Target Baubau Didarati Pesawat Berbadan Lebar

82
Wali Kota Baubau Dr. H. AS Tamrin (kanan) dan Wakil Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse.

Upaya Wali Kota dan Wakil Wali Kota Baubau, Dr.H AS Tamrin-La Ode Ahmad Monianse, untuk kemudahan aksesibilitas dan konektivitas antarwilayah seluruh nusantara dengan menghadirkan penerbangan pesawat berbadan lebar (Airbus) di Kota Baubau mulai diwujudkan. Pelan tapi pasti, langkah awal mulai dilaksanakan dengan pembangunan perpanjangan runway Bandara Betoambari pada 2021 ini.

Pekerjaan perpanjangan runway atau landasan pacu Bandara Betoambari diresmikan pada 4 Juni 2021 lalu. Target tahap awal, runway bandara mulai diperpanjang dari 1.500 meter menjadi 2.000 meter.

Wali Kota Baubau, Dr. H AS Tamrin mewanti-wanti agar pengembangan bandara tak terkendala apapun. Utamanya terkait persoalan lahan.

“Semua pihak harus pro aktif, dengan begitu kegiatan dapat terlaksana dengan baik, tidak terhambat oleh keterbatasan atau kurang pro aktifnya Pemkot Baubau. Siapkan lahannya kemudian Sekda pastikan anggarannya. Intinya setiap tahapan kegiatan jangan terhambat di tangan kita,” pintanya.

AS Tamrin juga mengingatkan agar tidak ada oknum yang mencoba melakukan bargaining atau tawar-menawar dengan adanya perluasan bandara.

“Lahannya harus siap jangan ada pula yang coba bargaining. Siapkan semampunya minimal untuk yang sudah diprogramkan tahun ini,” tandasnya.

Kepala Bandara Betoambari, Nurul Anwar mengatakan, pekerjaan tahap pertama tahun ini targetnya akan diperpanjang dari 1.500 menjadi 2.000 meter. Lebar sisi run way juga ditambah 160 meter, masing-masing 80 meter sisi kiri dan kanan.

“Jadi pekerjaan tahun ini adalah pematangan lahan dulu menyiapkan badan run way dan strip. Pekerjaannya pemotongan bukit obstacle, timbunan run way strip dan penahan tanah tahap satu, guna pemenuhan ultimate master plan 2.000 meter dan pemenuhan rencana review master plan 3.000 meter,” tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Sulawesi Tenggara, H.Ali Mazi mengusulkan perpanjangan landasan pacu atau runway pesawat di Bandara Betoambari Baubau menjadi 3.000 meter agar bisa didarati pesawat berbadan lebar, dalam kunjungannya ke Baubau pada Januari lalu.

Menurutnya, runway bandara paling tidak harus sepanjang 3.000 meter dan lebar 60 meter sehingga pesawat berbadan besar seperti Airbus bisa mendarat di bandara itu.

“Dengan begitu jamaah haji bisa berangkat dari sini. Nah itu rencana yang kita upayakan,” tandasnya. (adv)

Facebook Comments Box