Beranda / Peristiwa / Evakuasi Ular: 5 Fakta Mencekam di Mandonga

Evakuasi Ular: 5 Fakta Mencekam di Mandonga

Evakuasi Ular oleh petugas Damkarmat di Mandonga Kendari
0 0
Read Time:4 Minute, 51 Second

Beritakotakendari.comEvakuasi Ular di samping rumah warga Mandonga bikin geger satu Kota Lulo mi, Bosku! Malam yang harusnya tenang di kawasan Mandonga mendadak berubah jadi situasi senam jantung ketika seekor ular tiba-tiba muncul di samping rumah warga. Aih, ngeri ji, saudara-saudaraku! Tim Damkarmat Kota Kendari langsung meluncur dengan sirene meraung, suasana kayak film aksi live di Mandonga, toh.

Evakuasi Ular di Mandonga: Kronologi Lengkap yang Bikin Deg-degan

Berdasarkan informasi yang dihimpun reporter lapangan paling heboh se-Sulawesi Tenggara, kejadian ini berawal saat seorang warga di Kecamatan Mandonga melihat sosok ular melata di area samping rumahnya. Lokasi tepatnya berada di pemukiman padat penduduk, sehingga kepanikan cepat menyebar ke tetangga sekitar. Aih, lautan manusia langsung berkumpul mi di lorong, semua penasaran campur waswas.

Warga yang panik langsung menghubungi petugas Damkarmat Kendari. Tidak lama kemudian, satu unit tim penyelamatan tiba di lokasi dengan perlengkapan lengkap: tongkat penjepit ular, karung khusus, hingga senter taktis. Weh, menyala abang petugas! Mereka turun dari mobil bak pahlawan super, tapi versi Kendari punya, toh.

Sambil menenangkan warga, petugas melakukan penyisiran di sekitar samping rumah. Penerangan seadanya membuat situasi makin mencekam. “Tenang mi, aman ji, jangan dekat-dekat, biar kami kerja dulu,” kurang lebih begitu imbauan petugas ke warga yang berkerumun. Beberapa anak kecil langsung diamankan lebih jauh agar tidak mendekat, kassian kalau sampai terpeleset atau kaget.

Menurut keterangan sementara, ular tersebut diduga masuk dari area semak dan saluran air di belakang rumah yang jarang dibersihkan. Kondisi lingkungan yang lembap dan banyak celah menjadi tempat favorit reptil seperti ini. Baca Juga: Update Kegiatan Pemkot Kendari Soal Kebersihan Lingkungan agar kita semua makin paham pentingnya jaga selokan dan halaman rumah tetap rapi.

Evakuasi Ular Bikin Geger: Aksi Damkarmat Kendari di TKP

Saat ular berhasil terdeteksi di sela-sela tumpukan barang di samping rumah, suasana langsung naik satu level, Bosku. Teriakan kecil dari warga terdengar, dan beberapa orang mundur beberapa langkah. “Astaga! Di situ tohnya!” kurang lebih begitu reaksi spontan warga yang pertama kali melihat kepala ular muncul dari balik tumpukan.

Petugas Damkarmat kemudian bergerak cepat. Dengan teknik khusus, ular dijepit menggunakan tongkat penjepit, lalu perlahan diangkat. Aih, momentumnya betul-betul kayak adegan final pertandingan, semua tahan napas. Begitu ular berhasil masuk ke dalam karung pengaman, terdengar sorak lega dari warga. Mantap djiwa! Macam gol penentu di final sepak bola, mi.

Komandan regu di lokasi menjelaskan bahwa penanganan Evakuasi Ular harus dilakukan oleh petugas terlatih. Ular, apalagi yang belum diketahui jenisnya secara pasti di awal, bisa berbahaya jika ditangani sembarangan. Mereka menegaskan agar warga jangan coba-coba menangkap sendiri hanya bermodal nekat, toh. “Kalau lihat ular, hubungi mi Damkarmat atau aparat setempat, jangan heroik sendiri,” begitu kira-kira pesan mereka.

Setelah dievakuasi, ular tersebut akan diamankan sementara untuk kemudian dilepas di habitat yang lebih jauh dari pemukiman warga. Ini penting supaya keseimbangan ekosistem tetap terjaga, dan warga pun bisa tidur lebih tenang malam ini. Aih, bisa tarik napas lega pi warga Mandonga.

