Dinsos Minta Lurah Transparan Saat Salurkan Bansos

505
Abdul Rauf. (FOTO: MITA/BKK)

KENDARI, BKK – Dinas Sosial (Dinsos) Kota Kendari meminta lurah di kendari untuk transparan dalam menyalurkan bantuan sosial (bansos), khususnya bantuan bencana seperti Covid-19.

Kepala Dinsos Kota Kendari Abdul Rauf, Kamis (25/11) mengatakan, jika sudah menyalurkan bantuan kepada warga (penerima, red), lurah wajib mengumumkan nama-nama penerima bansos di kantor kelurahan.

“Itu wajib dilakukan, karena selain bentuk transparansi, dengan begitu juga warga tidak akan bertanya-tanya lagi apakah mereka termasuk sebagai penerima bansos atau tidak,” ujar Rauf.

Imbauan itu disampaikan Rauf karena akhir tahun 2021 ini, sebanyak 7.690 keluarga penerima manfaat (KPM) yang tersebar di 65 kelurahan Kota Kendari mendapat Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) dari Kemeterian Sosial (Kemensos).

“Jadi, kami harapkan para lurah untuk memasang nama-nama penerima BPNT di kelurahan, supaya kelihatan dan tidak terkesan disembunyikan,” pinta Rauf.

Mantan Kabag Kesra Pemkot Kendari ini mengungkapkan bahwa bansos yang berupa PKH ataupun BPNT adalah program pemerintah yang dalam penyalurannya harus terpadu, baik dari unsur pengawasannya, perencanaannya, distribusi barangnya, dan data identitasnya.

Terpisah, Lurah Kadia Ishak menyampaikan, untuk bansos BPNT PPKM Kelurahan Kadia kebagian jatah lebih dari 200 KPM. Saat ini baru disalurkan kepada 45 KPM.

“Dalam penyalurannya sudah kita lakukan secara transparan, yakni dengan mengumumkan nama-nama penerima bansos di kantor kelurahan. Kalau di Kadia memang dipublikasi kalau perlu ditempel,” tutupnya. (cr1/nir)

Facebook Comments Box