Beritakotakendari.com – Koperasi CU Mentari Kasih Kendari bikin geger satu Kota Kendari, Bosku! Resmi menempati gedung baru, suasana di lokasi betul-betul seperti lautan manusia, warga komunitas, pengurus, sampai tokoh gereja dan tokoh masyarakat tumplek blek di jalan, aih, ngeri! Di tengah panasnya matahari Kendari siang hari, semangat orang-orang ini tetap menyala, seolah bilang: ekonomi kerakyatan di Kota Lulo tidak boleh padam mi, Ji!
Reporter lagi berdiri langsung di depan gedung baru yang tampak megah di tengah permukiman warga. Catnya masih kinclong, spanduk peresmian berkibar, dan suara musik rohani campur sambutan resmi dari pengeras suara menggema sampai ke jalan. Inilah momen yang diklaim pengurus sebagai babak baru penguatan ekonomi komunitas, khususnya anggota Koperasi CU Mentari Kasih Kendari yang tersebar di berbagai sudut kota.
Koperasi CU Mentari Kasih Kendari Resmi Huni Gedung Baru
Astaga, suasana peresmian tadi pagi betul-betul senam jantung, Warga Kota Lulo! Dari pantauan langsung di lokasi, rangkaian acara diawali dengan ibadah syukur, lalu dilanjutkan dengan sambutan dari pengurus, perwakilan tokoh gereja, dan undangan lain yang hadir. Semua menegaskan satu hal: gedung baru ini bukan sekadar bangunan, tapi simbol kemandirian ekonomi jemaat dan komunitas.
“Gedung ini kita bangun sedikit demi sedikit, dari solidaritas anggota. Bukan instan toh, tapi proses panjang,” begitu kira-kira isi sambutan salah satu pengurus yang membuat hadirin beberapa kali mengangguk haru. Aih, memang kalau denger cerita perjuangan begitu, bikin kita elus dada, Kassian, tapi sekaligus bangga.
Koperasi CU Mentari Kasih Kendari sendiri selama ini dikenal sebagai salah satu credit union yang fokus pada penguatan ekonomi keluarga anggota melalui tabungan, pinjaman produktif, dan edukasi keuangan. Dengan adanya gedung baru, pelayanan disebut bakal lebih tertata, nyaman, dan profesional. Tenang saja, aman ji itu barang, begitu keyakinan para pengurus ketika ditanya soal keamanan pengelolaan dana.
Baca juga info lain seputar geliat ekonomi dan keagamaan di Kota Lulo: Baca Juga: Persiapan MTQ Tingkat Kota Kendari dan update seputar kebijakan daerah di sini: Baca Juga: Program Terbaru Pemkot Kendari.
Dorong Ekonomi Komunitas, Bukan Cuma Formalitas
Weh, menyala abangku! Poin paling ditekankan dalam peresmian ini adalah komitmen koperasi untuk betul-betul hadir di tengah kebutuhan ekonomi anggota. Dari hasil wawancara singkat di halaman depan gedung, beberapa anggota mengaku sangat terbantu dengan akses pinjaman modal usaha kecil, mulai dari kios sembako, penjual makanan, sampai usaha jasa.
“Dulu saya ragu-ragu pi mau pinjam di bank, takut proses berbelit dan jaminan. Di koperasi, kita kenal pengurus, prosedurnya dijelaskan pelan-pelan, rasa aman toh,” ujar salah satu anggota yang sehari-hari berjualan di sekitar Pasar Baru. Ia berharap, dengan gedung baru yang lebih representatif, layanan juga makin cepat dan edukasi keuangan makin sering dilakukan.
Selain layanan simpan pinjam, Koperasi CU Mentari Kasih Kendari disebut akan mengembangkan program pelatihan pengelolaan keuangan keluarga dan literasi keuangan dasar. Langkah ini dinilai krusial, agar anggota tidak hanya bisa meminjam, tapi juga paham cara menghitung kemampuan bayar, menyusun anggaran rumah tangga, sampai menabung untuk pendidikan anak. Aih, visi begitu kalau jalan konsisten, masa depan anggota bisa makin terang mi.
Untuk konteks lebih luas soal pusat-pusat ekonomi warga di Kota Lulo, pembaca bisa cek juga liputan lain: Baca Juga: Aktivitas Pedagang di Pasar Baru Kendari yang menggambarkan denyut nadi perdagangan harian yang tak pernah tidur.
Layanan di Gedung Baru: Nyaman, Rapi, dan Lebih Profesional
Dari hasil pantauan di dalam gedung, ruangan pelayanan terlihat tertata dengan meja front office, ruang tunggu ber-AC, serta ruang rapat kecil untuk pertemuan pengurus dan pendidikan anggota. Deh, nda ada obatnya kalau sudah bicara soal peningkatan fasilitas begini, suasana langsung berasa lembaga keuangan modern di jantung Kota Kendari.
Pengurus menjelaskan bahwa pemindahan ke gedung baru ini diharapkan juga mengurangi kepadatan dan antrean yang dulu sering terjadi di lokasi lama. Sekarang, anggota bisa datang, mengambil nomor antrean, menunggu dengan nyaman, sambil sesekali bercengkerama dengan anggota lain. Di? Ini bukan sekadar urusan uang, tapi juga ruang sosial, tempat anggota saling berbagi pengalaman usaha dan saling menguatkan.
“Kalau fasilitas nyaman, anggota betah datang, kita lebih mudah edukasi dan bangun kedekatan. Bukan cuma datang setor atau pinjam, tapi diskusi juga. Di situ ji bedanya CU dengan lembaga lain,” tutur seorang staf yang kami temui di lantai dasar.
Harapan ke Depan: Jadi Motor Ekonomi Warga Kota Lulo
Dengan menempati gedung baru, harapan yang digantungkan ke pundak Koperasi CU Mentari Kasih Kendari juga makin berat, Bosku. Warga menanti kiprah nyata, bukan cuma seremoni satu hari yang viral lalu hilang begitu saja. Apalagi di tengah situasi ekonomi yang naik turun belakangan ini, keberadaan lembaga seperti ini bisa jadi bantalan bagi keluarga kecil yang sedang berjuang.
Beberapa undangan yang hadir mengungkapkan harapan agar koperasi ini bersinergi lebih erat dengan program pemberdayaan pemerintah kota maupun gereja. “Kalau semua jalan bersama, dampaknya bisa berlipat toh, bukan sendiri-sendiri,” kata salah satu tokoh masyarakat. Sinergi dengan program ekonomi kreatif, UMKM, hingga pelatihan wirausaha dinilai bisa membuat anggota bukan cuma bertahan, tapi naik kelas.
Warga Kota Lulo menunggu pi langkah-langkah konkret selanjutnya: perluasan jaringan layanan, digitalisasi sistem administrasi, sampai transparansi laporan keuangan rutin demi menjaga kepercayaan anggota. Kalau tiga hal itu bisa terjaga, aih, Koperasi CU Mentari Kasih Kendari berpotensi jadi salah satu ikon ekonomi komunitas paling membanggakan di Sulawesi Tenggara.
Dari depan gedung baru yang masih ramai dengan sesi foto-foto dan obrolan hangat, reporter menutup laporan dengan satu catatan: di tengah gegap gempita peresmian hari ini, yang paling penting adalah keberlanjutan. Peresmian bisa satu hari, tapi mengurus harapan dan keringat anggota adalah pekerjaan sepanjang tahun. Tenang saja, kami akan pantau terus perkembangan koperasi ini, dan bakal kembali lapor ke Warga Kota Lulo kalau ada gebrakan baru yang mengguncang ekonomi komunitas lagi.






Average Rating