Beranda / Peristiwa / E-Government: 5 Fakta Geger Munas AIPPTM Kendari

E-Government: 5 Fakta Geger Munas AIPPTM Kendari

Suasana simposium nasional E-Government di UM Kendari
0 0
Read Time:4 Minute, 9 Second

Beritakotakendari.comE-Government bikin geger satu Kota Kendari mi, Bosku! Dari kampus Universitas Muhammadiyah (UM) Kendari, suasana Simposium Nasional dan Munas AIPPTM 2026 malam sampai siang ini betul-betul seperti lautan manusia, Sobat Kendari! Lampu sorot, spanduk besar, sampai deretan tamu penting berjejer rapi, semua fokus ke satu hal: dorongan Andi Sumangerukka agar pemerintah daerah masuk gaspol ke era pemerintahan digital.

Warga Kota Lulo, aih, dari pintu gerbang kampus saja sudah terasa atmosfer nasionalnya. Delegasi perguruan tinggi, perwakilan pemda dari berbagai daerah, sampai aktivis muda tumplek di Kendari. “Ini momentum, jangan setengah hati lagi urus E-Government,” begitu kurang lebih pesan keras Andi Sumangerukka yang bikin ruangan bergemuruh tepuk tangan.

E-Government di Munas AIPPTM 2026 UM Kendari

Di aula utama UM Kendari, kursi nyaris penuh mi, Kassian yang datang terlambat harus berdiri di belakang. Panitia Simposium Nasional dan Musyawarah Nasional Asosiasi Ilmu Pemerintahan Perguruan Tinggi Muhammadiyah (AIPPTM) 2026 menata acara dengan format semi-forum, sehingga para peserta bisa langsung menyambar isu E-Government yang lagi panas-panasnya.

Andi Sumangerukka, yang selama ini dikenal dekat dengan isu-isu pembangunan Sulawesi Tenggara, menegaskan bahwa E-Government bukan lagi pilihan, tapi keharusan. “Kalau masih bertahan dengan pola manual, kita akan tertinggal jauh,” begitu garis besarnya. Weh, menyala abangku! Tegas tapi tenang, gaya bicara beliau bikin peserta manggut-manggut.

Ia menyoroti betapa pentingnya integrasi data antara pemerintah daerah, kampus, dan pelaku usaha. Menurutnya, Simposium Nasional dan Munas AIPPTM 2026 di UM Kendari ini momen emas untuk menyiapkan SDM dan roadmap. Tenang ji, bukan cuma teori di, tapi dorongan untuk aksi nyata di lapangan.

Sobat Kendari yang mengikuti perkembangan kota, kaitannya jelas toh dengan transformasi pelayanan publik kita di Kendari, mulai dari perizinan, pajak, sampai urusan administrasi kependudukan. Baca Juga: Rencana Digitalisasi Layanan Pemkot Kendari yang sebelumnya sudah dibahas di forum-forum resmi pemerintah kota.

5 Poin Penting E-Government yang Didorong

Aih, biar tidak setengah-setengah, berikut lima garis besar dorongan E-Government yang mencuat di forum heboh UM Kendari ini:

  1. Integrasi Sistem
    Andi menekankan perlunya satu data dan satu pintu layanan. Jangan lagi layanan terpisah-pisah di, bikin warga pusing tujuh keliling. Sistem harus terhubung dari tingkat kelurahan sampai provinsi.
  2. Transparansi Anggaran dan Program
    Melalui E-Government, masyarakat bisa mengawasi belanja daerah. Astaga, kalau ini jalan, ruang untuk kongkalikong bisa makin sempit. Ini sekaligus jawab tuntutan akuntabilitas yang selama ini disorot banyak pihak.
  3. Penguatan SDM Pemerintah
    Bukan cuma beli aplikasi lalu selesai, Bosku. Pegawai harus dilatih. Di sinilah peran kampus seperti UM Kendari dan jaringan AIPPTM. Baca Juga: Kerja Sama Kampus dan Pemda Kendari yang lagi dirancang untuk magang dan riset kebijakan.
  4. Layanan Publik Serba Online
    Dorongan agar pemda menyiapkan layanan 24 jam berbasis aplikasi dan web. Warga cukup dari rumah, dari pasar, bahkan dari kawasan baru seperti Pasar Baru, semua bisa diakses. Baca Juga: Kondisi Terkini Pasar Baru Kendari yang juga diproyeksikan terkoneksi dengan sistem digital ke depan.
  5. Keamanan Data dan Kepercayaan Publik
    Andi mengingatkan, kalau data warga bocor, tamat ji kepercayaan masyarakat. Jadi sistem keamanan, regulasi, dan pengawasan harus jalan seiring, bukan pi nanti setelah ada masalah baru sibuk benahi.

Suasana Simposium: Riuh Tapi Penuh Gagasan

Saudara-saudaraku, suasana di aula UM Kendari betul-betul sensasi senam jantung. Setiap sesi tanya jawab, tangan peserta langsung teracung. Dosen-dosen ilmu pemerintahan, mahasiswa, dan perwakilan pemda saling lempar pandangan. Deh, nda ada obatnya ini diskusi, panas tapi tetap ilmiah.

Beberapa peserta dari luar Sulawesi bahkan memuji kesiapan Kendari jadi tuan rumah. Infrastruktur kampus, jaringan internet, sampai dukungan Pemkot Kendari disebut sudah cukup mumpuni untuk event nasional se-kaliber ini. “Kendari ini kota berkembang cepat, cocok jadi laboratorium E-Government,” kata salah satu narasumber yang sempat kami wawancarai di lorong aula.

Di luar gedung, stan-stan yang menampilkan produk riset dan inovasi pelayanan publik berjajar. Ada demo aplikasi pelayanan perizinan, sistem surat menyurat digital, sampai prototype dashboard data kota. Aih, kalau semua ini diadopsi pemda secara serius, bisa-bisa wajah birokrasi berubah total dalam beberapa tahun ke depan, Toh?

Dampak ke Masa Depan Kendari dan Sulawesi Tenggara

Dorongan E-Government di forum besar seperti Munas AIPPTM 2026 UM Kendari ini bukan sekadar wacana akademik. Kalau rekomendasinya diambil serius, Kendari bisa jadi role model kota digital di kawasan timur Indonesia. Iklim investasi lebih ramah, layanan publik makin cepat, dan peluang korupsi makin sempit. Mantap djiwa!

Tentu, tantangannya tidak ringan. Masih ada daerah yang blank spot internet, SDM yang belum siap, dan kebiasaan kerja lama yang susah diubah. Tapi, seperti ditekankan berulang kali di forum ini: kalau tidak mulai dari sekarang, pi kapan lagi? Alarm perubahan sudah bunyi nyaring mi.

Warga Kota Lulo, tinggal kita kawal bersama bagaimana rekomendasi Simposium Nasional dan Munas AIPPTM 2026 UM Kendari ini dikonkretkan dalam kebijakan. Dari gedung kampus yang lagi jadi pusat perhatian nasional ini, semoga lahir langkah nyata yang dirasakan langsung di loket pelayanan, kantor kelurahan, sampai pasar dan terminal.

Reporter lapangan paling heboh se-Sultra melaporkan langsung dari UM Kendari, aih, ngeri memang geliat E-Government ini. Tenang ji, kami akan terus pantau dan kabarkan perkembangan berikutnya untuk Sobat Kendari semua.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan