Beranda / Peristiwa / Forum Konsultasi Publik: 5 Fakta Geger Prioritas 2027

Forum Konsultasi Publik: 5 Fakta Geger Prioritas 2027

Forum Konsultasi Publik Pemkot Kendari bahas prioritas pembangunan 2027
0 0
Read Time:4 Minute, 50 Second

Beritakotakendari.comForum Konsultasi Publik bikin geger satu Kota Kendari, Bosku! Dari aula yang dipenuhi lautan manusia sampai adu gagasan yang panas tapi santai khas Kota Lulo, Pemkot Kendari hari ini menggelar Forum Konsultasi Publik penyusunan prioritas pembangunan tahun 2027. Astaga, ini bukan rapat biasa mi, tapi ajang penentuan arah masa depan Kota Kendari beberapa tahun ke depan, toh!

Reporter lapangan paling heboh se-Sulawesi Tenggara hadir langsung di lokasi, menyaksikan para pejabat, akademisi, tokoh masyarakat, pemuda, hingga perwakilan perempuan duduk semeja. Suasana resmi, tapi diskusi mengalir deras, mirip debat warung kopi Mandonga – bedanya ini dibungkus rapi pakai data, dokumen perencanaan, dan proyeksi pembangunan jangka panjang.

Forum Konsultasi Publik Kendari 2027: Apa Sih Intinya?

Sobat Kendari, inti dari Forum Konsultasi Publik ini adalah mengunci bersama prioritas pembangunan Kota Kendari tahun 2027. Bukan sekadar acara seremonial foto-foto lalu pulang ji, tapi proses resmi untuk menyerap masukan sebelum draf rencana pembangunan difinalkan. Di ruangan ini, kebutuhan warga dari pesisir sampai perbukitan diadu dengan kemampuan anggaran, aih, situasi senam jantung untuk para perencana kota!

Menurut penjelasan tim perencanaan, arah besar yang dibahas antara lain penguatan infrastruktur dasar, peningkatan kualitas layanan pendidikan dan kesehatan, pengembangan ekonomi kreatif dan UMKM, penataan kawasan kota yang lebih manusiawi, sampai isu lingkungan seperti banjir dan pengelolaan sampah. Weh, menyala abangku, semuanya dibahas tuntas, nda ada yang setengah-setengah.

Perwakilan masyarakat diberi ruang menyampaikan uneg-uneg. Ada yang bicara soal jalan lingkungan yang rusak, soal drainase yang sering bikin genangan, ada juga yang menekankan pentingnya ruang terbuka hijau dan fasilitas olahraga anak muda. Tenang saja, aman ji, semua masukan dicatat resmi dalam berita acara. Baca Juga: Pemkot Kendari Genjot Penataan Kawasan Mandonga.

5 Poin Penting Forum Konsultasi Publik: Warga Wajib Tahu

Nah, biar jelas mi, berikut 5 poin penting dari Forum Konsultasi Publik prioritas pembangunan Kendari 2027 yang berhasil kami rangkum di lokasi:

1. Penguatan Infrastruktur Dasar di Semua Kecamatan

Saudara-saudaraku, infrastruktur dasar masih jadi bintang utama. Jalan, drainase, air bersih, dan penerangan jalan umum kembali ditegaskan sebagai prioritas. Beberapa peserta menyorot kawasan pinggiran kota yang katanya sering tertinggal dari pusat. “Jangan cuma pusat kota yang kinclong, kami di pinggiran juga mau rasa pembangunan,” kira-kira begitu aspirasi yang muncul.

Pemerintah menjawab dengan rencana pemetaan ulang titik-titik rawan banjir dan jalan kritis, supaya intervensi anggaran 2027 lebih tepat sasaran. Kassian warga yang tiap hujan harus siap-siap angkat barang karena air masuk rumah, itu yang mau diputus rantainya, toh.

2. Layanan Pendidikan dan Kesehatan Naik Kelas

Aih, ini juga panas dibahas. Banyak peserta mendorong peningkatan kualitas guru, pemerataan fasilitas sekolah, sampai akses layanan kesehatan di puskesmas. Bukan bangunan megahnya saja, tapi kualitas layanannya yang ditekankan. Ada usulan pemanfaatan teknologi digital untuk pendaftaran, antrian, sampai monitoring layanan di fasilitas kesehatan kota.

