Beranda / Peristiwa / Reses DPRD Sultra: 5 Fakta Geger Suara Warga Abeli

Reses DPRD Sultra: 5 Fakta Geger Suara Warga Abeli

Reses DPRD Sultra di Abeli Dalam bahas infrastruktur
0 0
Read Time:4 Minute, 34 Second

Beritakotakendari.comReses DPRD Sultra di Kelurahan Abeli Dalam malam ini, Bosku, betul-betul menyala mi! Anggota DPRD Sultra dari Fraksi PDIP, Hj. Gunartin, turun langsung dengar jeritan warga soal infrastruktur yang bikin senam jantung: jalan rusak, drainase mampet, sampai lampu jalan yang sering gelap gulita. Warga Kota Lulo tumpah ruah, lautan manusia betul, semua berebut mikrofon untuk curhat ke wakil rakyatnya.

Di lokasi reses yang digelar sederhana tapi padat massa ini, suasana terasa campur aduk: haru, emosi, tapi juga harapan. Aih, ngeri! Semua mata tertuju pada satu pertanyaan: kapan mi infrastruktur di Abeli Dalam ini dibenahi serius, Toh?

Reses DPRD Sultra di Abeli Dalam: Warga Curhat Soal Jalan Rusak

Sobat Kendari, suasana di Abeli Dalam sejak sore sudah ramai. Kursi plastik tersusun, tenda berdiri, dan warga mulai berkumpul sambil membahas kondisi jalan lingkungan yang sudah lama rusak. Banyak yang mengeluh, kalau hujan, becek dan berlubang, kalau panas, debu naik sampai ke teras rumah. “Kami ini tiap hari lewat sini, kasian anak sekolah, hampir jatuh-jatuh,” ungkap salah satu warga yang kami temui di lokasi.

Hj. Gunartin, sebagai anggota DPRD Sultra dari Fraksi PDIP, naik ke podium dan langsung disambut tepuk tangan meriah. Dengan nada tegas tapi tenang ji, beliau menyampaikan bahwa aspirasi warga soal perbaikan jalan ini akan dibawa ke tingkat provinsi, disinkronkan dengan kewenangan kabupaten/kota dan OPD teknis terkait. “Jalan yang menjadi kewenangan provinsi akan kami dorong masuk dalam perencanaan. Yang kewenangan kota, akan kami koordinasikan dengan Pemkot Kendari,” ujarnya.

Weh, menyala abangku! Warga yang hadir tampak lega, meski tetap mendesak agar jangan cuma janji pi. Mereka minta ada jadwal dan tindak lanjut yang jelas. Baca Juga: Sorotan Publik Soal Proyek Jalan di Mandonga.

Masalah Drainase dan Banjir Jadi Isu Panas di Reses DPRD Sultra

Bukan cuma jalan, Bosku. Masalah drainase di Abeli Dalam juga jadi isu paling mencekam malam itu. Warga mengeluhkan kalau hujan deras, air meluap masuk ke rumah-rumah. Situasi senam jantung, apalagi kalau malam dan air tiba-tiba naik. “Setiap musim hujan kami siaga, kasian barang-barang di rumah bisa terendam,” keluh seorang ibu rumah tangga di sela-sela reses.

Menanggapi itu, Hj. Gunartin menjelaskan bahwa perencanaan saluran drainase butuh data teknis yang rapi: elevasi, arah aliran, dan titik-titik rawan banjir. Ia berjanji akan mengawal koordinasi lintas instansi, termasuk mendorong sinergi antara Pemkot Kendari dan Pemerintah Provinsi Sultra. “Ini tidak bisa setengah-setengah, harus tuntas. Kalau tidak, tiap tahun kita bicara banjir ji terus,” tegasnya.

Aih, memang situasi ini bikin kita elus dada. Di satu sisi, pembangunan kota maju, tapi di sisi lain, warga di kawasan pinggiran seperti Abeli Dalam masih berjuang dengan masalah-masalah dasar infrastruktur. Baca Juga: Program Penanganan Banjir di Wilayah Kota Lama.

