Beritakotakendari.com – Kebakaran Puuwatu bikin geger satu Kota Kendari mi, Bosku! Warga Kota Lulo di Puuwatu malam ini disuguhkan pemandangan mencekam bak film aksi: kobaran api menjilat atap rumah, suara kaca pecah, dan teriakan warga saling panggil nama keluarga. Api disebut pertama kali muncul dari kamar bagian belakang rumah, tapi penyebab pastinya masih diselidiki aparat kepolisian dan tim pemadam kebakaran, kassian.
Reporter lapangan paling heboh se-Sulawesi Tenggara hadir langsung di lokasi, Sobat Kendari! Di lorong yang mendadak gelap karena listrik dipadamkan, warga berlarian selamatkan barang, sementara petugas damkar berjibaku menyemprotkan air. Aih, ngeri! Situasi senam jantung toh, tapi pelan-pelan bisa dikendalikan berkat respon cepat tim di lapangan.
Kebakaran Puuwatu: Kronologi Api Muncul dari Kamar Belakang
Berdasarkan keterangan sementara beberapa saksi mata yang sempat diwawancarai di lokasi Kebakaran Puuwatu, api pertama kali terlihat menyala dari kamar bagian belakang rumah. “Tadi api muncul di belakang itu, saya kira cuma lampu saja, ternyata sudah menyala besar,” ujar salah satu warga yang rumahnya bersebelahan, dengan napas masih tersengal.
Warga mengaku awalnya mendengar bunyi seperti letupan kecil, lalu disusul asap tebal kehitaman yang mengepul. Dalam hitungan menit, api sudah menjalar ke plafon dan atap seng. “Cepat sekali mi api naik, nda sampai 10 menit sudah besar,” tambahnya. Deh, nda ada obatnya kalau api sudah ketemu material mudah terbakar, Sobat Kendari.
Sejumlah motor dan perabot rumah tangga jadi korban, sementara beberapa dokumen penting diduga ikut hangus. Beruntung, hingga laporan ini diturunkan, belum ada laporan korban jiwa. Namun, beberapa warga sempat panik karena anak-anak dan orang tua lanjut usia harus dievakuasi terburu-buru. Aih, situasi begini bikin kita elus dada ji.
Baca Juga: Update Penanganan Bencana oleh Pemkot Kendari
Penyebab Kebakaran di Puuwatu Masih Diselidiki Aparat
Meski api diduga kuat berasal dari kamar belakang, polisi belum bisa memastikan sumber pasti Kebakaran Puuwatu. Petugas kepolisian dari Polsek setempat dan tim Inafis dikabarkan akan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah lokasi benar-benar aman dan bara api dipastikan padam total.
“Untuk sementara, kami belum bisa menyimpulkan, apakah dari arus listrik, kompor, atau faktor lain. Semua masih kami dalami,” ujar seorang petugas yang enggan disebutkan namanya, saat ditemui di lokasi kebakaran. Tenang dulu ji, warga, tunggu pi hasil resmi dari polisi dan damkar, biar tidak simpang siur informasinya.
Yang jelas, malam ini garis polisi sudah dipasang di sekitar rumah yang terbakar. Warga diminta tidak dulu masuk ke area utama kebakaran untuk menghindari runtuhan material maupun sisa bara yang masih menyala kecil-kecil. Astaga, ini peringatan keras buat kita semua soal pentingnya instalasi listrik yang aman dan tidak sembarang menyambung kabel toh.
Respons Cepat Damkar Kendari Redam Kepanikan Warga
Unit pemadam kebakaran Kota Kendari bergerak cepat begitu menerima laporan Kebakaran Puuwatu. Beberapa armada damkar dikerahkan menuju lokasi, dengan sirene meraung membelah malam. Lautan manusia menyingkirkan kendaraan dan membuka jalan, mantap djiwa kerja sama warga dan petugas malam ini.
“Begitu dapat laporan, kami langsung berangkat. Tantangan utama akses jalan lorong yang sempit, tapi alhamdulillah warga sigap bantu buka jalur,” kata salah satu petugas damkar. Mereka berjibaku memadamkan api dari dua sisi: depan rumah dan samping lorong, agar kobaran tidak menjalar ke rumah tetangga yang berdempetan.
Baca Juga: Info Lalu Lintas dan Macet Terkini di Puuwatu dan Mandonga
Weh, menyala abangku! Semangat petugas di lapangan patut diacungi jempol. Meski begitu, beberapa warga mengeluhkan betapa cepatnya api membesar. Ini jadi alarm bahaya nyata bahwa kawasan padat penduduk seperti Puuwatu harus lebih diperhatikan standar keamanannya, baik oleh warga maupun Pemkot. Jangan tunggu kebakaran berikutnya baru sadar pentingnya jalur hidran dan akses mobil damkar, Bosku.
Dampak Kebakaran Puuwatu: Warga Kehilangan Tempat Tinggal
Kebakaran Puuwatu malam ini bukan sekadar berita, tapi duka nyata untuk keluarga yang rumahnya hangus. Sejumlah korban tampak terduduk lemas di pinggir jalan, memeluk pakaian seadanya yang sempat diselamatkan. Kassian, beberapa anak menangis mencari mainan dan buku sekolahnya yang sudah jadi abu.
Data lengkap jumlah rumah terdampak dan total kerugian materi masih dalam pendataan aparat kelurahan dan BPBD. Namun dari pantauan langsung di lapangan, setidaknya satu rumah rusak berat dengan bagian atap dan interior ludes terbakar. Warga sekitar bergotong-royong menyediakan minum dan makanan ringan darurat, simbol kuatnya solidaritas warga Kota Lulo di saat krisis begini.
Baca Juga: Agenda MTQ dan Kegiatan Keagamaan di Kota Kendari
Imbauan Keamanan: Warga Diminta Waspada, Jangan Panik
Pascakejadian Kebakaran Puuwatu, aparat kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran rumah. Mulai dari pengecekan kabel dan stop kontak, penggunaan kompor gas, hingga kebiasaan menumpuk colokan listrik di satu titik. Hal sepele bisa berubah jadi bencana kalau kita lalai, di?
Untuk malam ini, warga di sekitar lokasi diminta tetap tenang ji dan tidak terpancing isu-isu liar. “Yang penting, kita bantu dulu korban dan serahkan proses penyelidikan ke aparat. Nanti pi kalau sudah ada hasil, pasti disampaikan resmi,” ujar salah satu tokoh masyarakat setempat.
Saudara-saudaraku, peristiwa mencekam ini jadi pengingat keras bahwa bencana bisa datang kapan saja. Tapi dengan kewaspadaan, jalur evakuasi yang jelas, dan koordinasi cepat dengan damkar serta pihak kelurahan, dampaknya bisa kita tekan seminimal mungkin. Aih, semoga korban Kebakaran Puuwatu diberi kekuatan dan segera mendapat bantuan yang layak. Wartawan lapangan paling heboh pamit dulu dari lokasi Puuwatu, tapi pantauan akan terus berlanjut, tunggu pi update selanjutnya di Beritakotakendari.com!






Average Rating