-siap sabar di jalan, yah. Tenang saja, aman ji itu, cuma butuh sedikit ekstra waktu. Tips dari lapangan: kalau bisa datang pi agak lebih awal supaya dapat parkir lebih dekat dan tidak terlalu lama terjebak di kerumunan.

Situasi Lalu Lintas dan Parkir di Kawasan Takjil Jalan Saosao

Warga Kota Lulo, harus jujur kita bilang: arus lalulintas di sekitar Takjil Jalan Saosao ini kadang jadi situasi senam jantung. Motor sering berhenti mendadak di pinggir jalan buat beli takjil, mobil pelan-pelan cari celah parkir, membuat ruas jalan menyempit. Tapi aparat dan warga sekitar sudah cukup sigap mengingatkan satu sama lain, supaya jangan sampai mengganggu pengguna jalan lain, toh.

Parkir biasanya memanfaatkan bahu jalan dan beberapa lahan kosong milik warga. Ada juga juru parkir yang membantu mengatur, jadi jangan kaget kalau diminta bayar parkir standar. Kassian juga mereka cari rezeki jelang buka puasa. Kalau mau lebih aman, banyak warga menyarankan parkir sedikit menjauh lalu jalan kaki beberapa meter. Selain lebih leluasa, bisa sekalian cuci mata lihat semua jajanan yang ada.

Ragam Menu Favorit di Pusat Takjil Jalan Saosao

Weh, menyala abangku! Soal pilihan menu, Takjil Jalan Saosao ini memang nda ada obatnya. Dari ujung ke ujung, deretan menu seolah tidak ada habisnya. Kolak pisang, es campur, es palu butung, es jeruk dingin, sirup rasa-rasa, sampai camilan khas Sultra seperti sinonggi kering, barongko, cucur, dan aneka kue tradisional semua ada.

Tidak hanya itu, lauk pauk berat pun berjajar: ayam goreng, ikan bakar, rica-rica, lapa-lapa, dan aneka tumisan. Jadi bukan cuma tempat cari takjil ringan ji, tapi bisa sekalian belanja makan malam sekalian. Banyak keluarga yang datang langsung bawa kantong besar, sekali belanja langsung komplit untuk satu rumah. Astaga, kalau lapar-lapar berdiri di sini, iman betul-betul diuji, Bosku.

Harga Takjil Jalan Saosao: Bersahabat di Kantong

Dari hasil ngobrol dengan beberapa pembeli, alasan lain yang bikin Takjil Jalan Saosao diminati adalah harga yang masih ramah di kantong. Kisaran harga takjil di sini mulai dari Rp2.000 sampai Rp15.000 per porsi, tergantung jenisnya. Minuman segar rata-rata Rp5.000-Rp8.000, kue-kue kecil dijual paket, dan lauk berat dibandrol bervariasi, tapi masih masuk akal.

“Kalau di sini, seribu dua ribu masih ada nilainya, bisa dapat kue-kue kecil buat anak-anak,” kata seorang ibu yang rutin datang setiap sore. Deh, di tengah naik-turun harga bahan pokok, warga tetap bisa cari suasana buka puasa meriah tanpa harus jebol kantong. Baca Juga: Info Kegiatan MTQ dan Pasar Ramadan di Kendari untuk bandingkan suasana di titik keramaian lain.

Suasana Kekeluargaan di Takjil Jalan Saosao

Tidak cuma soal jual beli, Suasana di Takjil Jalan Saosao ini juga penuh nuansa kekeluargaan. Warga saling sapa, ketemu teman lama, bahkan ada yang janjian bukber tapi belanja takjil di sini dulu. Anak-anak kecil berlarian pelan di antara dewasa, remaja sibuk foto-foto untuk konten media sosial, sementara orang tua memilih menu dengan teliti. Ramadan serasa lengkap di satu ruas jalan saja.

Beberapa pedagang mengaku sudah berjualan tahunan di lokasi ini, dan pembeli pun banyak yang menjadi langganan tetap. “Kalau tidak sempat datang ke Saosao, rasanya kurang Ramadan, di?” begitu celetuk seorang pengunjung sambil tertawa. Mantap djiwa, tradisi dan ekonomi jalan sama-sama di sini.

Harapan Warga untuk Penataan Kawasan Takjil

Saudara-saudaraku, di tengah euforia keramaian Takjil Jalan Saosao, warga juga punya harapan: penataan yang makin baik dari tahun ke tahun. Mulai dari jalur masuk-keluar kendaraan, area parkir resmi, sampai titik sampah agar sisa plastik dan gelas sekali pakai tidak berserakan. Beberapa warga menyampaikan keinginan agar Pemkot Kendari dan pihak terkait membuat jalur khusus pejalan kaki di jam-jam tertentu.

“Bagus mi sebenarnya, ramai, tapi kalau ditata pi lebih rapi, tambah nyaman semua,” kata seorang pengunjung. Semoga pi ke depan, koordinasi antara pedagang, warga, dan pemerintah makin kompak, biar Takjil Jalan Saosao tetap jadi ikon Ramadan di Kendari yang tertib, bersih, dan tentu saja, selalu ramai pengunjung.

Jadi, Sobat Kendari, kalau cari suasana buka puasa yang heboh tapi penuh kehangatan lokal, Takjil Jalan Saosao ini wajib masuk daftar kunjungan. Ingat, datang lebih awal, siapkan uang pas, jaga kebersihan, dan nikmati sensasi berburu takjil di salah satu pusat keramaian paling fenomenal di Kota Lulo ini.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan