Kuasa Hukum Rektor Unusra: Pemberhentian Dekan FH Sudah Sesuai Prosedur

208
Muh Rustiawan Ardiansyah

KENDARI, BKK – Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Sulawesi Tenggara (Unusra) Prof Nasruddin Suyuti melalui kuasa hukumnya membantah tudingan yang ditujukan kepadanya bahwa telah melakukan pemberhentian sewenang-wenang kepada mantan Dekan Fakultas Hukum (FH) Unusra, Muhamad Hasyim.

Pasalnya, tudingan tersebut dilontarkan oleh salah satu saksi sekaligus mantan pengajar Unusra dalam sidang lanjutan gugatan mantan Dekan FH Unusra, Muhamad Hasyim yang melakukan gugutan terhadap Rektor Unusra di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Kendari, Rabu (10/11/2021).

Kuasa hukum Rektor Unusra, Muh Rustiawan Ardiansyah SH mengatakan, tudingan tersebut tidaklah benar dan itu hanya opini semata-mata.

“Pemberhentian yang dilakukan oleh Rektor sudah tepat, sesuai prosedur dan berdasarkan Statuta Unusra,” tegasnya.

Menurutnya, Rektor Unusra telah memberi kemajuan memimpin Unusra. Di masa kepemimpinan Prof Nasruddin, Unusra saat ini sudah berkembang dari segala sektor baik dari segi pembangunan maupun pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Oleh karena itu, lanjutnya, masalah pemberhentian Hasyim selaku Dekan Fakultas Hukum Unusra sudah bergulir di Pengadilan Tata Usaha Negeri (PTUN) Kendari.

Dirinya meminta, semua pihak, harus menghormati proses hukum dan percayakan prosesnya melalui pengadilan.

“Tidak usah lagi membuat opini-opini liar yang tidak betul adanya,” sebut Ardiansyah.

Tim Kuasa Hukum juga mengimbau agar semua pihak menjaga nama baik Unusra dan Nahdlatul Ulama Sultra. (*/rls)

Facebook Comments Box