Beritakotakendari.com – Pengedar Sabu Kendari bikin geger satu Kota Lulo mi, Bosku! Tim Direktorat Reserse Narkoba Polda Sulawesi Tenggara (Sultra) meringkus tiga orang terduga pengedar sabu di Kota Kendari, dua di antaranya ternyata residivis kasus narkotika. Astaga, situasi senam jantung di lapangan, wartawan sampai lari-lari kecil ikut polisi, aih ngeri ji!
Saudara-saudaraku, penangkapan ini disebut jadi salah satu operasi paling serius awal tahun di Kendari. Tim opsnal Ditresnarkoba menggerebek beberapa titik yang diduga kuat jadi jalur peredaran sabu. Warga sekitar sempat berkerumun, lautan manusia kecil-kecilan, semua mau lihat langsung siapa saja yang dibekuk polisi Toh.
Pengedar Sabu Kendari Ditangkap: Kronologi Operasi Malam Mencekam
Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, tim Ditresnarkoba Polda Sultra bergerak setelah menerima laporan masyarakat soal aktivitas mencurigakan di salah satu kawasan permukiman di Kota Kendari. Operasi berjalan senyap mi, tanpa banyak suara, demi menghindari kebocoran informasi.
“Kita sudah lakukan penyelidikan beberapa hari, baru kemudian kita lakukan penangkapan terhadap tiga orang yang diduga sebagai pengedar,” begitu kira-kira penjelasan salah satu petugas di lokasi kepada awak media. Weh, menyala abangku, kerja intelijennya rapi ji!
Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan paket sabu yang diduga siap edar, lengkap dengan alat komunikasi dan beberapa barang bukti pendukung lain. Sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait jaringan yang menaungi para terduga pelaku ini. Aih, memang situasi ini bikin kita elus dada, warga Kota Kendari lagi-lagi harus berhadapan dengan ancaman narkoba.
Baca Juga: Razia Narkoba di Kawasan Mandonga Berujung Panik Warga
Pengedar Sabu Kendari dan Fakta Dua Residivis Narkotika
Yang bikin suasana tambah geger, Bosku, dua dari tiga terduga Pengedar Sabu Kendari ini ternyata pernah masuk penjara sebelumnya karena kasus narkotika. Astaga, keluar penjara bukannya tobat, malah diduga balik lagi di jalur terlarang. Kassian sekali keluarga dan korban penyalahgunaan narkoba di luar sana.
Polisi menyebut, status residivis ini jadi salah satu alasan penyidik bergerak cepat dan tegas. Mereka diduga tidak kapok dan kembali menjalankan bisnis haram. Tenang saja, aman ji proses hukumnya, karena seluruh barang bukti dan identitas pelaku sudah diamankan untuk memperkuat berkas perkara.
Di lokasi penangkapan, beberapa warga sempat bersuara lantang, mengeluhkan peredaran sabu yang makin meresahkan. “Tiap malam ada saja orang mondar-mandir, kita curiga mi sebenarnya,” ujar salah satu warga setempat. Situasi di TKP sempat mencekam, namun polisi berhasil meredam suasana sehingga tidak terjadi keributan berarti.
Baca Juga: Pemkot Kendari Gencarkan Sosialisasi Bahaya Narkoba di Sekolah
Peran Polda Sultra dan Imbauan Keras ke Warga Kota Lulo
Polda Sultra menegaskan akan terus menggeber operasi anti-narkotika di seluruh wilayah, termasuk Kota Kendari yang jadi pusat pergerakan orang dan barang di Sulawesi Tenggara. “Kami tidak akan kasih ruang bagi pengedar dan bandar narkoba,” begitu kurang lebih penegasan aparat. Mantap djiwa, jangan kasih kendor pi!
Warga Kota Lulo diimbau agar tidak ragu melapor jika melihat gerak-gerik mencurigakan di lingkungan masing-masing. Tenang mi, identitas pelapor biasanya dirahasiakan ji. Kerja sama masyarakat dan polisi jadi benteng utama menghadang sabu masuk kompleks perumahan, kos-kosan, sampai tempat hiburan.
Pengedar Sabu Kendari dan Ancaman Bagi Generasi Muda
Sobat Kendari, dampak peredaran sabu ini bukan main-main Toh. Bukan cuma soal hukum, tapi juga kesehatan, ekonomi keluarga, dan masa depan generasi muda. Sekali terjerat, susah ji lepas, banyak yang akhirnya kehilangan pekerjaan, hancur hubungan keluarga, dan berujung di balik jeruji besi.
Pemerhati sosial di Kendari mengingatkan, perang melawan narkoba tidak bisa dibebankan ke polisi saja. Orang tua diminta lebih peka terhadap perubahan sikap anak, tetangga saling jaga, komunitas dan tokoh agama diminta aktif sosialisasi. Di tengah gegap gempita pembangunan, jangan sampai Kota Kendari pelan-pelan digerogoti jaringan narkotika.
Baca Juga: Warga Padati Pasar Baru Kendari, Polisi Sisipkan Edukasi Anti Narkoba
Langkah Lanjut Usai Penangkapan Pengedar Sabu Kendari
Setelah meringkus tiga terduga Pengedar Sabu Kendari, penyidik Ditresnarkoba Polda Sultra akan menelusuri alur suplai barang haram ini. Fokus mereka bukan hanya di level pengedar kecil, tapi juga berupaya menguak siapa bandar utama yang bermain di balik layar. Aih, kalau jaringannya terbongkar, bisa geger geden satu Sultra pi!
Untuk sementara, ketiga terduga pelaku ditahan di rutan Polda Sultra untuk pemeriksaan intensif. Mereka terancam pasal berlapis terkait kepemilikan dan peredaran narkotika. Proses hukum masih berjalan, jadi publik diminta menunggu pi keterangan resmi lengkap dari pihak kepolisian.
Warga Kota Lulo, mari jadikan peristiwa ini alarm bahaya yang berbunyi nyaring di telinga kita semua. Jangan kasih ruang sedikitpun bagi peredaran sabu di Kendari. Kalau bukan kita yang jaga kota ini, siapa lagi Toh?





Average Rating