H Zainal Mustamin Tekankan Guru Madrasah Kerja Profesionalitas dan Expert

45
H Zainal Mustamin.

KENDARI, BKK – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sulawesi Tenggara (Sultra) H Zainal Mustamin mengatakan, kerja Profesionalitas dan kerja Expert (ahli) sangat penting dimiliki guru dalam meningkatkan kualitas pendidikan di madrasah.

Kata dia, seorang guru harus mampu beradaptasi dengan perubahan, bekerja out of the box (keluar dari zona nyaman), karena guru dituntut memiliki kompetensi dan moralitas.

“Dalam kompetensi dibutuhkan profesionalitas dan dalam moralitas dibutuhkan spiritualitas. Jika dilihat hanya segi profesionalitas guru saja, ukurannya hanya terikat tentang transaksional, namun secara spiritual harus meningkat menjadi expert. Kerja profesional itu kerja cerdas, sedangkan expert itu kerja ikhlas,” ujarnya, Rabu (24/11).

Lebih lanjut, dirinya menilai kualitas pembelajaran saat ini jauh berbeda dengan kualitas pembelajaran masa lalu, yang bersifat konvensional pra pandemi, dimana kualitas pembelajaran amat ditentukan dengan kualitas kelas.

Ia menerangkan, saat ini dunia pendidikan mengalami polarisasi yang pembelajaran konvensional pra pandemi dengan metode langsung tatap muka, namun sekarang lebih banyak kelas pembelajaran dengan melakukan kelas online, dan penggabungan antara tatap muka dan online di kelas.

Karenanya, tuntunan digitalisasi menjadi program penting sebagaimana menjadi salah satu dari 3 program strategis Kemenag yaitu tranformasi digital.

“Tuntunan digitalisasi layanan bisa dilakukan melalui gerakan Kemenag Sultra bersahabat, yaitu bersih religius, santun, harmonis, berbasis teknologi. Hal ini sebagai langkah strategis, untuk mempercepat semua program kegiatan yang dilakukan dalam bingkai Kemenag Sultra bersahabat,” ucapnya.

Pemanfaatan digitalisasi telah dilakukan sebagian besar madrasah, meski masanya telah tertinggal dari sekolah unggulan di luar, yang memanfaatkan digitalisasi sebelum pandemi, maka perkembangannya harus terus diikuti dan mampu beradaptasi.

“Produk pendidikan yang paling diharapkan yakni dengan mewujudkan masyarakat yang saleh, moderat, cerdas, dan unggul sesuai visi kemenag,” pungkasnya. (din/nir)

Facebook Comments Box