Beranda / Peristiwa / Spesialis Curanmor: 5 Fakta Geger 62 TKP Ditembak

Spesialis Curanmor: 5 Fakta Geger 62 TKP Ditembak

spesialis curanmor ditembak polisi di lokasi kejadian Kendari
0 0
Read Time:3 Minute, 56 Second

Beritakotakendari.comSpesialis curanmor bikin geger satu Kota Kendari, Bosku! Seorang pelaku yang diduga kuat terlibat dalam 62 TKP pencurian motor dihadiahi timah panas polisi setelah nekat melawan saat hendak ditangkap. Aih, ngeri mi! Situasi di lokasi kejadian betul-betul seperti film aksi, warga berhamburan keluar rumah, suasana menegang, tapi tetap terkendali di bawah pengawasan aparat.

Reporter lapangan paling heboh se-Sulawesi Tenggara hadir langsung meliput di sekitar lokasi pengembangan kasus ini. Warga Kota Lulo berkumpul, saling bertanya, "Ini pelaku yang sering curi motor di sini toh?" Sementara polisi bergerak cepat mengamankan TKP dan barang bukti. Baca Juga: Operasi Kepolisian Skala Besar di Kendari.

Spesialis Curanmor 62 TKP Dihadiahi Timah Panas

Saudara-saudaraku, kronologi singkatnya begini. Berdasarkan informasi yang dihimpun, pelaku ini disebut-sebut sebagai spesialis curanmor lintas TKP dengan total dugaan 62 tempat kejadian perkara. Astaga, 62 TKP itu bukan angka main-main ji, Bosku! Lautan laporan polisi menumpuk di meja penyidik, dan namanya diduga kuat muncul berkali-kali.

Petugas kepolisian yang sudah lama mengintai akhirnya melakukan penangkapan terencana. Saat tim opsnal hendak membekuk, pelaku dikabarkan melakukan perlawanan. Di situ mi, alarm bahaya langsung berbunyi nyaring. Polisi memberikan tembakan peringatan, tapi karena diduga tetap berupaya melawan dan berpotensi membahayakan petugas, tindakan tegas dan terukur ditempuh. Timah panas mendarat di tubuh pelaku, suasana langsung senam jantung, Sobat Kendari!

Pelaku kemudian segera dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan. Polisi menegaskan, ini adalah konsekuensi tindakan melawan saat penangkapan. "Kami sudah prosedural," kurang lebih begitu garis besar keterangan aparat di lapangan. Tenang saja, aman ji itu proses hukum, tetap diawasi internal maupun eksternal. Baca Juga: Razia Curanmor di Kawasan Pasar Baru Kendari.

Modus Spesialis Curanmor: Incar Motor Parkir Sembarangan

Weh, menyala abangku, modusnya pun bukan kaleng-kaleng. Dari informasi yang beredar, spesialis curanmor ini diduga punya pola kerja rapi. Motor-motor yang diparkir sembarangan di bahu jalan, depan rumah tanpa kunci ganda, hingga di gang-gang sepi jadi sasaran empuk. Aih, warga Kota Lulo, jangan kasih kendor soal kunci pengaman mi!

Modus yang sering dipakai antara lain menggunakan kunci T, mengincar jam-jam tertentu saat pemilik lengah, seperti menjelang subuh atau saat hujan deras turun. Di saat orang sibuk berteduh, pelaku justru sibuk beraksi, ngeri ji. Beberapa motor hasil curian diduga dialirkan ke luar kota, bahkan bisa saja ke luar provinsi melalui jalur darat dan laut. Ini yang sementara diurai penyidik.

Keterangan awal menyebutkan, ada dugaan jaringan penadah yang ikut bermain di belakang layar. Nah, ini mi yang bikin kasusnya makin menggelegar. Polisi disebut sedang memburu siapa saja yang terlibat dalam mata rantai penjualan motor hasil curian tersebut. Baca Juga: Pemkot Kendari Dorong Pemasangan CCTV di Permukiman sebagai salah satu upaya pencegahan kriminalitas.

Kondisi Lokasi Kejadian: Warga Kaget, tapi Kooperatif

Di lapangan, suasana betul-betul seperti miniatur "geger geden". Warga berkerumun, tapi tetap dijaga agar tidak mengganggu garis polisi. "Kaget juga pi, kira tadi petasan, ternyata suara tembakan," ujar salah satu warga yang sempat Sa wawancarai di pinggir jalan. Kassian, banyak yang mengaku resah karena beberapa bulan terakhir kehilangan motor di sekitar lingkungan mereka.

Namun di tengah kepanikan, warga justru terlihat kooperatif. Mereka memberikan keterangan tambahan ke aparat, menunjukkan rekaman CCTV rumah, bahkan ada yang membawa foto motor hilangnya untuk dicocokkan dengan barang bukti. Mantap djiwa, solidaritas warga Kota Lulo ini. Ini membuktikan bahwa kerja polisi dan partisipasi masyarakat harus jalan sama-sama toh, baru bisa tekan curanmor.

Respons Polisi dan Imbauan ke Warga Kota Lulo

Pihak kepolisian menegaskan, tindakan tegas kepada spesialis curanmor ini adalah bagian dari komitmen menjaga keamanan kota. "Siapa pun yang melawan dan membahayakan petugas akan kami tindak tegas dan terukur," kurang lebih begitu sikap resmi yang disampaikan. Aih, ini jadi warning keras bagi pelaku kriminal lain: jangan coba-coba main kasar di hadapan hukum.

Untuk warga Kota Lulo, imbauannya jelas ji: jangan parkir sembarangan, gunakan kunci ganda, dan kalau bisa parkir di area yang terpantau CCTV. Kalau ada orang mencurigakan keliling-liling kompleks, lapor pi cepat ke RT atau langsung ke polisi. Jangan tunggu hilang dulu toh baru panik. Pencegahan itu lebih murah daripada beli motor baru, Bosku.

Polisi juga mendorong agar korban-korban curanmor yang belum melapor segera datang ke kantor kepolisian terdekat. Siapa tahu mi, ada motor yang nanti ditemukan dan cocok dengan laporan baru. Aih, memang situasi ini bikin kita elus dada, tapi di sisi lain, penangkapan spesialis curanmor 62 TKP ini jadi titik terang besar dalam upaya membersihkan Kota Kendari dari maling motor yang bikin resah selama ini.

Warga Kota Lulo, tetap waspada tapi jangan panik berlebihan ji. Ikut jaga kampung, saling ingatkan, dan dukung penegakan hukum. Dari lokasi kejadian yang masih dipasangi police line, kami terus memantau perkembangan terbaru. Tunggu pi update selanjutnya hanya di Beritakotakendari.com!

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan