Kerusuhan Pecah di Buton: 2 Rumah, 3 Motor, dan 1 Mobil Dibakar

94
Kerusuhan pecah Senin (22/11) malam. (FOTO:IST)

KENDARI, BKK- Kerusuhan terjadi di Kabupaten Buton tepatnya Desa Lasalimu Pantai Kecamatan Lasalimu Selatan pada Senin (22/11) malam.

Kejadian tersebut diduga buntut dari sengketa tanah yang melibatkan 2 pihak warga setempat.

Perkara sengketa tanah ini teregistrasi di pengadilan dengan nomor: Perkara 14/Pdt.G/2021/PN Psw antara warga Wa Ode Amalah cs sebagai penggugat melawan Kepala Desa Lasalimu Hanudin cs sebagai tergugat.

Pengadilan Negeri (PN) Pasarwajo dalam putusannya memenangkan pihak penggugat, sehingga pihak tergugat melakukan tindakan yang mengakibatkan kerusuhan.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Buton Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Gunarko menuturkan, akibat kejadian tersebut, 2 rumah terbakar, 6 rumah rusak, 3 kendaraan motor terbakar, 3 mobil rusak dan 1 mobil terbakar.

“Iya, dugaan sementara penyebab kerusuhan itu karena sengketa tanah. Semantara 8 orang sudah kita amankan termasuk kepala desa,” ujar Gunarko melalui sambungan telepon, Selasa (23/11).

“Belum ada yang kita tetapkan sebagai tersangka. Saat ini masih menjalani pemeriksaan di Polres Buton,” tambahnya.

Gunarko menegaskan kondisi di sana sudah mulai terkendali, masyarakat sudah menarik diri.

Namun demikian, kata dia, petugas kepolisian masih tetap disiagakan di lokasi kejadian.

“Jumlah personel yang dikerahkan mencapai 180 orang, gabungan dari Polres Buton, Polres Baubau, dan Brimob Batauga. Anggota masih bersiaga di lokasi,” tutupnya. (cr2/b1/iis)

Facebook Comments Box