Jaksa Terima SPDP Kasus Korupsi Pembangunan Pabrik Rumput Laut Buteng

118
Ilustrasi

KENDARI, BKK- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Tenggara (Sultra) telah menerima surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) kasus dugaan korupsi pembangunan pabrik rumput laut di Buton Tengah (Buteng).

Dalam kasus ini, Kepolisian Daerah (Polda) Sultra menetapkan 4 orang tersangka yakni Wa Ode Nurjana selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Sahid selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Emilidun selaku kontraktor bangunan, dan Iwan Prasetyo selaku kontraktor mesin.

“Baru SPDP yang kami terima. Kita menunggu pelimpahan tahap I berkas perkaranya,”ujar Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejati Sultra Dody saat ditemui di ruangannya, (10/11).

Diberitakan, akhir Oktober lalu, penyidik Polda Sultra akan segera melimpahkan tahap I berkas perkara para tersangka ini.

Berkara perkara telah dirampungkan setelah penyidik memeriksa para tersangka dan saksi-saksi.

“Faktanya baru SPDP yang kami terima. Ekspos telah dilakukan jaksa menunggu berkas perkaranya untuk diteliti,”ungkap Dody.

Total anggaran proyek pengerjaan pabrik rumput laut di Buteng sebesar Rp16,8 miliar. Terdiri dari anggaran pembangunan gedung sebesar Rp12 miliar dan anggaran pengadaan mesin sebesar Rp4,8 miliar.

Proyek yang dikerjakan mulai 2016. Dalam pelaksanaannya, diduga ada pengerjaan yang tidak sesuai spesifikasi sehingga mengakibatkan kerugian negara.

Hasil audit Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sultra menemukan kerugian negara sekitar Rp1,2 miliar. (cr2/man)

Facebook Comments Box