Di sisi pendidikan, diperbincangkan juga program penguatan karakter dan literasi digital bagi pelajar. Maklum, anak-anak sekarang generasi layar semua ji, harus dibekali supaya pintar memanfaatkan teknologi, bukan cuma scroll media sosial.

3. Ekonomi Kreatif, UMKM, dan Lapangan Kerja

Warga Kota Lulo yang bergerak di UMKM dan ekonomi kreatif, ini bagian yang paling ditunggu mi. Forum ini mengangkat isu permodalan, akses pasar, hingga pelatihan manajemen usaha. Perwakilan pelaku usaha menegaskan, mereka butuh pendampingan yang berkelanjutan, bukan program sekali datang lalu hilang pi.

Pemkot dikabarkan sedang menyusun skema dukungan terpadu: dari legalitas usaha, peningkatan kualitas produk, sampai promosi terintegrasi. Termasuk dorongan agar kawasan kuliner dan sentra UMKM ditata lebih rapi dan instagramable. Baca Juga: Rencana Revitalisasi Pasar Baru Kendari.

4. Penataan Kota, Transportasi, dan Ruang Publik

Sobat Kendari, ini dia sumber macet-macet yang sering bikin kita emosi di jalan itu, dibahas juga mi. Penataan lalu lintas, pengaturan parkir, sampai rencana pengembangan angkutan umum modern kembali diangkat di Forum Konsultasi Publik. Warga minta solusi yang berkelanjutan, bukan cuma razia sesaat lalu macet lagi pi keesokan hari.

Ruang publik seperti taman kota, alun-alun, dan area sport tourism juga disebut-sebut sebagai prioritas. Kota yang sehat butuh ruang warga bisa napas lega, olahraga, dan nongkrong aman. “Bukan cuma mal yang hidup, tapi taman kota juga harus menyala,” ujar salah satu peserta. Deh, nda ada obatnya kalau terealisasi.

5. Isu Lingkungan: Banjir, Sampah, dan Pesisir

Kalau musim hujan datang, Kendari langsung masuk mode waspada, toh. Karena itu, persoalan banjir, tata drainase, dan pengelolaan sampah jadi topik serius di forum. Berbagai pihak mendorong penanganan hulu-hilir, mulai dari penertiban bangunan di sempadan sungai sampai penguatan program bank sampah dan edukasi warga.

Pesisir dan teluk juga tidak luput, Bosku. Kualitas lingkungan di kawasan pesisir Kendari dihubungkan langsung dengan masa depan pariwisata dan perikanan. Kalau kotor dan tercemar, habis mi daya tarik wisata. Baca Juga: Program Kebersihan Terpadu Pemkot Kendari.

Peran Warga di Forum Konsultasi Publik: Bukan Cuma Penonton

Weh, penting sekali untuk ditekankan: warga bukan cuma datang duduk manis dengar materi. Di Forum Konsultasi Publik ini, perwakilan masyarakat diberi slot penyampaian saran, kritik, bahkan keberatan jika ada program yang dianggap kurang pas. Inilah yang bikin suasana hidup, dialog dua arah, bukan monolog sepihak.

Pemkot menegaskan, semua masukan akan diolah dalam penyempurnaan dokumen perencanaan. Di atas kertas memang kelihatan teknis ji – RPJMD, RKPD, indikator kinerja – tapi ujungnya kembali ke kenyamanan dan kesejahteraan warga di lapangan. Kalau salah prioritas, warga juga yang susah, kassian.

Menuju 2027: Tunggu Pi Realisasi di Lapangan

Pada akhirnya, Saudara-saudaraku warga Kota Lulo, Forum Konsultasi Publik ini baru satu langkah dari rangkaian panjang perencanaan pembangunan. Di atas panggung, semua tampak ideal. Tantangannya ada pada konsistensi pelaksanaan dan pengawasan bersama. Di sinilah warga harus tetap kritis dan aktif memantau – dari musrenbang tingkat kelurahan sampai pembahasan anggaran di tingkat kota.

Jadi, kalau nanti ada pembangunan jalan baru, perbaikan drainase, penataan pasar, atau taman kota yang lebih cakep, itu semua bukan muncul tiba-tiba mi. Akar keputusannya ada di forum-forum seperti ini. Mantap djiwa kalau semua yang disepakati hari ini betul-betul turun sampai ke lorong-lorong. Kita tunggu pi, dan kita kawal sama-sama, toh!

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan