Beritakotakendari.com – UCLG ASPAC 2026 bikin geger satu Kota Kendari, Bosku! Dari lobi hotel sampai area lobi kantor pemerintahan, suasananya kayak alarm peluang investasi berbunyi nyaring mi. KADIN dan HIPMI Pusat turun tangan langsung, siap mengawal Kendari jadi tuan rumah kelas internasional dan mengangkat perekonomian daerah sampai menyala, weh!
UCLG ASPAC 2026 di Kendari Didukung KADIN & HIPMI
Sobat Kendari, suasana di lokasi pertemuan resmi tadi siang betul-betul macam “lautannya” pengusaha dan pejabat. Perwakilan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia dan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Pusat menyatakan secara terbuka: mereka siap all out mendukung pelaksanaan UCLG ASPAC 2026 di Kendari. Astaga, nda main-main ji ini, karena UCLG ASPAC adalah forum pemerintah kota dan daerah se-Asia Pasifik yang kelasnya internasional toh.
Di sela-sela suasana yang ramai itu, para pengusaha mendiskusikan sektor-sektor mana yang bisa digenjot. Mulai dari infrastruktur, pariwisata bahari Teluk Kendari, sampai peluang industri hilirisasi di Sulawesi Tenggara. “Kendari ini punya posisi strategis, kita harus manfaatkan moment UCLG ASPAC 2026 ini sebagai etalase investasi,” begitu kira-kira garis besar pesan dari jajaran KADIN dan HIPMI yang hadir.
Biar makin nyambung dengan perkembangan kota, cek juga update pembangunan di kawasan perdagangan: Baca Juga: Rencana Penataan Pasar Baru Kendari. Tenang ji, semua masih dalam skema besar penguatan ekonomi lokal.
Dukungan UCLG ASPAC 2026 dan Peluang Investasi Kendari
Warga Kota Lulo, aih, kalau bicara peluang investasi dari UCLG ASPAC 2026 ini, jantung bisa senam mi. Bayangkan, ratusan delegasi dari berbagai negara Asia Pasifik bakal datang, tidur di hotel Kendari, makan di warung lokal, dan naik kendaraan sewaan, semua itu perputaran uang langsung di kota kita toh.
KADIN dan HIPMI Pusat menyampaikan bahwa dukungan mereka bukan sekadar datang foto-foto, tapi ikut mengkurasi dan mengarahkan investor yang sesuai kebutuhan daerah. Sektor yang dibeberkan antara lain:
- Pengembangan kawasan waterfront dan wisata Teluk Kendari.
- Investasi pendukung event internasional: hotel, MICE, dan jasa transportasi.
- Penguatan UMKM lokal supaya bisa tampil di pameran UCLG ASPAC.
- Potensi kerja sama kota-kota di Asia Pasifik untuk ekspor produk Sultra.
“Jangan tunggu pi 2026 baru bergerak,” begitu kira-kira pesan para pengusaha muda HIPMI. Mereka mendorong Pemkot, pelaku usaha, sampai komunitas kreatif untuk mulai bersiap dari sekarang, supaya ketika tamu internasional datang, Kendari sudah siap menerima dengan fasilitas yang memadai dan produk unggulan yang bisa dijual.
Untuk latar regulasi dan dukungan pemerintah, bisa disimak juga: Baca Juga: Langkah Pemkot Kendari Menyambut Event Internasional. Di situ kelihatan bagaimana pemerintah kota menyiapkan infrastruktur dan kebijakan penunjang.
Peran KADIN & HIPMI di Balik UCLG ASPAC 2026 Kendari
Saudara-saudaraku, peran KADIN dan HIPMI ini ibarat “jembatan emas” antara pemerintah daerah dengan investor nasional maupun luar negeri. KADIN sebagai rumah besar dunia usaha akan mengkoordinasikan jaringan pengusaha senior, sementara HIPMI menggerakkan pengusaha muda yang lincah dan agresif cari peluang.
Di forum tadi, beberapa poin teknis ikut dibahas, di antaranya:
- Penyiapan database peluang investasi Kendari yang rapi dan mudah dipresentasikan ke investor.
- Rencana business matching saat event UCLG ASPAC 2026 berlangsung.
- Pameran produk UMKM dan sektor unggulan Kendari selama rangkaian acara.
- Koordinasi dengan Pemkot dan Pemprov agar regulasi dan perizinan dipermudah.
“Kita mau pastikan, setelah UCLG ASPAC 2026 selesai, tidak cuma tinggal foto-foto saja, tapi ada investasi yang benar-benar mendarat,” kurang lebih demikian penegasan dari perwakilan KADIN yang terlihat sangat serius, tapi tetap santai gaya pengusaha mi.
Weh, menyala abangku! Kalau semua ini jalan, bukan tidak mungkin roda ekonomi Kendari berputar lebih kencang, lapangan kerja baru terbuka, dan UMKM lokal naik kelas. Yang penting, sinergi antara pemerintah, pengusaha, dan masyarakat terus dijaga toh.
Dampak Ekonomi UCLG ASPAC 2026 untuk Warga Kota Lulo
Aih, ini bagian yang paling ditunggu warga: apa manfaat konkretnya? Secara garis besar, dampak ekonomi yang diharapkan dari UCLG ASPAC 2026 di Kendari antara lain:
- Peningkatan tingkat hunian hotel dan homestay lokal selama event.
- Perputaran uang di sektor kuliner, transportasi, dan jasa lokal.
- Promosi gratis skala internasional untuk pariwisata Kendari.
- Peluang kontrak jangka panjang dengan mitra luar negeri.
Tenang mi, bukan cuma pengusaha besar yang kebagian. HIPMI menekankan, UMKM dan pelaku usaha kecil akan diajak naik kelas lewat pelatihan, pendampingan branding, sampai akses pembiayaan. “Kita tidak mau hanya kelompok tertentu yang untung, harus merata ji,” tegas salah satu pengurus HIPMI yang kami temui di lokasi.
Buat Sobat Kendari yang penasaran dengan geliat ekonomi sektor religi dan wisata, bolehlah singgah baca: Baca Juga: Event MTQ dan Dampaknya Bagi Pelaku Usaha Lokal. Pola pergerakan ekonominya mirip, hanya skala UCLG ASPAC 2026 ini jauh lebih besar toh.
Kesiapan Infrastruktur Kendari Menyambut UCLG ASPAC 2026
Dari pantauan langsung di lapangan, masih cukup banyak PR infrastruktur yang harus dikebut. Mulai dari kualitas jalan penghubung ke pusat kota, penataan kawasan wisata Teluk Kendari, sampai urusan kebersihan dan ruang terbuka publik. Tapi pemerintah daerah menegaskan, mereka sudah memasukkan ini ke dalam perencanaan jangka menengah.
KADIN dan HIPMI mendorong agar proyek infrastruktur tidak setengah-setengah. “Kalau mau jadi tuan rumah kelas dunia, tampilan kota juga harus kelas dunia,” begitu kira-kira dorongan yang disampaikan. Warga pun berharap, jangan cuma bagus pas acara pi, setelah itu dibiarkan. Perawatan berkelanjutan sangat penting supaya manfaat ekonominya terus terasa.
Aih, memang situasi ini bikin kita elus dada sekaligus semangat, karena taruhannya citra Kendari di mata Asia Pasifik. Tapi dengan dukungan penuh KADIN, HIPMI, dan kerja serius pemerintah, peluang untuk menjadikan UCLG ASPAC 2026 sebagai titik lompatan ekonomi Kendari terbuka sangat lebar mi, Bosku!






Average Rating