Curi Besi Milik Perusahaan, PT OSS Laporkan Karyawannya Sendiri

174
Pelaku saat diamankan

KENDARI, BKK – PT. Obsidian Stainless Stell (OSS) terpaksa melaporkan karyawannya sendiri di Kepolisian Sektor (Polsek) Bondoala.

Itu dilakukan karena salah seorang karyawannya bersama karyawan PT Panca Pilar Sejahtera (PPS) melakukan aksi pencurian besi seberat 8.000 kilogram atau 8 ton.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Bondoala, Inspektur Satu (Iptu) Kadek Sujayana mengatakan pencurian tersebut dilaporkan oleh perusahaan sendiri di Mapolsek Bondoala.

“Mereka diduga mencuri besi bekas pakai sebanyak dua potong di kawasan industri smelter. Pengakuan perusahaan juga sebanyak 8 ton besi yang mereka (pelaku red) ambil,” ujar Kadek.

Adapun, pelaku yang melakukan pencurian tersebut, beber Kadek yakni, Herson (33) karyawan di Divisi Patroli sebagai General Affair dan Asdhin (27) Divisi Eksavator Kontruksi sebagai wakil pengawas dan terakhir yang menjadi tersangka adalah Ahmad Amin (21) merupakan supir truk PT PPS.

“Mencuri, lalu besi bekas itu diangkut menggunakan truk 10 roda dan dibawa ke suatu tempat untuk diamankan,” ungkapnya.

Untuk pemeriksaan lebih lanjut, para pelaku telah diamankan aparat kepolisian dan meringkuk di  Mapolsek Bondoala dengan terancam pidana penjara selama 7 tahun.

Atas perbuatannya para pelaku dijerat dengan Pasal 363 ayat 1 ke 3e, 4e Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) subsider Pasal 362 KUHP juncto pasal 55 ayat 1 ke 1e KUHP. (cr2/nan)

Facebook Comments Box