UPTD Museum dan Taman Budaya Gelar Kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Pelestarian Tradisi

165
Pelaksanaan peningkatan kapasitas dan pelestari tradisi.

KENDARI, BKK – Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum dan Taman Budaya Sulawesi Tenggara (Sultra), menggelar kegiatan Peningkatan Kapasitas dan Pelestarian Tradisi melalui Program Pengembangan Kesenian Tradisional, Sabtu (4/12).

Hadirkan pemateri berkompeten, baik dari akademisi, organisasi masyarakat (ormas) Tamalaki, serta UPTD Museum dan Taman Budaya Sultra.

Kepala UPTD Museum dan Taman Budaya Provinsi Sultra Laudin mengatakan, bahwa dalam kegiatan ini pihaknya juga mengundang para pemuda Ormas Tamalaki.

Kata dia, dengan tujuan mengetahui sejauh mana pengetahuan Ormas Tamalaki terkait tradisi dan kebudayaan yang ada di Sultra, khususnya adat dari kebudayaan Tolaki itu sendiri.

“Kami mengajak Tamalaki sebagai peran pemuda dalam kegiatan ini, sekaligus sebagai upaya untuk meningkatkan kapasitas pelestarian tradisi dan budaya di Sultra,” ujarnya, Sabtu (4/12).

Sementara itu, Ketua Ormas Tamalaki Ahmad Oleo menegaskan, peran Ormas Tamalaki adalah menjaga marwah budaya yang ada di Sultra, dan untuk pelestariannya perlu adanya koordinasi dengan para tokoh-tokoh adat yang lebih paham terkait kebudayaan tersebut.

“Tamalaki tugasnya menjaga marwah budaya serta menjaga stabilitas keamanan yang ada di Sultra terkhusus Kota Kendari,” ucapnya.

“Saya berharap, ke depan UPTD mengadakan kegiatan kebudayaan seperti ini lagi, yang melibatkan dan mengundang kebudayaan etnis asli Sultra, yakni Muna, Buton, dan Moronene, agar kebudayaan yang ada di Sultra lebih dikenal luas dalam event peningkatan kapasitas pelestarian tradisi kedepannya,” tambahnya. (mg2/nir)

Facebook Comments Box