Beranda / Peristiwa / Curi Handphone: 5 Fakta Geger Anak Diringkus Polisi

Curi Handphone: 5 Fakta Geger Anak Diringkus Polisi

Curi Handphone di dalam mobil, dua anak diringkus polisi di Kendari
0 0
Read Time:4 Minute, 46 Second

Beritakotakendari.comCuri Handphone di dalam mobil bikin geger satu Kota Kendari mi, Bosku! Wartawan lapangan paling heboh se-Sultra hadir langsung di TKP malam ini, meliput detik-detik dua anak belia yang diduga spesialis pecah kaca mobil terpaksa digelandang ke kantor polisi. Astaga, situasi di lokasi benar-benar senam jantung, Warga Kota Lulo berkerumun, sirene mobil patroli meraung, suasana macam film aksi di Mandonga, toh!

Curi Handphone di Dalam Mobil, Begini Kronologi Mencekamnya

Informasi yang dihimpun di lapangan, kejadian Curi Handphone ini berlangsung di salah satu ruas jalan padat di Kota Kendari, tak jauh dari pusat keramaian. Mobil korban diparkir sebentar ji, pemilik turun urus keperluan singkat. Nah, di momen singkat itumi, dua anak yang masih berusia belasan tahun ini diduga mengintai dan melihat sasaran empuk di dalam mobil tersebut.

Modusnya klasik tapi tetap bikin geleng kepala: kaca mobil diduga dicongkel, lalu handphone dan barang-barang lain di dalam mobil disikat dalam hitungan menit. Aih, ngeri! Menurut keterangan warga sekitar yang sempat menyaksikan, gerakan pelaku cepat sekali, seperti sudah hafal medan dan tahu betul celah pengawasan. “Baru saya liat, langsungmi dua anak itu lari-lari kecil, pegang sesuatu di tangan,” ujar seorang saksi mata yang enggan disebutkan namanya.

Sobat Kendari, alarm bahaya seolah berbunyi nyaring ketika korban kembali ke mobil dan mendapati kaca dalam kondisi tidak wajar, barang-barang dalam mobil sudah acak-acakan. Handphone hilang, beberapa barang pribadi lain juga raib. Korban panik, warga sekitar berkumpul, lautan manusia mendadak terbentuk di sekitar lokasi. Deh, nda ada obatnya kalau sudah urusan maling begini.

Baca Juga: Aksi Kriminal di Sekitar Mandonga yang Bikin Resah

Dua Anak Diringkus Polisi, Warga Kota Lulo Sampai Tahan Nafas

Tidak sampai di situ, Bosku. Berkat laporan cepat korban dan info warga, polisi sigap bergerak. Unit patroli yang sedang siaga di sekitar kecamatan langsung menerima ciri-ciri terduga pelaku. Tak butuh waktu lama, dua anak yang diduga kuat sebagai pelaku curi handphone ini berhasil diamankan di lokasi berbeda, masih tidak terlalu jauh dari TKP utama. Weh, menyala abangku, respons cepat aparat!

Penangkapan berlangsung dramatis tapi tetap terkendali. Anak-anak itu tampak kaget saat didatangi polisi. Warga yang melihat penangkapan itu sempat bersorak kecil, ada juga yang hanya bisa menghela napas panjang. “Kassian juga sebenarnya, anak-anak lagi, tapi bagaimanami, perbuatannya sudah meresahkan,” kata salah satu warga yang menyaksikan proses pengamanan.

Kanit yang menangani perkara ini menjelaskan secara singkat di hadapan awak media. Ia menegaskan, meski pelaku masih berusia anak, proses hukum tetap berjalan sesuai aturan. “Kita amankan dulu, kita dalami perannya masing-masing. Apakah ini pertama kali atau sudah sering, itu yang kita selidiki,” ujarnya tegas. Tenang saja, aman ji itu barang, proses tetap mengikuti aturan perlindungan anak.