Respons Warga Mandonga: Campur Takut, Lega, dan Penasaran

Warga Mandonga yang menyaksikan langsung Evakuasi Ular ini mengaku deg-degan bercampur penasaran. Ada yang sibuk merekam pakai ponsel, ada yang menggendong anaknya tinggi-tinggi supaya bisa lihat, ada juga yang memilih memantau dari jendela rumah saja. Situasi betul-betul geger geden, tapi tetap terkendali berkat koordinasi petugas di lapangan.

Seorang ibu rumah tangga yang rumahnya bersebelahan dengan lokasi kejadian mengaku sempat gemetar ketika tahu ada ular di samping rumah. “Takutku mi kalau masuk kamar, kasian anak-anak,” ujarnya dengan nada lega setelah ular berhasil diangkat. Sementara itu, anak-anak muda di sekitar lokasi malah sempat berceletuk, “Weh, seru ji, kayak nonton konten viral langsung!” Aih, generasi konten memang beda, toh.

Kendati suasana sempat ramai, petugas terus mengimbau warga agar tidak terlalu dekat dengan area evakuasi demi keamanan. Mereka juga mengingatkan supaya tidak menyebarkan informasi hoaks soal ukuran atau jenis ular yang dievakuasi. “Jangan dilebih-lebihkan mi, bilangnya naga atau anaconda, padahal bukan,” kata salah satu petugas sambil bercanda mencairkan suasana.

Buat Sobat Kendari yang tinggal di kawasan padat seperti Mandonga, penting sekali untuk rutin memeriksa halaman, tumpukan kayu, dan barang-barang yang tidak terpakai di sekitar rumah. Ular sering memanfaatkan tempat-tempat gelap dan lembap untuk bersembunyi. Baca Juga: Kondisi Terkini Pasar Baru Kendari dan Penataan Lingkungan sebagai perbandingan bagaimana area ramai pun bisa diminimalkan potensi gangguan hewan liar dengan tata ruang yang baik.

Imbauan Resmi Usai Evakuasi Ular: Warga Diminta Waspada Tapi Jangan Panik

Pascakejadian Evakuasi Ular di Mandonga ini, Damkarmat Kendari menyampaikan imbauan resmi agar warga di seluruh kecamatan tetap waspada, terutama saat memasuki musim hujan ketika habitat alami satwa sering tergenang atau terganggu. Ular dan hewan liar lainnya bisa berpindah mencari tempat kering, dan rumah warga sering jadi sasaran tanpa disengaja.

Petugas menyarankan warga untuk:

  • Membersihkan pekarangan dan samping rumah secara rutin.
  • Tidak menumpuk barang bekas terlalu dekat dengan dinding rumah.
  • Memastikan saluran air dan got tidak tersumbat.
  • Segera melapor jika melihat ular atau hewan liar lain di sekitar rumah.

Aih, kedengarannya sepele ji, tapi inilah cara-cara sederhana yang bisa menyelamatkan kita dari situasi mendadak mencekam seperti tadi malam. Warga juga diminta untuk menyimpan nomor layanan darurat Damkarmat dan aparat setempat di ponsel masing-masing. Tunggu pi petugas yang terlatih datang, jangan dulu ambil tindakan berbahaya sendiri.

Pemerintah Kota Kendari belakangan ini juga gencar menyerukan pentingnya kebersihan lingkungan dan pengelolaan sampah rumah tangga. Baca Juga: Program Lingkungan Bersih Pemkot Kendari di Berbagai Kecamatan untuk melihat bagaimana upaya ini terhubung langsung dengan berkurangnya risiko gangguan satwa liar di kawasan permukiman.

Warga Kota Lulo, kejadian Evakuasi Ular di Mandonga ini jadi alarm pengingat keras buat kita semua: lingkungan yang bersih dan tertata bukan cuma soal estetika, tapi juga soal keselamatan. Deh, nda ada obatnya kalau kita sudah kompak jaga lingkungan bersama, niscaya kejadian mencekam seperti ini bisa diminimalkan. Untuk malam ini, Mandonga bisa tidur sedikit lebih tenang, tapi kewaspadaan tetap harus hidup, toh.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan