Polda Tetapkan 4 Tersangka Kasus Korupsi Proyek Gedung Rumput Laut di Buteng

75
Dolfi Kumaseh

KENDARI, BKK- Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara (Sultra) sedang merampungkan berkas perkara kasus dugaan korupsi pembangunan pabrik rumput laut Kabupaten Buton Tengah (Buteng).

“Untuk kasus di Buteng, saat ini berkas perkaranya sedang disusun. Setelah rampung akan dilimpahkan tahap I ke kejaksaan,” terang Kepala Subbidang Penerangan Masyarakat (Kasubbidpenmas) Polda Sultra Komisaris Polisi (Kompol) Dolfi Kumaseh, saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (11/10).

Disebutkan, dalam kasus ini Polda menetapkan 4 tersangka yakni, Wa Ode Nurjana selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Sahid selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Emilidun selaku kontraktor bangunan, dan Iwan Prasetyo selaku kontraktor mesin.

Dolfi mengatakan, penyidik telah memeriksa 3 tersangka dalam kasus ini. Satu tersangka lain, sambung Dolfi, yang seharusnya diperiksa Senin (11/10) tapi sedang berada di luar daerah sehingga belum diperiksa.

“Tersangka yang belum diperiksa adalah kontraktor mesinnya. Penyidik sudah mendapat konfirmasi bahwa dia akan datang,” ujar Dolfi.

Lebih lanjut, Dolfi mengatakan, anggaran proyek pengerjaan pabrik rumput laut di Buteng ini sebesar Rp16,8 miliar.

Anggaran untuk pembangunan gedung sebesar Rp12 miliar dan anggaran pengadaan mesin sebesar Rp4,8 miliar.

Pengerjaan proyek yang dikerjakan mulai 2016, dalam pelaksanaannya diduga ada pengerjaan yang tidak sesuai spesifikasi sehingga mengakibatkan kerugian negara.

“Dari hasil audit total kerugian negara keseluruhan sekitar Rp1,2 miliar. Audit sudah dilakukan oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP),” tutup Dolfi. (cr2/iis)

Facebook Comments Box