Baca Juga: Program Keamanan Lingkungan Pemkot Kendari

Motif Curi Handphone dan Barang Lain di Mobil, Polisi Dalami Jaringan

Saudara-saudaraku, motif di balik aksi curi handphone dan barang dalam mobil ini masih terus didalami. Dugaan sementara, hasil kejahatan akan dijual cepat, entah lewat lapak online atau jaringan penadah di kota. Astaga, kalau benar ada jaringan di belakang anak-anak ini, berarti persoalannya bukan cuma soal iseng atau ikut-ikutan, tapi sudah masuk ranah kejahatan terorganisir skala kecil.

Polisi juga tengah menelusuri apakah TKP kali ini hanya salah satu dari beberapa kejadian serupa yang pernah dilaporkan warga sebelumnya. Belakangan, memang ada bisik-bisik di kalangan sopir dan pemilik mobil soal rawannya parkir sembarangan di titik-titik tertentu di Kendari. “Beberapa minggu lalu juga ada HP hilang di dalam mobil, miripmi caranya,” ujar salah satu warga yang sering parkir di kawasan itu.

Baca Juga: Info Keramaian dan Keamanan Jelang MTQ di Kendari

Peringatan Keras untuk Warga: Jangan Lalai, Kunci Mobilmu Baik-Baik

Sobat Kendari, ini peringatan keras toh, jangan anggap enteng kasus curi handphone dalam mobil begini. Sekali lengah pi, bisa-bisa bukan cuma handphone yang hilang, tapi juga dokumen penting, dompet, sampai barang-barang kerja. Situasi ini harus jadi alarm bersama, bukanmi hanya urusan korban dan polisi. Kita semua punya peran jaga kota.

Beberapa imbauan dari aparat yang dihimpun di lapangan antara lain: jangan meninggalkan handphone dan barang berharga di tempat yang mudah terlihat dari luar mobil, pastikan pintu dan kaca benar-benar terkunci, dan pilih lokasi parkir yang ramai serta terang. Kalau bisa, parkirlah di area yang ada petugas parkir resmi atau dekat kamera pengawas. Aih, memang situasi ini bikin kita elus dada, tapi dari sekarang kita bisa lebih waspada ji.

Warga juga diminta segera melapor kalau melihat gerak-gerik mencurigakan di area parkir, apalagi kalau ada anak-anak atau remaja yang terlihat mondar-mandir mengintai kaca mobil. Jangan tunggu pi kejadian baru heboh. Toh, lebih baik kita ribut di awal demi mencegah kerugian lebih besar. Mantap djiwa kalau seluruh Warga Kota Lulo bisa kompak begitu.

Penanganan Anak Berhadapan dengan Hukum, Kassian Tapi Tetap Tegas

Pada sisi lain, dua anak yang diringkus dalam kasus curi handphone ini akan diproses dengan pendekatan anak berhadapan dengan hukum. Artinya, meski tindakan mereka berat, polisi dan lembaga terkait tetap mempertimbangkan usia dan masa depan mereka. Kassian juga, di usia yang seharusnya masih sibuk sekolah dan main lulo di lapangan, malah berurusan dengan jeruji besi.

Proses ke depan akan melibatkan orang tua, pendamping, dan bila perlu pekerja sosial. Tujuannya bukan cuma menghukum, tapi juga mencegah mereka mengulangi perbuatan yang sama. Warga di sekitar TKP yang ditemui reporter di lapangan sepakat: tegas perlu, tapi pembinaan juga wajib. “Kalau cuma dimarahimi tanpa diarahkan, besok-besok bisa ulang lagi,” ujar seorang tokoh masyarakat di sekitar lokasi.

Akhir kata, Warga Kota Lulo, jadikan kasus ini cermin bersama. Jangan memberi celah bagi pelaku kejahatan, sekecil apa pun itu. Kunci mobilmu baik-baik, simpan handphone dan barang berhargamu dengan aman, dan kalau ada gerak-gerik mencurigakan, lapormi cepat ke aparat. Aih, semoga kota kita tetap aman, tertib, dan nyaman untuk semua, dari Pasar Baru sampai pojok-pojok gang kecil di Kendari.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Average Rating

5 Star
0%
4 Star
0%
3 Star
0%
2 Star
0%
1 Star
0%

Tinggalkan Balasan