Beranda / Peristiwa / Maling Burung Kendari: 3 Fakta Geger Terekam CCTV

Maling Burung Kendari: 3 Fakta Geger Terekam CCTV

Lokasi kasus Maling Burung Kendari di perumahan yang terekam CCTV
0 0
Read Time:4 Minute, 52 Second

Beritakotakendari.comMaling Burung Kendari bikin geger satu kompleks perumahan di Kota Lulo, Bosku! Rekaman CCTV yang beredar ini jelas-jelas memperlihatkan aksi pencuri yang dengan santainya angkut sangkar beserta burung kesayangan korban. Aih, ngeri mi! Kerugian ditaksir sekitar Rp2 juta, bukan angka kecil ji untuk penghobi burung di tengah harga pakan dan peralatan yang lagi naik.

Reporter lapangan kami lagi berdiri langsung di depan salah satu rumah di kawasan perumahan tempat kejadian, suasana masih tegang tapi tetap ramai dengan warga yang saling bertukar cerita. “Baru liat pi tadi pagi di grup WA kompleks, kaget sekali toh, ternyata itu pelaku tenang sekali gayanya,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Kejadian ini sekaligus jadi alarm bahaya buat warga Kendari yang hobi pelihara burung di teras rumah. Sudah bukan rahasia lagi, harga burung kicau bisa selangit – dari ratusan ribu sampai jutaan rupiah, tergantung jenis dan kualitas suara. Jadi ketika ada maling beraksi di perumahan yang selama ini dianggap aman-aman ji, langsung senam jantung semua orang.

Baca Juga: Update Keamanan Lingkungan di Mandonga

Baca Juga: Respons Cepat Pemkot Kendari soal Kriminalitas

Baca Juga: Suasana Malam di Pasar Baru Setelah Kasus Pencurian

Kronologi Maling Burung Kendari Terekam CCTV

Dari rekaman CCTV yang beredar, terlihat seorang pria datang ke area perumahan pada dini hari, saat suasana masih sepi dan lampu jalan redup. Pelaku diduga sudah observasi lokasi sebelumnya, karena gerak-geriknya tampak cukup yakin, tidak ragu-ragu ji. Ia berjalan pelan di depan rumah korban, memastikan situasi sekitar, lalu mendekat ke teras tempat sangkar burung digantung.

Dalam hitungan menit saja, pelaku langsung menurunkan sangkar, memeriksa sebentar, lalu mengangkatnya dan pergi begitu saja seolah-olah itu barang miliknya sendiri. Weh, menyala abangku, nekat sekali! Tidak ada suara gaduh terdengar, tidak ada heboh, semua berlangsung senyap. Warga baru sadar pi besok paginya saat pemilik rumah keluar dan mendapati sangkar burung favoritnya raib.

Korban kemudian mengecek rekaman CCTV rumah tetangga dan fasilitas keamanan kompleks. Dari situlah wajah dan gerak-gerik pelaku terekam cukup jelas. Walau begitu, identitas pelaku belum dipastikan. “Kita sudah serahkan rekaman ini ke pihak kepolisian, semoga cepat tertangkap mi toh, kasian juga ini warga lain jadi was-was,” ujar salah satu pengurus RT saat diwawancarai di lokasi.

Kerugian Rp2 Juta dan Dampak Psikologis ke Warga

Nilai kerugian yang disebut sekitar Rp2 juta bukan hanya soal harga burung dan sangkar, tapi juga nilai emosional bagi pemiliknya. Burung kicau sering dirawat bertahun-tahun dengan sabar, dilatih, dimandikan, dan diberi pakan khusus. “Bukan uangnya ji sebenarnya, tapi ini burung saya rawat dari kecil. Sudah ikut beberapa lomba juga,” kata korban dengan nada sedih.

Kejadian maling burung di Kendari seperti ini bukan pertama kali, tapi setiap kali terjadi tetap saja bikin geger. Apalagi di perumahan yang biasanya punya sistem keamanan dan portal lingkungan. Warga lain mengaku mulai waspada dan menurunkan pi sangkar burung ke dalam rumah pada malam hari. “Biasanya saya gantung di teras, sekarang tidur sama-sama sudah di ruang tamu, takut mi toh,” ujar salah satu penghobi burung sambil tertawa kecut.

