Polda Ciduk Seorang Pengedar Sabu-Sabu Jaringan Antarprovinsi

170
Tersangka Muslimin. (FOTO:IST)

KENDARI, BKK- Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) meringkus seorang pengedar pengedar sabu-sabu jaringan antarprovinsi bernama Muslimin (26).

Tersangka ditangkap di Jalan Kapten Pierre Tendean Kecamatan Baruga Kota Kendari, Sabtu (30/1) sekitar pukul 18.42 Wita. Dari penangkapan tersebut, polisi menyita 5 saset sabu-sabu seberat 81,56 gram.

Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat (Kasubbidpenmas) Polda Sultra Komisaris Polisi (Kompol) Dolfi Kumaseh mengurai, penangkapan tersebut berawal ketika tim lidik operasi sikat anoa 2021 melakukan penyelidikan atas informasi masyarakat. Dilaporkan, adanya peredaran narkoba jenis sabu-sabu yang dilakukan oleh target bernama Muslimin

“Atas informasi, tim melakukan upaya paksa terhadap target yang berada di pinggir jalan. Dari hasil penggeledahan, ditemukan 1 saset sabu-sabu disimpan dalam bungkus rokok yang bersangkutan, ” ujar Dolfi melalui media perpesanan, Minggu (31/10).

“Tim juga menemukan 1 unit hanphone merk oppo warna hitam yang digunakan untuk melakukan transaksi,” tambahnya.

Selanjutnya, kata Dolfi, tim yang melakukan  pengembangan di kamar kos yang bersangkutan di bilangan Kecamatan Wuawua Kota Kendari, menemukan 4 saset sabu-sabu.

“Sabu disimpan yang bersangkutan di dalam jaket warna hitam yang tergantung dibelakang pintu kamar kos, ” ungkap Dolfi.

Dolfi mengungkapkan, tersangka masuk ke dalam jaringan antarprovinsi yang memperoleh sabu-sabu dari seseorang di Kota Makassar.

“Jadi, tersangka jaringan antarprovinsi. Memperoleh sabu-sabu dengan sistem tempel diarahkan melalui komunikasi handphone kemudian dibawa dan diedarkan di Kota Kendari, ” ungkap Dolfi.

Lebih lanjut, Dolfi mengatakan, tersangka dijerat Pasal  114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, ancaman pidana penjara 20 tahun. (cr2/man)

Facebook Comments Box