BI Sebut Jumlah Transaksi Nontunai di Sultra Capai Rp16,8 Triliun

299

KENDARI, BKK – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bank Indonesia (BI) perwakilan Sulawesi Tenggara (Sultra) Taufik Ariesta Ardhiawan menyebutkan bahwa jumlah total transaksi non tunai melalui Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKN-BI) dan Bank Indonesia–Real-Time Gross Settlement (BI-RTGS) tercatat sebesar Rp16,8 triliun atau meningkat sebesar 15,6%.

“Jadi, peredaran transaksi nonton tunai memaksimalkan terhadap kondisi teknologi yang semakin berkembang, apalagi ditengah pandemi Covid-19,” ungkapnya, Kamis (25/11).

Dijelaskan, peningkatan transaksi Nontunai sejalan dengan shifting preferensi masyarakat untuk transaksi di era digital dan masa pandemi Covid-19. Pasalnya, hingga Oktober 2021, jumlah uang transaksi yang beredar tercatat Rp3,9 triliun.

“Adapun dukungan transaski nontunai, BI Sultra terus mendorong pemanfaatan Quick Response Code Indonesian Standards (QRIS) sebagai media pembayaran digital yang contactless dan cemumuah (cepat, mudah, murah, aman dan handal) melalui berbagai kegiatan sosialisasi dan upaya digitalisasi transaksi,”ucapnya.

Lanjutnya, BI bersinergi dengan Pemerintah Daerah, perbankan dan Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP), BI Sultra telah melakukan digitalisasi transaksi berbasiskan QRIS untuk pembayaran tagihan PDAM, transaksi di pasar tradisional yang dimulai dari paddy’s market Kota Kendari, transaksi pariwisata di berbagai spot antara lain Pantai Nambo, Tanjung Malaha dan Wakatobi, serta transaksidi rumah ibadah.

“Jadi, hingga Oktober 2021, BI Sultra telah mendorong pemanfaatan QRIS dengan total 67.773 merchant di seluruh daerah di Sultra,” cetusnya.

Pihaknya juga berupaya untuk meningkatkan kualitas uang di masyarakat, dimana jumlah uang yang dimusnahkan hingga Oktober 2021 mencapai Rp1,1 triliun atau turun sebesar 13,4% dibandingkan tahun 2020.

Ariesta menambahkan, BI Sultra juga secara konsisten melayani kebutuhan uang untuk transaksi tunai dengan memastikan uang beredar yang tepat kuantitas maupun kualitas.

“Dalam mendukung kebutuhan untuk transaksi uang tunai, kami memiliki 2 lokasi kas titipan yaitu di Kolaka dan Baubau. Tidak hanya melalui perbankan, layanan langsung kepada masyarakat kami berikan melalui Kas Keliling yang menjangkau hingga wilayah terluar Sultra,” tutupnya. (cr4)

Facebook Comments Box