Dampaknya bukan cuma pada korban, tapi juga rasa aman satu kompleks. Anak-anak dipesankan agar tidak bermain terlalu malam di luar, dan beberapa warga mulai merencanakan iuran tambahan untuk memperbaiki lampu jalan dan menambah CCTV. Situasi yang tadinya santai berubah jadi agak tegang, tapi solidaritas warga justru makin kuat.

Respons Polisi dan RT: Waspada Maling Burung Kendari

Pihak kepolisian disebut sudah menerima laporan resmi dan mengamankan salinan rekaman CCTV sebagai barang bukti. Polsek setempat mengimbau warga untuk segera melapor jika mengenali ciri-ciri pelaku dalam rekaman. “Jangan main hakim sendiri, serahkan ke kami. Warga silakan perkuat pengamanan lingkungan sambil menunggu proses penyelidikan,” begitu kira-kira imbauan yang disampaikan.

Pengurus RT dan pihak pengelola perumahan pun tidak tinggal diam. Mereka merencanakan patroli malam dan pengetatan akses keluar-masuk, terutama pada jam rawan. “Selama ini kita percaya saja, aman-aman ji. Tapi ternyata maling juga sudah mulai lirik pi kompleks. Jadi terpaksa kita tegas sedikit mi sekarang,” kata seorang pengurus lingkungan.

Di beberapa sudut perumahan sudah mulai terlihat spanduk peringatan: “Awas Maling! Wilayah Ini Diawasi CCTV”. Meski terkesan sederhana, langkah-langkah seperti ini cukup efektif untuk membuat calon pelaku berpikir dua kali. Aih, kalau masih nekat juga setelah lihat spanduk dan kamera, itu namanya memang cari masalah sendiri toh.

Tips Cegah Maling Burung Kendari di Perumahan

Dari pantauan di lokasi dan pengalaman para penghobi burung, ada beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan warga untuk mencegah kejadian serupa:

  • Jangan gantung burung di teras pada malam hari. Masuk pi ke dalam rumah atau ruangan yang tertutup.
  • Pasang kunci tambahan di sangkar. Minimal bikin pelaku butuh waktu lebih lama sehingga berisiko ketahuan.
  • Perkuat penerangan. Lampu teras dan halaman harus terang, maling paling suka lokasi gelap ji.
  • Gunakan CCTV bersama. Kalau tidak mampu pasang sendiri, bisa iuran satu lorong atau satu blok.
  • Aktifkan grup komunikasi warga. WA grup atau aplikasi lain untuk cepat berbagi info kalau ada orang asing mencurigakan.

Langkah-langkah sederhana ini, kalau dilakukan bersama-sama, bisa menekan peluang maling beraksi. Jangan tunggu pi jatuh korban berikutnya baru geger lagi. Mumpung kejadian ini masih hangat, momentum kekompakan warga harus dijaga.

Penutup: Warga Kota Lulo, Jangan Lalai Lagi Toh

Warga Kota Lulo, kasus Maling Burung Kendari yang terekam CCTV ini jadi pengingat keras bahwa rasa aman bukan berarti bebas lengah. Kriminalitas bisa menyasar apa saja – motor, HP, sampai burung kesayangan. Astaga, lengkap sudah. Tapi tenang ji, selama warga kompak, RT sigap, dan polisi gerak cepat, situasi bisa kita kendalikan sama-sama.

Untuk sementara, rawat mi baik-baik hewan peliharaan dan barang berharga di rumah. Jangan kasi peluang sedikit pun buat maling merasa nyaman berkeliaran. Mantap djiwa kalau satu kompleks bisa jadi contoh keamanan lingkungan di Kendari, bukan karena sering kemalingan, tapi karena kompak dan waspada terus.

Reporter dari TKP Perumahan Kendari pamit dulu, Sobat Kendari. Tunggu pi update berikutnya kalau ada perkembangan penangkapan pelaku. Semoga cepat terungkap toh, biar bisa lega sama-sama.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan