Beritakotakendari.com – KONI Sultra bikin geger satu Kota Kendari, Bosku! Hari ini suasana rapat kerja provinsi diwarnai lautan pengurus cabang olahraga, pejabat, dan undangan yang tumplek blek di satu ruangan. Reporter lapangan paling heboh se-Sulawesi Tenggara hadir langsung, melaporkan detik demi detik jalannya Rapat Kerja Provinsi KONI Sultra yang jadi penentu arah olahraga daerah ke depan. Aih, ngeri mi kalau sampai salah ambil keputusan di sini, bisa goyang prestasi Sultra di level nasional!
KONI Sultra Gelar Rapat Kerja Provinsi: Agenda Padat, Suasana Panas Dingin
Sejak pagi buta, Warga Kota Lulo yang melintas di sekitar lokasi acara sudah bisa lihat sendiri, parkiran penuh, mobil berderet, motor numpuk, macam mau konser besar ji. Panitia KONI Sultra sigap mengarahkan tamu, sementara deretan spanduk dan backdrop bertuliskan “Rapat Kerja Provinsi” menyambut peserta dengan gagah. Di dalam ruangan, pendingin udara kerja ekstra, tapi tetap terasa hawa tegang manis-manis, Sobat Kendari. Semua paham toh, rapat kerja bukan sekadar formalitas; ini dapurnya kebijakan olahraga Sultra untuk satu tahun ke depan.
Menurut keterangan panitia yang sempat ditemui di sela registrasi, Rapat Kerja Provinsi KONI Sultra hari ini membahas laporan program sebelumnya, evaluasi prestasi atlet, hingga penyusunan program strategis jelang event nasional. “Kami ingin semua cabang olahraga terlibat aktif, jangan pas mau PON ji baru rame,” ujar salah satu pengurus yang enggan disebutkan namanya. Weh, menyala abangku! Tegas sekali bahasanya.
Di sesi pembukaan, jajaran pimpinan KONI Sultra bergantian menyampaikan sambutan. Nada pidato mereka tegas tapi tetap mengajak semua pihak bersatu. Pesan utamanya jelas: Sulawesi Tenggara tidak boleh cuma jadi peserta di event nasional, tapi harus datang sebagai penantang serius. Astaga, kalau dengar tepuk tangan peserta tadi, bergetar itu ruangan, Bosku.
Baca Juga: Dinamika Anggaran Olahraga di Pemkot Kendari
Fokus Pembahasan KONI Sultra: Dari Prestasi Atlet Sampai Finansial
Masuk ke sesi inti, di sinilah jantung Rapat Kerja Provinsi KONI Sultra berdegup kencang. Satu per satu bidang memaparkan laporan kerja. Mulai dari pembinaan atlet junior, kesiapan menghadapi Pra PON, sampai masalah klasik: pendanaan. “Kita harus transparan mi, supaya kepercayaan publik terjaga,” tegas salah satu pengurus bidang keuangan di hadapan peserta rapat. Situasi senam jantung, tapi sehat, karena semua disajikan apa adanya.
Soal prestasi, sejumlah cabang olahraga dilaporkan mengalami peningkatan signifikan. Ada atlet muda yang baru pulang bawa medali dari kejuaraan tingkat nasional, bikin bangga satu Sultra. Tapi ada juga cabang yang grafiknya menurun. Di sinilah rapat jadi sedikit panas, diskusi mengalir cepat. Beberapa perwakilan cabang olahraga menyampaikan uneg-uneg, mulai dari minimnya fasilitas latihan sampai kurangnya jam try out. “Jangan dekat event nasional pi baru kita kelabakan cari dana dan fasilitas, toh?” celetuk seorang pengurus cabor, disambut anggukan dan senyum tipis peserta lain. Aih, memang situasi ini bikin kita elus dada, tapi itulah realita yang harus dihadapi.