Lampu Jalan dan Keamanan Warga: Malam Gelap Bikin Cemas

Warga Kota Lulo yang datang ke reses ini juga angkat suara soal lampu jalan. Mereka mengaku kalau malam, beberapa titik di Abeli Dalam gelap gulita. Astaga, bikin ngeri lewat sendirian! Selain rawan kecelakaan, warga juga khawatir soal keamanan. “Gelap begini, kita pulang dari pasar atau dari kerja malam takut, Toh,” kata seorang pemuda yang biasa pulang kerja larut malam.

Menjawab keluhan itu, Hj. Gunartin menyatakan akan mendorong peningkatan jaringan penerangan jalan umum (PJU) di wilayah tersebut. Menurutnya, lampu jalan bukan hanya soal estetika kota, tapi menyangkut rasa aman dan kenyamanan publik. Ia mengajak warga untuk aktif melapor jika ada titik lampu mati, agar bisa segera ditindaklanjuti oleh dinas terkait. “Tenang saja, aman ji kalau kita kawal sama-sama. Aspirasi malam ini saya catat semua,” ujarnya sambil menunjukkan buku catatannya di hadapan warga.

Peran Reses DPRD Sultra: Dari Aspirasi Warga ke Kebijakan Nyata

Bosku, perlu kita luruskan mi di sini: Reses DPRD Sultra bukan acara seremonial biasa-biasa ji. Reses adalah momen resmi anggota dewan turun ke dapil untuk menyerap aspirasi, yang kemudian akan dirumuskan dalam pokok-pokok pikiran dewan (pokir). Dari sinilah nanti lahir usulan program dan kegiatan di APBD. Jadi apa yang disampaikan warga Abeli Dalam malam ini, punya jalur formal untuk di-follow up, bukan sekadar curhat pi.

Hj. Gunartin menegaskan bahwa aspirasi infrastruktur dari Abeli Dalam akan dipilah berdasarkan kewenangan: mana yang bisa masuk APBD provinsi, mana yang harus didorong lewat koordinasi dengan Pemkot Kendari. “Kami ini di provinsi, tapi dapil kami bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga di lapangan. Jadi kita harus rajin-rajin komunikasi dengan lurah, camat, dan dinas teknis, Toh,” jelasnya.

Weh, mantap djiwa kalau jalur koordinasi ini berjalan lancar. Warga pun berharap jangan ada lagi program yang tidak tepat sasaran. Baca Juga: Agenda Terbaru Pemkot Kendari Soal Peningkatan Infrastruktur.

Harapan Warga Abeli Dalam: Jangan Hanya Ramai Saat Reses Ji

Di ujung acara, beberapa tokoh masyarakat menyampaikan harapan yang menohok tapi penuh kesopanan khas warga Kendari. Mereka berharap kehadiran wakil rakyat tidak hanya terasa saat reses ji. “Kami ini senang mi kalau ibu dewan datang, tapi lebih senang lagi kalau kami bisa lihat hasilnya di lapangan: jalan mulus, drainase lancar, lampu jalan terang,” tutur seorang tokoh setempat.

Sobat Kendari, itulah denyut nadi demokrasi di akar rumput yang kami saksikan langsung malam ini di Abeli Dalam. Sederhana, tapi sarat makna. Dari kursi plastik di bawah tenda, suara warga menggema sampai ke meja kebijakan di Kendari dan provinsi, kalau betul-betul dikawal. Sekarang, tantangannya: sejauh mana hasil Reses DPRD Sultra ini akan terwujud dalam bentuk aspal yang halus, saluran yang tidak lagi tersumbat, dan lampu yang terang benderang?

Aih, warga Kota Lulo cuma mau bukti, bukan janji pi. Kita pantau sama-sama, Toh? Beritakotakendari.com akan terus mengikuti perkembangan realisasi usulan infrastruktur dari Abeli Dalam ini, agar suara warga tidak hilang ditelan angin politik.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan