Bapenda Muna Genjot PAD Sektor PBB dan BPHTB

54
Wa Ode Zarmin Hidayad

RAHA, BKK – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Muna menggenjot penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) melalui sektor pajak bumi dan bangunan (PBB) serta bea perolehan hak atas tanah (BPHTB).

Pasalnya, diketahui jika dua sektor tersebut merupakan penyumbang PAD yang cukup signifikan di daerah yang dipimpin Bupati LM Rusman Emba.

Sekretaris Bapenda Muna, Wa Ode Zarmin Hidayad mengatakan sangat optimis jika capaian realisasi pendapatan dari sektor PBB dan BPHTB tahun ini akan melampaui penerimaan dibanding dengan tahun 2020 lalu.

“Saat ini capaian PBB kita baru mencapai Rp1,2 miliar. Tapi kita optimis sebelum 31 Desember mendatang, capaian PBB kita diatas Rp2,5 miliar,” katanya, Selasa (23/11).

Selain penerimaan sektor PBB, Bapenda Muna juga menargetkan capaian penerimaan BPHTB tahun 2021 akan melampaui penerimaan tahun 2020.

“Untuk tahun tahun 2020 lalu, penerimaan BPHTB hanya Rp600 juta. Untuk tahun ini sampai bulan November peneimaan disektor BPHTB sudah lebih dari Rp600 jutaan,” tambahnya.

Dijelaskannya, untuk meningkatkan itu, saat ini Bapenda Muna bekerjasama dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Raha dalam penetapan zona untuk menaikkan nilai jual opjek pajak (NJOP).

“Saat ini rata-rata harga jual tanah sudah berkisar Rp300 ribu permeter. Nah, untuk menaikkan nilai NOJP itu kita bekerjasama dengan BPN Raha. Domain BPN Raha yang menentukan penilaian zona NJOP itu,” pungkasnya. (tri/nan)

Facebook Comments Box