Baca Juga: Kesiapan Kendari Jadi Tuan Rumah Event MTQ dan Olahraga
Strategi KONI Sultra: Pemetaan Cabor Unggulan dan Pembinaan Berjenjang
Untuk menjawab semua tantangan tadi, KONI Sultra memaparkan rencana pemetaan cabang olahraga unggulan. Intinya, tidak semua cabor bisa digenjot sama rata; ada yang difokuskan sebagai lumbung medali, ada yang diarahkan sebagai pembinaan jangka panjang. “Prioritas harus jelas mi, supaya anggaran tepat sasaran,” ujar salah satu anggota tim perencanaan. Mantap djiwa kalau rencana ini dieksekusi konsisten.
Pembinaan berjenjang juga jadi kata kunci. KONI Sultra mendorong sinergi dengan sekolah, kampus, dan klub-klub lokal. Warga Kota Lulo pasti sering lihat anak-anak latihan di lapangan-lapangan kecil sekitaran Kendari; nah, di rapat ini dibahas bagaimana bakat-bakat itu jangan hilang begitu ji, tapi diarahkan masuk ke sistem pembinaan resmi. Ada wacana kerja sama lebih erat dengan Pemkot Kendari untuk pemanfaatan sarana olahraga kota, dari stadion hingga gelanggang olahraga. Kalau ini jalan, jangan kaget kalau nanti pagi di Pasar Baru, siang di GOR, sore di pantai, semua ramai orang olahraga.
Dinamika Rapat: Perdebatan Sehat, Semua Demi Olahraga Sultra
Namanya juga rapat kerja provinsi, bukan pengajian keluarga ji. Ada juga momen-momen ketika suara meninggi sedikit, terutama saat membahas pembagian anggaran dan prioritas program. Tapi sejauh pantauan langsung di lokasi, semua tetap dalam koridor profesional. Setiap kritik diikuti usulan solusi. “Kalau nda cocok, kita revisi pi bareng-bareng, bukan saling jatuhkan,” tutur salah satu peserta senior. Weh, dewasa sekali sikapnya, bisa jadi contoh di rapat-rapat lain.
Wartawan yang meliput sampai susah cari kursi kosong, karena banyaknya undangan yang hadir. Di sudut ruangan, beberapa pengurus cabor tampak sibuk mencatat poin penting di buku dan gawai mereka. Sementara itu, panitia mondar-mandir memastikan konsumsi dan teknis rapat berjalan lancar. Warga Kota Lulo yang kebetulan bertugas sebagai panitia harian terlihat bangga, “Jarang-jarang mi kita pe Kendari jadi pusat perhatian olahraga se-Sultra begini,” katanya sambil tersenyum.
Harapan Warga & Penutup Rapat Kerja KONI Sultra
Menjelang sesi penutupan, suasana mulai sedikit cair. Beberapa keputusan kunci sudah diketok, garis besar program kerja KONI Sultra untuk setahun ke depan sudah mengerucut. Tinggal bagaimana implementasinya nanti di lapangan. “Jangan di kertas ji hebat, tapi di lapangan kosong,” sindir halus seorang peserta yang disambut tawa tipis, tapi semua paham maknanya dalam sekali.
Harapan warga jelas: prestasi olahraga Sulawesi Tenggara harus naik level. Anak-anak muda Kendari yang selama ini rajin latihan di stadion, lapangan futsal, dojo, dan sasana tinju butuh bukti nyata dari keputusan rapat hari ini. Kalau program pembinaan berjalan, event lokal digelar rutin, dan dukungan anggaran tepat sasaran, bukan mustahil Sultra jadi penantang serius di PON dan kejuaraan nasional lain. Tenang saja, aman ji itu barang selama semua komitmen yang diucapkan di rapat kerja ini tidak hilang begitu pi ketika keluar dari ruangan ber-AC ini.
Reporter Beritakotakendari.com masih akan memantau tindak lanjut hasil Rapat Kerja Provinsi KONI Sultra ini, mulai dari kebijakan Pemprov hingga sinergi dengan Pemkot Kendari dan pihak swasta. Warga Kota Lulo, tetap pantau mi perkembangan berikutnya, jangan sampai ketinggalan informasi penting seputar olahraga kebanggaan kita. Baca Juga: Revitalisasi Fasilitas Olahraga Dekat Pasar Baru Kendari biar lengkap ji gambaran besarnya, toh?






Average Rating