Layani Masyarakat, ASN Butur Diminta Tak Lakukan Pungli

41
Wabup Butur, Ahali saat memberikan sambutan pada acara sosialisasi Saber Pungli

BURANGA, BKK – Aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton Utara (Butur) diminta untuk tidak melakukan Pungutan Liar (Pungli) saat melayani masyarakat.

Hal ini diungkapkan Wakil Bupati (Wabup) Butur, Ahali saat sosialisasi Sapu Bersih (Saber) Pungli lingkup pemerintah setempat. Terutama, kata dia, pada jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan/desa untuk mengelola keuangannya dengan baik dan benar sesuai peraturan perundang-undangan yang ada.

Itu dilakukan, sambung orang nomor dua di Butur ini, demi terciptanya penyelenggaraan pemerintahan yang baik (good government) dan pemerintahan yang bersih (clean government).

“Semoga dengan terbentuknya Satgas Saber Pungli, maka hal-hal yang berkaitan dengan pungutan liar atau dalam bentuk penagihan yang sifatnya tidak resmi dapat di cegah, dan begitu juga dengan tindak pidana korupsi,” katanya.

Dikesempatan ini pula, mantan perwira polisi ini memerintahkan kepada pemerintah desa dan masyarakat untuk turut berperan serta dalam mencegah pungutan liar dan tindak pidana korupsi. Peran yang dimaksud, dengan melaporkan kepada Satgas Saber Pungli Kabupaten Butur apabila terdapat oknum melakukan pelanggaran hukum terkait pungutan liar dan tindak pidana korupsi.

Menurutnya, butuh peran dari semua pihak untuk memberantas pungutan liar. ” Laporkan ke Saber Pungli kalau ada oknum ASN yang meminta pungutan dalam bentuk apapun,” tegasnya.

Turut hadir dalam pembukaan sosialisasi Saber Pungli ini, Ketua DPRD Butur Diwan, Wakapolres Butur Kompol La Umuri, perwakilan dari Kodim 1429 Butur, dengan narasumber terdiri dari unsur FORKOPIMDA yakni Polres Butur, Kejaksaan Negeri Muna, Kodim 1429 Butur dan Inspektorat Butur. (dar/nan)

Facebook Comments Box